Persepsi Mahasiswa tentang Kesenian Tradisional Wayang di Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.32528/mdk.v9i02.5357Keywords:
Persepsi, Wayang, Generasi Z, Komunikasi Budaya, Digitalisasi Budaya, Budaya LokalAbstract
Wayang merupakan salah satu kesenian tradisional yang mengandung nilai-nilai moral, etika, dan budaya yang diwariskan lintas generasi. Namun, perkembangan era digital dan perubahan pola konsumsi media memengaruhi cara generasi muda mengapresiasi kesenian tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, khususnya Generasi Z, terhadap kesenian wayang di Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan survei daring melalui pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap nilai-nilai budaya dalam wayang, namun keterlibatan mereka dalam pertunjukan langsung sangat rendah. Mayoritas responden menilai wayang masih relevan di era digital dengan syarat melakukan inovasi penyajian melalui media sosial dan pengemasan modern. Faktor pembentuk persepsi meliputi minat pribadi, pengalaman budaya, paparan media, dan lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi budaya yang inovatif agar wayang tetap relevan bagi generasi muda.
References
Berger, P. L., & Luckmann, T. 1966. The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. 2023. Statistik Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember 2023. https://jemberkab.bps.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. 2024. Data Sosial Budaya Kabupaten Jember 2024. https://jemberkab.bps.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember. 2023. Laporan Tahunan Kegiatan Kebudayaan Kabupaten Jember. https://disparbud.jemberkab.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember. 2024. Rekapitulasi Kegiatan Seni Tradisional 2024, termasuk pendataan pertunjukan wayang. https://disparbud.jemberkab.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Faurizka, S., Cahyono, A. 2025. Respon generasi z terhadap pertunjukan wayang orang: sebuah kajian systematic review atas preferensi budaya di era digital. Jurnal Ilmiah Seni dan Pendidikan Seni Volume 1 (1), Juni 2025, hal. 37-52. https://rumahjurnal.diskresi.id/index.php/arted/article/download/70/48/706. Doi: https://doi.org/10.70078/arted.v1i1.70
Goldstein, E. B. 2014. Sensation and perception (9th ed.). Cengage Learning.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2023). Statistik Kebudayaan Indonesia 2023. https://www.kemdikbud.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2022). Data Pokok Kebudayaan Indonesia (Dapobud): Entitas Kesenian Wayang. https://dapobud.kemdikbud.go.id. Diakses pada 4 Januari 2026
Rakhmat, J. 2019. Psikologi Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Ramadhan, M. T. D. 2023. Persepsi remaja terhadap tayangan wayang Ki
Seno Nugroho sebagai media komunikasi budaya. Skripsi. Universitas Islam Negeri S urabaya. http://digilib.uinsa.ac.id/67681/2/Mohammad%20Thoriq%20Dwiki%20Ramadhan_B75219068%20OK.pdf
UNESCO. (2008). Wayang Puppet Theatre: Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. https://ich.unesco.org
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Hery B Cahyono, Lailiya Nur Rokhman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


