Strategi Membangun Komitmen Guru melalui Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kompensasi pada MTS Sunan Ampel Jember

Authors

  • Suprayugo Wicaksono Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember
  • Hary Sulaksono Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember
  • Yuniorita Indah Handayani Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember

Keywords:

Komitmen Guru, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Kompensasi, Manajemen Pendidikan

Abstract

Komitmen guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pencapaian tujuan organisasi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk membangun dan mempertahankan komitmen guru, terutama pada lembaga pendidikan yang memiliki keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun komitmen guru melalui kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompensasi pada MTs Sunan Ampel Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru yang memiliki tugas tambahan, dan guru mata pelajaran yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif, lingkungan kerja yang kondusif, dan kompensasi berperan dalam membangun komitmen guru. Di antara ketiga faktor tersebut, kepemimpinan partisipatif dan lingkungan kerja yang kondusif memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kompensasi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kepemimpinan, budaya organisasi, dan hubungan interpersonal perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan komitmen guru pada lembaga pendidikan.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Wicaksono, S., Sulaksono, H., & Handayani, Y. I. (2026). Strategi Membangun Komitmen Guru melalui Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kompensasi pada MTS Sunan Ampel Jember. Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 16(01), 127–137. Retrieved from http://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/SMBI/article/view/5810