Analisa Pemasangan Arrester Pada Gardu Distribusi Penyulang Meureubo ULP Meulaboh Kota

Authors

  • Nurlaila Amna Universitas Iskandar Muda
  • Teuku Murisal Asyadi Universitas Iskandar Muda
  • T. Mahmuda Rahmat R Universitas Iskandar Muda

DOI:

https://doi.org/10.32528/elkom.v8i1.3892

Keywords:

Jaringan Distribusi, Faktor Perlindungan, Trafo Distribusi, Surja Petir, Arrester

Abstract

Pada sistem pembangkit tenaga listrik PT. PLN (Persero) area Meulaboh memiliki elemen penting dalam menyuplai tenaga listrik, yaitu sistem jaringan distribusi. Komponen yang paling rentan terkena gangguan petir pada jaringan distribusi adalah trafo, maka diperlukan penangkal petir, yaitu arrester. Arrester pada trafo distribusi PT. PLN (Persero) ULP Meulaboh Kota berfungsi untuk menangkap dan mengamankan trafo dari gangguan surja petir dan memberikan perlindungan pada trafo dari tegangan lebih. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah berapa jarak pemasangan arrester dengan peralatan dan bagaimana karakteristik kerja arrester dalam memproteksi trafo pada gardu distribusi penyulang Meureubo ULP Meulaboh Kota. Yang menjadi tujuan utama dari penelitian ini adalah, untuk mendapatkan jarak pemasangan arrester dengan peralatan dan mengetahui karakteristik kerja arrester dalam memproteksi trafo pada gardu distribusi penyulang Meurebo ULP Meulaboh Kota. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi lansung kelapangan dan pengumpulan data, serta melakukan perhitungan dengan formula sistematis. Hasilnya jarak maksimum lightning arrester (LA) terhadap transformator sesuai dengan karakteristik kerja arrester pada tegangan trafo 20 kV maka jarak pemasangan arrester yang harus dilakukan sebesar 0,66 meter, dengan kapasitas trafo daya sebesar 50 kVA, 160 kVA dan 250 kVA maka jarak perlindungan arrester terhadap peralatan yang dilindungi tersebut sebesar 4,86 m, 21,36 m, dan 34,86 m. Sedangkan pada tegangan trafo 30 kV maka jarak pemasangan arrester yang harus dilakukan sebesar 0,99 meter, dengan kapasitas trafo daya sebesar 50 kVA, 160 kVA dan 250 kVA maka jarak perlindungan arrester terhadap peralatan yang dilindungi tersebut sebesar 3,54 m, 20,04 m, dan 33,54 m, sehingga penempatan dan penyambungan arrester masih dalam kondisi yang baik. Faktor perlindungan arrester juga dipengaruhi oleh besar kecilnya tegangan trafo karena faktor perlindungan arrester yang baik terhadap trafo minimal adalah 20 % dari TID.

References

H. Fitriani, S B, Muliadi, Muhammad Raudhi Azmi, Syukri, “Analisis Sistem Penerangan Pada Puskesmas Berdasarkan Standart Nasional Indonesia (SNI),” AJEETECH (Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology), vol. 1, no. 1, pp. 12–17, 2021.

A. Srinaldi, Muliadi, syukri, M. R. Azmi, and Husaini, “Proteksi Jaringan Transmisi Saluran Udara dengan Menggunakan Relay Jarak,” AJEETECH (Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology), vol. 1, no. 1, pp. 6–11, 2021.

E. S. Nasution, F. I. Pasaribu, and M. H. Hidayat, “Studi Proteksi Sistem Tenaga Listrik Pada Trafo 1600 kVA Menggunakan Current Relay IWU 2-3,” Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil), vol. 2, no. 2, pp. 28–39, 2021.

T. M. Asyadi, M Muliadi. (2023). “The Maximum Power Point Tracking (MPPT) On Changes In Radiation And Temperature Of Solar Modules Based On Fuzzy Logic Controller (FLC),” The 6th Engineering Science and Technology International Conference (AIP Conference Proceedings) 2691. pp. 060004-1–060004-9.

Junaidi, Syukri, M. R. Azmi, Muliadi, and T. Multazam, “Analisis Tahanan Pentanahan pada Peralatan Gardu Induk PT. PLN (Persero) Banda Aceh,” AJEETECH (Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology), vol. 1, no. 1, pp. 18–22, 2021.

I. Kurnia Yulianto, I. W. Rinas, and I. M. Suartika, “Analisa Penempatan Lightning Arrester Sesudah Cut Out Untuk Mengurangi Gangguan Tegangan Lebih Pada Trafo KL 0074 Di PT. PLN (Persero) ULP Klungkung,” Jurnal SPEKTRUM, Vol. 8, No. 2, pp. 55, 2021.

Husni, Farid., Syukri, Muliadi, Asyadi, Teuku Murisal., (2022). “Perencanaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Di Gedung Pasca Sarjana Universitas Iskandar Muda.” AJEETECH (Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology), Vol. 2, No. 1, pp. 19–24.

Syukri, Asyadi, Teuku Murisal, Muliadi, & Moesnadi, F., “Analisa Pembebanan Transformator Distribusi 20 kV Pada Penyulang LS5 Gardu LSA 249.” JJEEE (Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering), Vol.4, No. 2, pp. 202–206, 2022.

A. Wardoyo, M. T. Taman, and D. N. K. Hardani, “Analisis Perbandingan Pola Pemasangan Arrester pada Jaringan Distribusi 20 kV PT . PLN Area Cilacap,” Sainteks, Vol. 15, No. 2, pp. 145–15, 2018.

A. Relikson Saragih, Yusniati, Ramayulis Nasution, “Studi Peralatan Proteksi Sambaran Petir Lightning Arrester Pada Jaringan Distribusi 20 KV,” vol. 5, no. 1, pp. 32–37, 2020.

Muliadi, Syukri, Asyadi, Teuku Murisal, & Salim, A., (2022). Analisa Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Pada Trafo Distribusi Penyulang Mibo Rayon Merduati,” AJEETECH (Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology), Vol. 2, No. 2, 7–12.

I. K. A. Yodha Bhaskara, I. G. Dyana Arjana, and I. M. Suartika, “Analisa Kegagalan Lightning Arrester Pada Penyulang Sulahan Bangli,” Jurnal SPEKTRUM, vol. 6, no. 3, p. 94, 2019.

I. M. S. Made Asna, I Wayan Suriana, I Wayan Sugara Yasa, I Wayan Sutama, “Analisis Konstruksi Posisi Lightning Arrester Di Gardu Distribusi Km 0003 Penyulang Subagan Wilayah Kerja PT PLN (Persero) ULP Karangasem,” Jurnal Ilmu Telsinas Elektro, Sipil dan Teknik Informasi,vol. 4, no. 1, pp. 46–55, 2022.

R. A. Adam, Analisis Kinerja Lightning Arrester (LA) Berdasarkan Arus Bocor Pada Gardu Induk 150 kV Solobaru PT. PLN (Persero) UPT Salatiga. 2022.

Subhan, Fauzi, Asyadi, Teuku Murisal, Muliadi, Syukri & Masrurha, Febriza. (2023). “Analisa Perbaikan Tegangan Ujung pada Jaringan Distribusi 20 kV di GH Tangse ULP Beureunuen,“ JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), Vol. 11, No. 1, 40-47.

Published

31-03-2026