Penerapan Teknik Batuk Efektif Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Ledokombo
Keywords:
Batuk efektif, Teknik Pernapasan, ; Tuberkulosis paruAbstract
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang jaringan paru, terutama alveoli. Infeksi ini menimbulkan peradangan kronis dan penumpukan sekret yang mengganggu fungsi pernapasan. Gejala yang umum meliputi batuk berdahak, sesak napas, dan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu mengeluarkan sekret adalah teknik batuk efektif. Studi ini bertujuan untuk menerapkan teknik batuk efektif guna membantu pengeluaran secret pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Ledokombo. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik selama tiga hari, yaitu pada 31 Mei hingga 2 Juni 2025. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pasien dalam mengeluarkan dahak, penurunan frekuensi napas dari 24×/menit menjadi 19×/menit, serta berkurangnya suara ronchi. Evaluasi dengan format SOAP menunjukkan sebagian besar gejala pernapasan membaik, ditandai dengan meningkatnya kemampuan pengeluaran secret, penurunan frekuensi napas dan berkurangnya suara ronchi setelah dilakukan intervensi. Teknik batuk efektif terbukti sederhana, aman, dan mudah diterapkan dalam pelayanan keperawatan. Intervensi ini dapat dijadikan pilihan dalam penatalaksanaan pasien tuberkulosis paru, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
References
Armelia Sri Diah Safitri, Safruddin, S., & Ernasari, E. (2023). Efektivitas Minum Air Hangat dan Batuk Efektif terhadap Bersihan Jalan Napas Pasien Tuberkulosis Paru. Window of Nursing Journal, 4(2), 173–182. https://doi.org/10.33096/won.v4i2.590
Cahya Tribagus H, Putri Nofia Marta Wulandari, Dewi Yulita Sari, Siska Laura S, Irfanuddin Arigayo, Nabilah Esa P, Basirotul Baroroh, Siti Nadifa, Putri Ramadani, Rifqatul Husna, Ilham Ainullah, & Intan Rusdian. (2024). Pemberdayaan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan dan Pengobatan Tuberkulosis di Desa Sukorambi Kec. Sukorambi Kab. Jember Tahun 2024. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(2), 01–06. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i2.338
Kemenekes RI. (2022). Teknik batuk Efektif Dan Etika Batuk Yang Benar. Dikrektorat Jendral Pelayanan Kesehatan. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/175/teknik-batuk-efektif-dan-etika-batuk-yang-benar
Kurnia, N. (2021). Penerapan Fisoterapi Dada Dan Batuk Efektif Untuk Mengatasi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas Pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 204–208.
Lestari, E. D., Umara, A. F., & Immawati, S. A. (2020). Effect of Effective Cough on Sputum Expenditure in Pulmonary Tuberculosis Patients. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI], 4(1), 1. https://doi.org/10.31000/jiki.v4i1.2734
Oktaviani, S. D., Sumarni, T., & Supriyanto, T. (2023). Studi Kasus Implementasi Batuk Efektif pada Pasien dengan Tuberkulosis Paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 875–880. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1633
Puspitasari, F., Purwono, J., & Immawati. (2021). Penerapan Teknik Batuk Efektif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 230–235. https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/download/205/116
Rahmawati. (2022). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Batuk Efektif untuk Kepatenan Jalan Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi. Jurnal Mitrasehat, 12(1), 98–108. https://doi.org/10.51171/jms.v12i1.316
Sumarni, N., & Rosidin, U. (2024). Edukasi Penerapan Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Infeksi Laten Tuberkulosis di RW 19 Kelurahan Sukamentri Garut Kota. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(7), 3172–3184. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i7.15293
