Optimalisasi Daya Saing Startup Teknologi melalui Pendekatan SWOT–QSPM: Studi Empiris pada CV. Neturmeric Internasional
Keywords:
Matriks IE, Matriks IFE, Matriks EFE, Matriks QSPM, Matriks SWOT, Strategi PemasaranAbstract
Transformasi digital global telah menciptakan peluang sekaligus tantangan besar bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi. CV. Neturmeric Internasional, startup digital asal Bondowoso, menghadapi penurunan kinerja pemasaran akibat keterbatasan sumber daya manusia serta meningkatnya intensitas persaingan di era digital. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran perusahaan serta menentukan strategi prioritas menggunakan pendekatan Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan campuran (mixed methods), menggabungkan analisis kualitatif melalui wawancara dan observasi dengan analisis kuantitatif melalui kuesioner yang diolah menggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan nilai total IFE sebesar 3,04 dan EFE sebesar 3,06, yang menempatkan perusahaan pada posisi growth and build strategy dalam matriks IE. Dari empat alternatif strategi yang dihasilkan melalui analisis SWOT, hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas yang paling layak diterapkan adalah pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai saluran utama pemasaran serta diversifikasi layanan berbasis hybrid-cloud atau multi-cloud, dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 2,508. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi SWOT–QSPM efektif dalam menentukan prioritas strategi pemasaran berbasis data bagi startup digital daerah. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi penguatan daya saing dan inovasi bisnis berkelanjutan, serta memperluas literatur empiris mengenai penerapan analisis strategis dalam konteks startup digital di wilayah non-metropolitan Indonesia.







