Efektifitas Temperatur Aktivasi Arang Berbahan Tempurung Kelapa terhadap Kualitas Emisi Gas Buang Kendaraan

Authors

  • Angga Septiyanto Universitas Negeri Semarang
  • Ahmad Roziqin Universitas Negeri Semarang
  • Sudiyono Universitas Negeri Semarang
  • Ahmad Kholilur Rohman Universitas Negeri Semarang
  • Siti Fatimah Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32528/jp.v9i1.1675

Keywords:

emisi, karbon aktif, tempurung kelapa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar emisi gas buang kendaraan ketika menggunakan arang tempurung kelapa dengan variasi temperatur aktivasi. Metode penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu, tahapan pertama yaitu pembuatan karbon aktif dari tempurung kelapa dengan menggunakan temperatur 750 C; 850 C; dan 950 C ketika proses aktivasi. Tahapan kedua yaitu melakukan pengujian emisi gas buang CO dan HC dengan menambahkan karbon aktif berbahan tempurung kelapa pada exhaust pipe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan karbon aktif dari tempurung kelapa menghasilkan penurunan nilai emisi CO jika dibandingkan dengan knalpot tanpa karbon aktif tempurung kelapa. Efisiensi penurunan paling tinggi sebesar 42,3% yang diperoleh ketika menggunakan karbon aktif tempurung kelapa pada temperatur aktivasi 950⁰C. Emisi HC juga mengalami penurunan ketika menggunakan karbon aktif tempurung kelapa. Penurunan tertinggi terjadi pada penggunaan karbon aktif tempurung kelapa dengan temperatur aktivasi 950⁰C yaitu sebesar 86,5% dibandingkan tanpa menggunakan karbon aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa karbon aktif tempurung kelapa dengan temperatur aktivasi 950⁰C, mempunyai efektivitas penyerapan yang paling baik jika dibandingkan dengan karbon tempurung kelapa yang di aktivasi pada temperatur 750⁰C dan 850⁰C.

References

BPS, Statistik Indonesia (statistical yearbook of Indonesia) 2022. Badan Pusat Statistik, 2022.

W. W. Pulkrabek, “Engineering Fundamentals of the Internal Combustion Engine,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, 2013.

S. Machmud, “Analisis Pengaruh Tahun Perakitan Terhadap Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor,” J. Mesin Nusant., vol. 4, no. 1, pp. 21–29, 2021, doi: 10.29407/jmn.v4i1.16038.

P. Lott and O. Deutschmann, “Lean-Burn Natural Gas Engines: Challenges and Concepts for an Efficient Exhaust Gas Aftertreatment System,” Emiss. Control Sci. Technol., vol. 7, no. 1, pp. 1–6, 2021, doi: 10.1007/s40825-020-00176-w.

S. Sanjaya and P. Kristanto, “Reduksi emisi gas buang pada motor bensin menggunakan serbuk tembaga dan batu apung,” Tech. J., vol. 21, no. 5, pp. 1–7, 2018, [Online]. Available: http://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-mesin/article/view/6764

A. Borhan, S. Thangamuthu, M. F. Taha, and A. N. Ramdan, “Development of activated carbon derived from banana peel for CO2 removal,” AIP Conf. Proc., vol. 1674, 2015, doi: 10.1063/1.4928819.

E. Kusdarini, A. Budianto, and D. Ghafarunnisa, “Produksi Karbon Aktif Dari Batubara Bituminus Dengan Aktivasi Tunggal H3Po4, Kombinasi H3Po4-Nh4Hco3, Dan Termal,” Reaktor, vol. 17, no. 2, pp. 74–80, 2017, doi: 10.14710/reaktor.17.2.74-80.

K. Kinoshita, Carbon: electrochemical and physicochemical properties. John Wiley & Sons, 1988.

W. Widiyastuti, M. Fahrudin Rois, N. M. I. P. Suari, and H. Setyawan, “Activated carbon nanofibers derived from coconut shell charcoal for dye removal application,” Adv. Powder Technol., vol. 31, no. 8, pp. 3267–3273, 2020, doi: 10.1016/j.apt.2020.06.012.

Ibrahim, A. Martin, and Nasruddin, “Pembuatan Dan Karakterisasi Karbon Aktif Berbahan Dasar Cangkag Sawit Dengan Metode Aktivasi Fisika Menggunakan Rotary Autoclave,” Jom FTEKNIK, vol. 1, no. 2, pp. 1–11, 2014.

K. Yang, J. Peng, C. Srinivasakannan, L. Zhang, H. Xia, and X. Duan, “Preparation of high surface area activated carbon from coconut shells using microwave heating,” Bioresour. Technol., vol. 101, no. 15, pp. 6163–6169, 2010, doi: 10.1016/j.biortech.2010.03.001.

Y. Chen, L. J. Zhou, Y. Z. Hong, F. Cao, L. Li, and J. B. Li, “Preparation of high-surface-area activated carbon from coconut shell fibers,” Xinxing Tan Cailiao/ New Carbon Mater., vol. 25, no. 2, pp. 151–155, 2010, doi: 10.1016/j.carbon.2010.03.059.

F. Aryani, “Aplikasi Metode Aktivasi Fisika dan Aktivasi Kimia pada Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa (Cocos nucifera L),” Indones. J. Lab., vol. 1, no. 2, p. 16, 2019, doi: 10.22146/ijl.v1i2.44743.

A. Febryanti, A. W. Wahab, J. Kimia, J. Kimia, and U. H. Makassar, “Pemanfaatan karbon aktif sekam padi sebagai adsorben emisi gas buang pada sepeda motor 1,” pp. 107–117, 2013.

Y. Karagöz, T. Sandalci, L. Yüksek, and A. S. Dalkiliç, “Engine performance and emission effects of diesel burns enriched by hydrogen on different engine loads,” Int. J. Hydrogen Energy, vol. 40, no. 20, 2015, doi: 10.1016/j.ijhydene.2015.03.141.

Downloads

Published

2024-08-25

How to Cite

Angga Septiyanto, Ahmad Roziqin, Sudiyono, Ahmad Kholilur Rohman, & Siti Fatimah. (2024). Efektifitas Temperatur Aktivasi Arang Berbahan Tempurung Kelapa terhadap Kualitas Emisi Gas Buang Kendaraan . J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah Dan Teknologi Teknik Mesin, 9(1), 66–71. https://doi.org/10.32528/jp.v9i1.1675