Peningkatan Pemahaman Pola Asuh Adaptif bagi Ibu-Ibu Anggota BPKSDM Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Bincang Parenting dengan tema: “Bersahabat dengan Anak Remaja Kita”

Authors

  • Riza Amalia Prodi Bimbingan dan Konseling, Universitas Muhammadiyah Sampit
  • Fatimah Setiani Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Sampit; Jl. KH Dewantara No: 3, Sampit, Kab. Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah
  • Nikmah Sistia Eka Putri Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Sampit
  • Novianti Rahmawati Prodi Pendidikan Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Sampit
  • Noor Khalisah MENTAYA BARIGAS Research Center for Indigenous Psychology and Education

Keywords:

Pengabdian masyarakat, Parenting, Pola asuh otoritatif, Komunikasi orang tua-anak, Generasi Z

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan bagi orang tua dalam mendampingi remaja, terutama terkait komunikasi, penggunaan gawai, dan penerapan pola asuh yang adaptif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran reflektif orang tua mengenai pengasuhan remaja Generasi Z di era digital melalui model bincang parenting berbasis dialog. Kegiatan dilaksanakan bersama anggota Dharma Wanita BPKSDM Kabupaten Kotawaringin Timur menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode meliputi ceramah interaktif, diskusi terbuka, serta evaluasi pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan skor posttest dan pergeseran kategori pemahaman ke tingkat tinggi. Temuan kualitatif mengungkap meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya komunikasi efektif dan pola asuh otoritatif. Model ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasi sebagai strategi pengabdian masyarakat berbasis parenting.

References

Ahmat, C. N., Fauzia, R., & Tanau, M. U. (2022). Peran Pola Asuh Otoritatif Terhadap Kemandirian Emosional Pada Remaja Di SMAN 1 Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Jurnal Kognisia, 5(2), 134–139. https://doi.org/10.20527/kognisia.2022.010.006

Amalia, R., Widiastuti, A. A., Susanti, A., & Al Fath, M. S. (2024). Adapting to Gen Z: Innovative educational strategies in medical education. Journal of Taibah University Medical Sciences, 19(5), 934–935.

Ariati, Jati, Pham, Thomas, & Vogler, Jane S. (2023). Constructivist learning environments: Validating the community of inquiry survey for face-to-face contexts. Active Learning in Higher Education, 26(1), 41–57. https://doi.org/10.1177/14697874231183642

Batra, S. (2013). The Psychosocial Development of Children: Implications for Education and Society — Erik Erikson in Context. Contemporary Education Dialogue, 10(2), 249–278. https://doi.org/10.1177/0973184913485014

Baumrind, D. (1967). Effects of Authoritative Parental Control on Child Behavior. Child Development, 37(4), 887–907.

Budi, H. I. S. (2021). Minimalisir Konflik dalam Gap Generasi Melalui Pendekatan Komunikasi Interpersonal. Jurnal Teologi Injili, 1(2), 72–87.

Fitriyadi, M. Y., Rahman, M. R., Azmi, M. R., Religion, J., Agama, J., Fitriyadi, M. Y., Rahman, M. R., Azmi, M. R., Ilham, M. A., Aibina, O. I., Hesda, N., & Al, F. (2023). Pengaruh Dunia IT Terhadap Perilaku Remaja Generasi Z. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1.

Gitterman, A. (2004). Interactive Andragogy. Journal of Teaching in Social Work, 24(3–4), 95–112. https://doi.org/10.1300/J067v24n03_07

Griffin, L. K., Adams, N., & Little, T. D. (2017). Self Determination Theory, Identity Development, and Adolescence. In M. L. Wehmeyer, K. A. Shogren, T. D. Little, & S. J. Lopez (Eds.), Development of Self-Determination Through the Life-Course (pp. 189–196). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-024-1042-6_14

Izzati, N., Redzuan, N., Ghani, F. A., Akmar, M., Rasli, M., & Razali, N. A. (2022). Extended Abstract Andragogy : Delivering Knowledge to Adult Learners. International Journal of Business Management, 5(1), 10–13.

Mangtani, A. J. (2024). Pedagogical, Andragogical, and Heutagogical Approaches. In A. J. Mangtani (Ed.), Instructional Design Unleashed: Unlocking Professional Learning Potential with UX, Agile and AI Methods (pp. 155–250). Apress. https://doi.org/10.1007/979-8-8688-0416-8_4

Nadiah, S., Nadhirah, N. A., & Fahriza, I. (2021). Hubungan faktor perkembangan psikososial dengan identitas vokasional pada remaja akhir. Quanta, 5(1), 21–29. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497

Nilamsari, G. A., Sugara, G. S., & Sulistiana, D. (2020). Analisis determinasi diri remaja. Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice & Research, 4(1), 20–33.

Papalia, D. . E., & Feldman, R. D. (2015). Menyelami Perkembangan Manusia (12th ed.). Salemba Humanika.

Santrock, J. W. (2010). Life-Span Development (Thirteenth). Mc Graw Hill.

Šušterič, N., Ošljak, K. K., & Tašner, V. (2025). Exploring Media Literacy Formation at the Intersection of Family ,. Media and Communication, 13, 1–17.

Downloads

Published

2025-12-25