Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Lokal melalui Peningkatan Kapasitas Pokdarwis dan Redesain Paket Wisata dalam Mendukung SDGs
Keywords:
Kata Kunci : Desa wisata, Pokdarwis, Peningkatan kapasitas, redesign paket wisataAbstract
Desa Rowosari terletak di lereng Gunung Raung dan dikelilingi hamparan alam yang memukau mulai dari tebing-tebing hijau, air terjun, sungai yang jernih, hingga udara sejuk yang masih terjaga keasriannya. Potensi besar ini mendorong desa untuk mengembangkan diri sebagai desa wisata sejak tahun 2021. Namun, berbagai tantangan masih muncul, seperti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pembangunan desa wisata, terbatasnya pendampingan dan pelatihan, minimnya promosi, belum terjalinnya kerja sama yang kuat, serta kurangnya fasilitas pendukung seperti papan penunjuk arah dan paket wisata yang belum berjalan maksimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu Desa Rowosari memperkuat pondasi pengembangan desanya. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai Sapta Pesona, memperbaiki akses menuju lokasi wisata, serta mendorong promosi yang lebih kreatif dan menjangkau khalayak luas. Melalui pendekatan penyuluhan dan pendampingan yang melibatkan masyarakat secara aktif, berbagai perubahan positif mulai terlihat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas Pokdarwis, terutama terkait pemahaman Sapta Pesona yang mendorong masyarakat menjaga suasana wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan penuh kenangan. Selain itu, pemasangan delapan papan penunjuk arah dan tiga papan edukasi berhasil meningkatkan kualitas aksesibilitas wisata. Di sisi lain, strategi pemasaran disusun melalui diversifikasi atraksi dan promosi digital, termasuk redesign paket wisata Raung dan Bidadari 1, 2, dan 3. Pelatihan mengenai river tubing, agrotourism, tour guiding, dan pengelolaan media sosial semakin memperkuat daya tarik wisata. Upaya ini membuka peluang lebih luas bagi Air Terjun Tujuh Bidadari untuk dikenal hingga luar Jember bahkan mancanegara sehingga pendapatan masyarakat meningkat.Rowosari Village was located on the slopes of Mount Raung and was surrounded by captivating natural landscapes, ranging from green cliffs and waterfalls to clear rivers and cool, pristine air. This abundant potential encouraged the village to develop itself as a tourist village starting in 2021. However, several challenges still emerged, including low community awareness of the importance of tourism development, limited mentoring and training, minimal promotion, the absence of strong collaboration, and a lack of supporting facilities such as directional signs and fully operational tour packages. This community service program was carried out to help Rowosari Village strengthen the foundation of its tourism development. The main objectives of the program were to enhance the community’s understanding of the values of Sapta Pesona, improve accessibility to tourist sites, and encourage more creative and far-reaching promotional efforts. Through counseling and mentoring approaches that actively involved the community, various positive changes began to appear. The results showed an increase in the capacity of the tourism awareness group (Pokdarwis), particularly in their understanding of Sapta Pesona, which encouraged the community to maintain a tourism environment that was safe, orderly, clean, cool, beautiful, friendly, and memorable. In addition, the installation of eight directional signs and three educational boards successfully improved tourism accessibility. Furthermore, marketing strategies were developed through the diversification of attractions and digital promotion, including the redesign of the Raung and Bidadari 1, 2, and 3 tour packages. Training on river tubing, agrotourism, tour guiding, and social media management further strengthened the village’s tourism appeal. These efforts opened greater opportunities for the Seven Angels Waterfall to gain international recognition, thereby increasing community income
References
Alfianidah, R., Putri, N. N., Setiawan, M. R., & Handajani, D. O. (2023). Pembuatan Papan Penunjuk Arah Jalan Untuk Meningkatkan Destinasi Wisata Desa Labuhan. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Kuliah Kerja Nyata, 1(1), 173–176.
Antara, I. B. K. S. (2024). Penguatan Wisata Heritage Melalui Pelatihan Sapta Pesona dan Hospitalitas untuk Kusir Dokar di Denpasar: Penguatan Wisata Heritage Melalui Pelatihan Sapta Pesona dan Hospitalitas untuk Kusir Dokar di Denpasar. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 125–130.
Astuti, N., Hidayati, Y., & Assidiqi, M. J. (2022). Pembuatan papan penunjuk arah sebagai fasilitas penunjang penanda lokasi destinasi wisata di Desa Wisata Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 318–322.
Dayan, M. A., & Sari, M. I. (2022). Potensi Agrowisata Berbasis Masyarakat. In National Multidisciplinary Sciences (Vol. 1, Issue 1, pp. 53–59). https://doi.org/10.32528/nms.v1i1.11
Dewi, N. W. S., Hariani, Y. S., Natalia, S. A. M. K. D., Suarta, I. K., & Harisal, H. (2024). Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pelatihan Sadar Wisata dan Sapta Pesona Di Desa Pakuan, Lombok Barat. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 246–252.
