Hubungan Kecepatan Pemajuan dengan Jumlah Potongan Saw Blade pada Mesin Cold Saw di PT XYZ

Authors

  • Sahrul Tamam Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sulaeman Deni Ramdani Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.32528/jp.v11i1.5878

Keywords:

advance speed, cold saw; jumlah potongan; saw blade; pemotongan baja karbon rendah

Abstract

Proses pemotongan menggunakan mesin cold saw memegang peranan penting dalam industri fabrikasi baja karena memengaruhi produktivitas dan efisiensi penggunaan alat potong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecepatan pemajuan (advance speed) dan jumlah potongan yang dihasilkan oleh saw blade pada mesin cold saw di PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi pustaka, observasi lapangan, wawancara, dan analisis data logbook operasional mesin selama 40 hari kerja. Data yang dianalisis meliputi variasi advance speed dan jumlah potongan yang dihasilkan oleh saw blade pada kecepatan potong konstan sebesar 107 m/min. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan advance speed berkaitan dengan penurunan jumlah potongan yang dapat dihasilkan oleh saw blade. Pada advance speed 0,05 m/s diperoleh jumlah potongan tertinggi sebesar 1200 unit diperoleh jumlah potongan tertinggi sebesar 1200 unit, sedangkan pada advance speed 0,40 m/s jumlah potongan menurun menjadi 300 unit. Rentang advance speed 0,10–0,20 m/s menunjukkan jumlah potongan yang relatif tinggi, yaitu antara 750–1000 potongan per blade, dibandingkan dengan advance speed 0,30–0,40 m/s yang menghasilkan 300–500 potongan per blade. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan advance speed yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan saw blade serta mendukung penerapan sistem penggantian blade yang lebih terukur berdasarkan data operasional.

References

[1] M. Shobur, E. Supriyadi, R. N. Dewianti, B. Aprina, and A. R. Wardyanto, Proses Manufacture, no. 1. 2021. http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/8878

[2] I. Fahlevi, “Pengaruh Feeding Terhadap Keausan Mata Pahat (Vb) Karbida Berlapis Pada Pembubutan Baja Aisi 4340,” Univ. Islam Sumatera Utara, pp. 1–27, 2023. https://doi.org/10.30743/but.v18i2.6675

[3] I. Ikhtiardi, M. R. Harahap, and A. H. Nasution, “Pengaruh Cutting Speed Terhadap Keausan Mata Pahat Karbida Cvd Berlapis Pada Pembubutan Baja Aisi 1045,” Bul. Utama Tek., vol. 18, no. 2, pp. 121–125, 2023, doi: 10.30743/but.v18i2.6641. https://doi.org/10.30743/but.v18i2.6641

[4] Produr, “Creusabro,” vol. 9, 2023.

[5] T. Eli and M. Rifai, “Analisis Keausan Pahat Pada Pemesinan Bubut Menggunakan Pahat Putar Modular (Modular Rotary Tools) Untuk Material Titanium 6AI-4V ELI,” 2018.

[6] A. Rachman, “Parameter Pemotongan pada Proses Pembubutan,” 2021, pp. 1–23.

[7] Y. Kaplan, R. Binali, T. Çetin, M. E. Gökdemir, S. Yaghoubi, and M. Topuz, “A Review: Literature Summary on the Relationship Between Cutting Parameters and Machinability in Turning Operations,” J. Nat. Appl. Sci., vol. 8, no. 2, pp. 193–212, 2025, doi: 10.57244/dfbd.1829991.

[8] B. Setyono, G. Setyono, S. Pratama, I. Teknologi, and A. Tama, “Pengaruh Kecepatan Potong Dan Kedalaman Potong Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST60 , Aluminium , Dan Polyethylene Pada Mesin CNC Turning Fanuc Oi Mate TC VT15L Type PU 2A,” pp. 247–254, 2020. https://ejurnal.itats.ac.id/

[9] A. F. Ribowo, P. Pendidikan, T. Mesin, and U. N. Semarang, “Pengaruh sudut penyayatan endmill cutter dan arah pemakanan terhadap keausan endmill cutter pada pengefraisan baja st 40,” J. Kompetensi Tek., vol. 10, no. 1, pp. 52–58, 2018. DOI 10.15294/jkomtek.v10i1.17370

[10] A. Apriana, “Analisa dan Perbaikan Kerusakan Cutter Mesin Milling,” J. Mek. Terap., vol. 04, no. 01, pp. 15–23, 2023, doi: 10.32722/jmt.v4i1.5754. https://doi.org/10.32722/jmt.v4i1.5754

[11] J. Harahap, Maulidin, E. Saputra, I. Tanjung, and A. R. Nasution, “Studi Eksperimental Pengaruh Parameter Pemakanan terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 1045 pada Proses Pemesinan Bubut,” vol. 9, no. 1, pp. 131–137, 2026. https://doi.org/10.30596/rmme.v9i1.28323

[12] Lenox, “Guide to Band Sawing,” in Lenox tools, 2020, pp. 1–36.

[13] J. Kang et al., “Analysis of Wear Mechanism and Sawing Performance of Carbide and Pcd Circular Saw Blades in Machining Hard Aluminum Alloy,” SSRN (Social Sci. Res. Network), 2023. https://doi.org/10.1016/j.ijrmhm.2023.106362

[14] Z. Abidin, “Mekanisme Keausan Pahat Pada Proses Pemesinan: Sebuah Tinjauan Pustaka,” vol. 6, no. 1, pp. 9–16, 2019. DOI: 10.36499/jim.v6i1.130

[15] M. Rizki, W. Saputra, and Y. R. Mahariani, “Implementasi Condition Based Maintenance ( CBM ) Pada Mesin Pasah Kayu Modern Terhadap Peningkatan Kualitas Produk Furniture Di UD Mitra Usaha Ngunut Tulungagung,” vol. 3, no. 1, pp. 32–42, 2025. https://doi.org/10.62048/qjms.v3i1.126

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Sahrul Tamam, & Ramdani, S. D. (2026). Hubungan Kecepatan Pemajuan dengan Jumlah Potongan Saw Blade pada Mesin Cold Saw di PT XYZ. J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah Dan Teknologi Teknik Mesin, 11(1), 88–92. https://doi.org/10.32528/jp.v11i1.5878