Konversi Limbah Tongkol dan Batang Jagung menjadi Bio-Briket sebagai Bahan Bakar Padat Terbarukan: Analisis Kinerja Energi
DOI:
https://doi.org/10.32528/jp.v10i2.4140Keywords:
bio-briket; tongkol jagung; batang jagung; energi terbarukanAbstract
Tongkol dan batang jagung merupakan limbah pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal, padahal keduanya memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biobriket berbahan dasar tongkol dan batang jagung dengan memanfaatkan variasi perekat lem Rajawali sebanyak 15%, 20%, dan 25%. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif, dengan parameter pengujian meliputi kadar air, kadar abu, dan nilai kalor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposisi perekat 15% menghasilkan kinerja terbaik, dengan kadar air sebesar 5,38%, kadar abu 19,21%, dan nilai kalor tertinggi sebesar 4291,72 kalori per gram. Nilai tersebut mendekati standar SNI 01-6235-2000, yang menunjukkan bahwa briket dari limbah jagung layak dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.
References
[1] “Kementerian Pertanian Republik Indonesia,” pertanian.go.id. Accessed: Feb. 21, 2026. [Online]. Available: https://www.pertanian.go.id/
[2] Harmoko, “Meraih Cuan dari Limbah Tongkol Jagung,” Bul. Teknol. Inov. Pertan., vol. 3, no. 3, pp. 11–15, Dec. 2024.
[3] M. Meilianti, “Pembuatan karbon aktif Dari arang tongkol jagung dengan variasi konsentrasi aktivator natrium karbonat (Na2CO3),” J. Distilasi, vol. 5, no. 1, pp. 14–20, 2020.
[4] “Detail Publikasi.” Accessed: Feb. 21, 2026. [Online]. Available: https://satudata.pertanian.go.id/details/publikasi/696
[5] L. Gusri, P. A. Putri, A. Manab, and A. Rabiula, “Potensi Pemanfaatan Limbah Padat Kelapa Sawit Sebagai Upaya Meningkatkan Efisiensi Energi Di Pabrik Kelapa Sawit,” J. Ecocentrism, vol. 5, no. 2, pp. 119–130, Nov. 2025, doi: 10.36733/jeco.v5i2.12914.
[6] R. C. Sondakh and H. Hayatudin, “Perbandingan Biomassa Pertanian sebagai Energi Terbarukan Briket Arang,” J. Ilm. Giga, vol. 25, no. 1, pp. 45–52, Jul. 2022, doi: 10.47313/jig.v25i1.1720.
[7] B. L. Jannah, D. Pangga, and S. Ahzan, “Pengaruh Jenis dan Persentase Bahan Perekat Biobriket Berbahan Dasar Kulit Durian terhadap Nilai Kalor dan Laju Pembakaran,” Lensa J. Kependidikan Fis., vol. 10, no. 1, pp. 16–23, Jun. 2022, doi: 10.33394/j-lkf.v10i1.5293.
[8] I. Meliana, S. Surhaini, and D. Renate, “Pengaruh Perbandingan Campuran Serbuk Kayu Sengon (paraserianthes falcataria l. Nielsen) dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Terhadap Mutu Biobriket,” other, Universitas Jambi, 2023. Accessed: Feb. 21, 2026. [Online]. Available: https://repository.unja.ac.id/
[9] J. M. Tampubolon, S. Sarono, and A. Analianasari, “Pemanfaatan Limbah Tanam Jamur Merang Bermedia Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pelepah Sawit sebagai Briket Energi Terbarukan,” Pros. Semin. Nas. Pembang. Dan Pendidik. Vokasi Pertan., vol. 5, no. 1, pp. 928–933, Oct. 2024, doi: 10.47687/snppvp.v5i1.1169.
[10] M. Syukri, Maisarah, I. U. P. Rangkuti, Rahimah, K. A. T. Harahap, and T. Nurhidayat, “Pengaruh Variasi Ukuran Partikel pada Pembuatan Bio-Briket dari Pelepah dan Tandan Buah Kosong Kelapa Sawit,” J. Tek. Kim. USU, vol. 13, no. 2, pp. 146–153, Sep. 2024, doi: 10.32734/jtk.v13i2.17081.
[11] S. M. Ridjayanti, R. A. Bazenet, W. Hidayat, I. S. Banuwa, and M. Riniarti, “Pengaruh Variasi Kadar Perekat Tapioka terhadap Karakteristik Briket Arang Limbah Kayu Sengon (Falcataria moluccana),” Perennial, vol. 17, no. 1, pp. 5–11, Apr. 2021.
