Strategi Peningkatan Daya Saing PT Indomaret Melalui Analisis Manajemen Strategik dan SWOT

Authors

  • Aktsa Nur Padila Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Bintang Cahaya Putra Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Jesica Listi Diah Lukita Putri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Adelia Dwi Widiastutik Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.32528/ektasi.v3i1.3646

Keywords:

Manajemen Strategi, Analisis SWOT, IFAS, EFAS, PT Indomaret

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan strategis yang dihadapi PT Indomarco Prismatama (Indomaret) sebagai salah satu pemain utama di sektor ritel modern Indonesia. Dalam persaingan yang semakin ketat, terutama dengan e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia serta pesaing langsung seperti Alfamart, Indomaret perlu menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen yang mengarah pada preferensi belanja digital. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) yang memengaruhi daya saing perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode analisis SWOT, didukung oleh pemetaan faktor internal dan eksternal melalui tabel IFAS dan EFAS. Data diperoleh dari laporan industri, data perusahaan, survei konsumen, dan publikasi terpercaya. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan utama Indomaret terletak pada jaringan distribusi yang luas, brand yang kuat, dan efisiensi operasional. Kelemahan meliputi keterbatasan ruang toko dan digitalisasi yang belum merata. Peluang muncul dari tren digitalisasi dan kemitraan dengan fintech, sedangkan ancaman berasal dari pergeseran ke belanja online dan tekanan margin. Implikasinya, Indomaret perlu mengembangkan strategi digital berbasis O2O, inovasi produk, serta modernisasi SDM dan sistem internal untuk menjaga daya saing di pasar ritel yang terus berkembang. Kontribusi teoritis penelitian ini memperkaya literatur strategi ritel dengan mengintegrasikan analisis SWOT dan kerangka IFAS/EFAS dalam konteks disrupsi digital. Secara praktis, temuan ini memberikan rekomendasi strategi berbasis O2O (Online-to-Offline), inovasi produk, serta modernisasi SDM dan sistem internal, yang dapat menjadi panduan bagi pelaku ritel tradisional dalam beradaptasi dengan dinamika pasar.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Produk Domestik Bruto Indonesia menurut Lapangan Usaha. https://www.bps.go.id

David, F. R., & David, F. R. (2019). Strategic Management: A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases (16th ed.). Pearson.

Indomarco Prismatama. (2024). Profil Perusahaan dan Capaian 2023. www.indomaret.co.id

Kurniawan, D., & Wijaya, R. (2022). Digital Consumer Behavior: A Shift from Offline to Online in Indonesian Retail. Jurnal Ekonomi Digital, 5(1), 4558.

Lestari, M. A. (2022). Strategi Online to Offline (O2O) pada Perusahaan Retail di Indonesia. Jurnal Riset Manajemen, 9(2), 112124.

Prasetyo, H., & Arifin, Z. (2021). Implementasi Transformasi Digital di Industri Retail Modern. Jurnal Inovasi Bisnis, 7(3), 8796.

Rahmawati, S. (2023). Dinamika Persaingan Marketplace dalam Ritel Modern. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 6(4), 102117.

Suryana, Y., Putri, D. A., & Nugroho, A. (2022). Tantangan Transformasi Digital di Minimarket Skala Nasional. Manajemen Strategis Indonesia, 4(1), 3447.

Downloads

Published

2025-08-29