Pelatihan Pengolahan Jajanan Tradisional Berbasis Pangan Lokal sebagai Upaya Penguatan Wisata Kuliner Berkelanjutan di Pasar Jenar Desa Pagerukir

Authors

  • Aulia Bayu Yushila Universitas Negeri Surabaya
  • Febriani Lukitasari Universitas Negeri Surabaya
  • Ratna Palupi Nurfatimah Universitas Negeri Surabaya
  • Novia Tesalonika Amanda Rerung Universitas Negeri Surabaya
  • Sri Handajani
  • Khilya Zahiro Universitas Negeri Surabaya
  • Yoga Danar Radiansyah Universitas Negeri Surabaya
  • Judha Slamet Sarwo Edi Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo
  • Sri Wahyuni Pakiwan Art Space

DOI:

https://doi.org/10.32528/manage.v7i2.5889

Keywords:

Pengolahan, Jajanan Tradisonal, Pangan Lokal, Bongko Pisang, Talam Ubi

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan jajanan tradisional berbasis pangan lokal di Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, melalui pelatihan pembuatan bongko pisang dan talam ubi sebagai upaya penguatan wisata kuliner Pasar Jenar. Program ini juga mendukung pencapaian SDG 8, SDG 11, dan SDG 12, serta sejalan dengan kebijakan Asta Cita dan Rencana Industri Riset Nasional (RIRN). Permasalahan utama mitra meliputi belum adanya standardisasi resep, keterbatasan keterampilan pengolahan pangan yang higienis. Kegiatan dilaksanakann pada Mei 2026 dengan menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan sistematis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang pelaku usaha kuliner Pasar Jenar. Pelaksanaan program meliputi penyampaian materi sanitasi dan higiene, demonstrasi pembuatan bongko pisang dan talam ubi, praktik langsung oleh peserta, pendampingan penggunaan kemasan berbahan daun pisang, serta serah terima barang hibah peralatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 58,3 menjadi 94,3 pada post-test atau meningkat 66% dan melampaui target yang ditetapkan sebesar ≥30%. Peserta juga mampu mempraktikkan pebuatan produk sesuai resep standar dan menghasilkan penyajian yang lebih menarik serta ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra untuk mengembangkan produk kuliner lokal yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

References

Astuti, T. M. P. (2012). Ekofeminisme dan Peran Perempuan dalam Lingkungan.

Handayani, S., Yuliati, L. N., & Hartono, S. (2022). Penguatan daya saing UMKM kuliner berbasis kearifan lokal melalui inovasi produk dan kemasan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 145–156. https://doi.org/10.22146/jpkm.XXXX

Hera, T., Prihastuti, Eka, D., Ratnaningsih, N., Harsana, M., & Chayati, I. (n.d.). Peningkatan Keterampilan Bidang Kuliner untuk Usaha Masyarakat Sekitar Kampus Wates Universitas Negeri Yogyakarta.

Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2017). Marketing for hospitality and tourism (7th ed.).

Pearson Education. https://www.pearson.com

Lestari, M. V., Sari, R. P., Syaroni, S., Putri, R. S., & Rahmawati, F. (2025). Rebranding Jajanan Getuk Sebagai Upaya Peningkatan Daya Tarik Produk Lokal Melalui Inovasi Pemasaran Konvensional dan Digital (Vol. 1, Number 4).

Mau, D. P., Lestariningsih, T., Dachi, A. A., & Kusumawati, N. (2025). Pelestarian Kuliner Tradisional melalui Experiential Learning pada Pembuatan Es Cendol. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(1), 311–325. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23421

OECD. (2020). Tourism trends and policies. https://www.oecd.org/cfe/tourism/ Peta Wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

https://sampung.ponorogo.go.id/profil/peta-wilayah/

Prabawati, S., & Widodo, A. (2021). Pengembangan produk kuliner tradisional dalam mendukung desa wisata. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), 33–44. https://doi.org/10.22146/jpt.XXXX

Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Rohmah, M., Astuti, N., Purwidiani, N., & Bahar, A. (2025). Penerapan Metode Demonstrasi Pada Pelatihan Pembuatan Brownies Kukus Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler di MAN 2 Mojokerto. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 407–415. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3172

Siswadi, & Syaifuddin, A. (2024). Penelitian Tindakan Partisipatif Metode PAR (Partisipatory Action Research) Tantangan dan Peluang dalam Pemberdayaan Komunitas. Ummul Qura.

Suryani, T., Hartono, S., & Nugroho, B. A. (2020). Pemberdayaan UMKM kuliner berbasis potensi lokal. Jurnal Abdimas, 24(1), 55–63. https://doi.org/10.15294/abdimas.v24i1.XXXX

Tampubolon, E. S., Sulaeman, F. R., Octasylva, A. R. P., Widayani, K., Fitri, A., & Eka, M. (n.d.). Pengaruh Brand Image Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Pelanggan UMKM Kuliner.

UNWTO. (2018). Tourism and culture synergies. https://www.unwto.org

Widodo, A., Pratiwi, R., & Lestari, D. (2019). Standardisasi produk kuliner lokal sebagai strategi penguatan desa wisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 13(2), 101–112. https://doi.org/10.47608/jki.v13i2.XXXX

Downloads

Published

2026-07-10