Program Penyuluhan “Dulinan Gandu” pada Kader Posyandu sebagai Intervensi Masalah Stunting di Dusun Krajan
Keywords:
stunting, counseling, posyandu, cadresAbstract
Diprediksi pada tahun 2030 angka stunting dapat mencapai 127 juta jika tidak ditangani secara baik. Di Dusun Krajan salah satu faktor penyebab masih tingginya prevalensi stunting di wilayah ini karena sebagaian besar pengetahuan masyarakat mengenai stunting terutama pencegahan stunting dengan pemanfaatan peran Posyandu masih rendah. Penyuluh berinisiatif untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa sehingga nantinya dapat dilihat upaya masyarakat dana melakukan siklus pemecahan masalah dengan melibatkan key person, stakeholder dan agent of change. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat pada Dusun Krajan ialah dengan optimalisasi peran Posyandu melalui peran Kader Posyandu. Penyuluhan mengenai stunting dan kesadaran ke Posyandu akan diberikan kepada kader Posyandu yang merupakan ibu-ibu dari berbagai rentang usia, yaitu antara 31 sampai 50 tahun, yang aktif dalam kegiatan desa dan juga merupakan bagian dari Posyandu. Satu dusun memiliki 10 anggota aktif Kader Posyandu. Kader Posyandu Dusun Krajan dipilih karena memiliki konsistensi untuk melaksanakan kegiatan Posyandu secara rutin, namun warga setempat rendah akan minat ke Posyandu sehingga angka masalah stunting tertinggi dibandingkan dusun lainnya. Anggota komunitas ini berdomisili di Dusun Krajan, yang termasuk dalam RW 02 dan terdiri dari beberapa RT, yaitu RT 08, 09, 10, dan 11.
References
Brofenbrenner, U. (1986). Ecology of the family as a context for human development: Research perspectives. Developmental psychology, 22(6), 723.
BKKBN. (2022). Batasan dan Pengertian Stunting. Retrieved from http://aplikasi.bkkbn.go.id/mdk/BatasanMDK.aspx
De Onis, M., & Branca, F. (2020). Childhood stunting: A global perspective. Maternal and Child Nutrition, 12, 12–26. https://doi.org/10.1111/mcn.12231 Djauhari, T. (2017). Gizi Dan 1000 Hpk. Saintika Medika, 13(2), 125. https://doi.org/10.22219/sm.v13i2.5554
Efnita, S. (2022). Program Pengasuhan Positif untuk Meningkatkan Kualitas Pengasuhan Ibu. Retrieved from http://etd.repository.ugm.ac.id/
Kemenkes RI. (2021). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 1163– 1178.
Kemenkes RI. (2022). Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. 1000 HPK.
Kemenkes RI (2023). Pusat Komunikasi Publik.
Kemenkes RI. (2024). Peraturan Menteri Kesehtan Repulik Indonesia: Pedoman Gizi Seimbang.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Balita Pendek. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2021). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan, 1 semester, 1–56.
Rahayu, A., Rahman, F., & Marlinae, L. (2024). Buku Ajar 1000 HPK. In Buku Ajar Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan.
UNICEF. (2023). Prevalensi Stunting Balita Indonesia Tertinggi Kedua di ASEAN, 1.
World Health Organization. (2024). Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. WHO Geneva, 34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Zaenab Nur Fitria, Galuh Nurpratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