[12] S. Wulandari, R. Fernandez, F. Yuwita, and G. Sidik, “Analisis Briket Arang Kulit Kopi Robusta dengan Variasi Kosentrasi Perekat Tepung Tapioka sebagai Bahan Bakar Alternatif,” Agroteknika, vol. 8, no. 2, pp. 263–275, Jun. 2025, doi: 10.55043/agroteknika.v8i2.511.
[13] M. Baihaqi and Y. I. Masjud, “Kajian pemanfaatan limbah ampas tahu dan sekam padi dengan perekat tapioka menjadi briket biomassa,” J. Earth Kingd., vol. 1, no. 2, Jan. 2024, doi: 10.61511/jek.v1i1.2024.282.
[14] A. H. Busri, M. Tengku, D. Wulansari, and F. K. Z. Ashari, “Pengolahan Limbah Pertanian Tongkol Jagung (Menjadi Briket) Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Tebluru | Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,” Dec. 2024, Accessed: Feb. 21, 2026. [Online]. Available: https://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/Opportunity/article/view/1086
[15] T. Kalak, “Potential Use of Industrial Biomass Waste as a Sustainable Energy Source in the Future,” Energies, vol. 16, no. 4, Feb. 2023, doi: 10.3390/en16041783.
[16] M. Saleem, “Possibility of utilizing agriculture biomass as a renewable and sustainable future energy source,” Heliyon, vol. 8, no. 2, Feb. 2022, doi: 10.1016/j.heliyon.2022.e08905.
[17] P. D. Sanchez, M. Aspe, and K. Sindol, “An Overview on the Production of Bio-briquettes from Agricultural Wastes: Methods, Processes, and Quality,” J. Agric. Food Eng., vol. 3, Mar. 2022, doi: 10.37865/jafe.2022.0036.
[18] A. Ali et al., “Insight into the Biomass-Based Briquette Generation from Agro-Residues: Challenges, Perspectives, and Innovations,” BioEnergy Res., vol. 17, no. 2, pp. 816–856, Jun. 2024, doi: 10.1007/s12155-023-10712-5.
[19] O. O. Oyebamiji, A. S. Olaleru, R. B. Oyeleke, and L. N. Ofodile, “Evaluation and characterization of biochar and briquettes from agricultural wastes for sustainable energy production,” Waste Manag. Bull., vol. 3, no. 3, p. 100198, Sep. 2025, doi: 10.1016/j.wmb.2025.100198.
[20] R. Rifdah, N. Herawati, and F. Dubron, “Pembuatan Biobriket Dari Limbah Tongkol Jagung Pedagang Jagung Rebus Dan Rumah Tangga Sebagai Bahan Bakar Energi Terbarukan Dengan Proses Karbonisasi,” J. Distilasi, vol. 2, no. 2, pp. 39–46, Apr. 2022, doi: 10.32502/jd.v2i2.1202.
[21] S. Mahendry, M. Anggara, and A. Hidayat, “Analisis Karakteristik Briket Dari Cangkang Kemiri Dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif,” J. FLYWHEEL, vol. 14, no. 2, pp. 50–58, Sep. 2023, doi: 10.36040/flywheel.v14i2.6964.
[22] S. U. Yunusa, E. Mensah, K. Preko, S. Narra, A. Saleh, and S. Sanfo, “A comprehensive review on the technical aspects of biomass briquetting,” Biomass Convers. Biorefinery, vol. 14, no. 18, pp. 21619–21644, Sep. 2024, doi: 10.1007/s13399-023-04387-3.
[23] U. S. P. R. Arachchige, “Briquettes Production as an Alternative Fuel,” Nat. Environ. Pollut. Technol., vol. 20, no. 4, Dec. 2021, doi: 10.46488/NEPT.2021.v20i04.029.
[24] Đ. M. Đatkov, A. Z. Nesterović, M. I. Visković, M. L. Martinov, and M. Kaltschmitt, “Profitability of corn cob utilization as a fuel in small residential heating appliances,” Therm. Sci., vol. 25, no. 4 Part A, pp. 2471–2482, 2021.
[25] D. Vamvuka, G. Panagopoulos, and S. Sfakiotakis, “Investigating potential co-firing of corn cobs with lignite for energy production. Thermal analysis and behavior of ashes,” Int. J. Coal Prep. Util., vol. 42, no. 8, pp. 2493–2504, Aug. 2022, doi: 10.1080/19392699.2020.1856099.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Lukman Hakim, Hasan Bashori

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




