Masalah dan Tantangan Desa Wisata Pasca Pandemi Covid-19

Studi Kasus Embung Pengantin Kecamatan Mojolaban

Authors

  • Ismawati Zulfa Santika Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret
  • Agung Wibowo Universitas Sebelas Maret
  • Eny Lestari Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.32528/sw.v6i2.470

Keywords:

pembangunan, stakeholder, wisata, pasca pandemi covid-19

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 berpengaruh pada semakin banyaknya objek wisata yang kembali dibuka. Pembangunan dan pengelolaan potensi wisata daerah pasca pandemi perlu dilakukan melalui penentuan strategi yang tepat guna meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembangunan Embung Pengantin pasca pandemi Covid-19.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam (in depth interview), observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa pembangunan potensi wisata Embung Pengantin pasca pandemi Covid-19 berjalan kurang baik karena adanya masalah dan tantangan pada beberapa aspek sehingga mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat pengelola dalam melakukan pembangunan wisata Embung Pengantin. Diperlukan strategi atau upaya khusus yang harus dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan guna mencapai keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan wisata Embung sehingga nantinya dapat mendorong kembali peningkatan minat wisatawan untuk berkunjung.

Author Biographies

Agung Wibowo, Universitas Sebelas Maret

Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

Eny Lestari, Universitas Sebelas Maret

Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

References

Adinugroho, G. (2017). View of Hubungan Perkembangan Wisata terhadap Ekonomi Wilayah di Gunungkidul Selatan. Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Perdesaan). https://journal.ipb.ac.id/index.php/p2wd/article/view/15530/11435

Aliansyah, H., Hermawan, W. (2021). Peran Sektor Pariwisata pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Bina Ekonomi, 23(1), 39–55. https://doi.org/10.26593/be.v23i1.4654.39-55

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka Cipta.

Bello, F., Lovelock, B., Carr, N. (2016). Enhancing Community Participation in Tourism Planning Associated with Protected Areas in Developing Countries: Lessons from Malawi. Tourism and Hospitality Research, 18(3), 1–12.

Berliandaldo, M., Chodiq, A., Fryantoni, D. (2021). Kolaborasi dan Sinergitas Antar Stakeholder dalam Pembangunan Berkelanjutan Sektor Pariwisata Di Kebun Raya Cibinong. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 4(2), 221–234. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v4i2.179

Bulchand-Gidumal, J. (2022). Post-COVID-19 Recovery Of Island Tourism Using a Smart Tourism Destination Framework. Journal of Destination Marketing and Management, 23. https://doi.org/10.1016/J.JDMM.2022.100689

Casado-Aranda, L. A., Sánchez-Fernández, J., Bastidas-Manzano, A. B. (2021). Tourism Research After the COVID-19 Outbreak: Insights For More Sustainable, Local and Smart Cities. Sustainable Cities and Society, 73. https://doi.org/10.1016/J.SCS.2021.103126

Giampiccoli, A., Melville, S. (2018). Community-based Tourism Development Model and Community Participation. African Journal of Hospitality. Tourism and Leisure, 7(4), 1–27.

Hidayah, A., & Noviansah, G. (2022). Strategi Kelompok Sadar Wisata dalam Upaya Meningkatkan Minat Berkunjung, Pasca Pandemi Covid-19. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 5(2), 1–6.

Kirana, C. A. D., Artisa, R. A. (2020). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Collaborative Governance di Kota Batu. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 68–84. https://doi.org/10.26618/kjap.v6i1.3119

Latupapua, Y. T. (2015). Peran Stakeholder dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Manusela (TNM) di Kabupaten Maluku. Jurnal Agroforestri, 10(1), 21–30.

M. Agus Prayudi. (2020). Prospek Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Kulonprogo. Khasanah Ilmu : Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 11(1), 27–32.

Marlina N. (2019). Kemandirian masyarakat desa wisata dalam perspektif community based tourism: Studi kasus Desa Ketengger, Kabupaten Banyumas. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jiip/article/view/4735/2565

Mirajanatin, H. P., Sutikno, F. R., Sari, N. (2013). View of Kajian Potensi Pariwisata Perkotaan di Kota Malang Berdasarkan Stakeholder. Jurnal Tata Kelola dan Daerah. https://tatakota.ub.ac.id/index.php/tatakota/article/view/157/154

Murdiyanto E. (2020). Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi Disertai Contoh Proposal). UPN Veteran Yogyakarta Press.

Nomy Yasintha, P., Ras, N. M., Gelgel, A., Dwi, B., Sukadi, N. R., Putu, N., Sari, M., Agung, D. A., Pinatih, I. (2022). Resiliensi Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Transformative, 8(1), 57–80. https://doi.org/10.21776/UB.TRANSFORMATIVE.2022.008.01.3

Permadi, A. U. H. P., Kholifah, E. (2021). Sinergisitas Pemerintah dan Masyarakat dalam Upaya Pengembangan Desa Wisata (Studi di Desa Wisata Adat SukuOsing KemirenKecamatan Glagah-Banyuwangi. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 2(1), 11–18.

Sihombing, A., Gunawijaya, J., Zanny, S., Pratiwi, A. (2016). Sustainable Tourism in Rural Area Development, Case Study: Kampung Tourism in Wanayasa, Purwakarta, West Java Indonesia. Journal of Tourism, Hospitality and Sport, 15, 16–22.

Siti, O. :, Khasanah, U., Indah, V., Pinasti, S., Si, M. (2020). Kontribusi Masyarakat terhadap Pembangunan Kawasan Wisata Baru di Dusun Sendangsari Desa Terong Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul D.I Yogyakarta Community Contribution to Development of New Tourism Areas in Sendangsari at Terong, Bantul, D.I Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Sosiologi, (Issue 2).

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit Alfabeta.

Tauhid, Argubi, A., Ramadhoan, R., Kamaluddin. (2020). Revitalisasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata dalam Menghadapi Pendemi Covid-19 di Kota Bima. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 3(1), 13–24.

Waluya Jati, A., Latifah, S. W., Jannah, W. (2022). Pengembangan Daya Tarik Obyek Wisata Desa Bring Rahardjo Junrejo Kota Batu. Studi Kasus Inovasi Ekonomi, 6(02). https://doi.org/10.22219/skie.v6i02.21720

Additional Files

Published

2023-12-29

How to Cite

Santika, I. Z., Wibowo, A. ., & Lestari, E. . (2023). Masalah dan Tantangan Desa Wisata Pasca Pandemi Covid-19: Studi Kasus Embung Pengantin Kecamatan Mojolaban. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 6(2), 52–61. https://doi.org/10.32528/sw.v6i2.470