Djuwendah, E., Karyani, T., Saidah, Z., & Hasbiansyah, O. (2023). Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Guna Mendukung Agroeduwisata Kampung Pasir Angling. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 436. https://doi.org/10.24198/kumawula.v6i2.45617
Hutama, P. S., Ayu, W. A. B. N. W., Nafis, B., Lokaprasidha, P. L. P., Oktawirani, P. O. P., Prananta, R. P. R., & Nugroho, M. A. N. M. A. (2024). Strategi Pengembangan Wisma di Agrowisata Sentool dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan. Konferensi Nasional Mitra FISIP, 2(1), 505–510.
Kartika, T., & Edison, E. (2021). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat Di Desa Lamajang Kabupaten Bandung. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, 4(2), 179–198. https://doi.org/10.35729/jhp.v4i2.68
Maulana, R., Dewi, S. F., & Syaifulloh, M. (2024). Efektivitas promosi melalui media sosial instagram terhadap minat berkunjung wisatawan di Agrowisata Kebun Teh Pagilaran Batang. Journal of Management and Digital Business, 4(1), 132–142. https://doi.org/10.53088/jmdb.v4i1.1104
Mbulu, Y. P., Rossi, F. N., Salsabila, A. D., & Bhilhaq, M. S. (2024). Perancangan Paket WisatadiDesa Hambalang Kabupaten Bogor Berbasis Wisata Sport Tourism, Alam, dan Religi. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 29(1), 89. https://jurnalpariwisata.iptrisakti.ac.id/index.php/JIP/article/view/1646
Megananda, A. E. W. C., & Ismail, H. (2023). Penerapan Sapta Pesona Potensi Desa Wisata Petik Jambu di Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Journal of Administrative and Social Science, 4(1), 63–74.
Ni Luh Redianis, & Dewa Ayu Suryawati. (2023). Identifikasi Potensi, Pengemasan Dan Model Saluran Distribusi Pemasaran Paket Wisata Pedesaan Di Desa Mundeh Kangin, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali. Journal of Applied Management and Accounting Science, 4(2), 108–120. https://doi.org/10.51713/jamas.v4i2.87
Pondrinal, M., Suardi, M., & Tedy, T. (2022). Optimalisasi Promosi Kampung Manggis Secara Digital Sebagai Potensi Agrowisata di Kota Padang. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 1406–1412. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i5.10856
Prakoso, A., Nugroho, M. A., & Prananta, R. (2020). Optimalisasi Pokdarwis Massawi Melalui Tourism Service Management Pengembangan Objek Wisata Teluk Love Jember. Madani : Indonesian Journal of Civil Society, 2(1), 37–46. https://doi.org/10.35970/madani.v2i1.102
Purwanto, R. E., Lidiawati, L., & Mardiana diana. (2023). Pelatihan Sadar Wisata Berbasis Budaya Sapta Pesona Bagi Host dan Guest di Manahayu Resort and Farm Desa Giripurno Bumiaji Kota Batu. Jurnal Abdimas Pariwisata, 4(2), 150–157. https://doi.org/10.36276/jap.v4i2.441
Puspaningrum, D., Aji, J. M. M., Subekti, S., Putri, W. K., Novikarumsari, N. D., & Patricia, S. B. (2023). Pendekatan Partisipatif dalam Pengembangan Pariwisata Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember Berbasis Potensi Lokal sebagai Upaya Mewujudkan Desa Sdg. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 7(2), 513–524.
Rebecha Prananta, Pramesi Lokaprasidha, Margaretta Andini Nugroho, Pandu Satriya Hutama, P. O. (2024). Analysis of Potency and Strategy Identification of Wuluhan Subdistrict As a Super Priority Destination Area in Jember Regency. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(1), 115–128. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEP
Rifansyah, M., & Sihombing, D. (2022). Pengaruh Fasilitas, Lokasi dan Daya Tarik Wisata terhadap Keputusan Berkunjung Agrowisata Sawah Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. In Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (Vol. 1, Issue 3, pp. 153–170). Universitas Negeri Medan. https://doi.org/10.55927/ministal.v1i3.1149
Safirah, A. (2024). Agrowisata: Menggabungkan Pariwisata dan Pertanian untuk Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan. Literacy Notes, 2(1).
Suwarsito, S., Suyadi, A., Hidayah, A. N., & Mujahid, I. (2022). Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Sainteks, 19(2), 231. https://doi.org/10.30595/sainteks.v19i2.15171
Utami, R. A., & Novikarumsari, N. D. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Petani Kopi Lego Menuju Agrowisata Berkelanjutan dalam Perspektif Pentahelix Model di Gombengsari, Kabupaten Banyuwangi. Jurnal KIRANA, 3(1), 62. https://doi.org/10.19184/jkrn.v3i1.31142
Widiana, P., Murianto, & Sriwi, A. (2024). Peran Pokdarwis Dalam Penguatan Sapta Pesona Pada Masyrakat Lokal Di Desa Wisata Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Journal Of Responsible Tourism, 3(3), 919–932.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Ati Kusmiati, Rebecha Prananta, Diah Puspaningrum, Meidiana Purnamasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



