HUBUNGAN INTENSITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KOMITMEN PERNIKAHAN PADA PASANGAN YANG MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH (LONG DISTANCE MARRIAGE)
Abstract
This study aims to determine the relationship between the intensity of interpersonal communication and marital commitment among couples in long-distance marriages. The method used was a quantitative approach with the product-moment correlation technique. The sample consisted of 80 participants (40 men and 40 women) who were in long-distance marriages. Data were collected using questionnaires, and the research instruments included an interpersonal communication scale and a marital commitment scale. Based on the results of the correlation analysis, a significance value of 0.000 (p < 0.01) was obtained, indicating a significant positive relationship between interpersonal communication and marital commitment. These findings suggest that the higher the level of interpersonal communication, the higher the level of marital commitment
References
Akbar, A. A. (2023). Intensitas komunikasi dan komitmen pernikahan pada pasangan long distance marriage (LDM). Jurnal Penelitian Psikologi, 14(1), 36–40. https://doi.org/10.29080/jpp.v14i1.919
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (2024). Data penempatan tahun 2024 berdasarkan status pernikahan. https://satudata.bp2mi.go.id/dataset_detail/data-penempatan-tahun-2024-berdasarkan-status-pernikahan
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2019). Jumlah perceraian menurut kabupaten/kota dan faktor penyebab perceraian (perkara) di Provinsi Lampung. https://lampung.bps.go.id/id/
Dayanti, H., & Yanto. (2024). Dinamika komunikasi pasangan suami istri long distance marriage. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 5(7), 51–60. https://doi.org/10.6578/triwikrama.v5i7.7206
Desiana, N. I., Fahry, A., Elsaid, D. A., & Reissyaf, M. (2024). Perilaku komunikasi pasangan suami istri jarak jauh dalam mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(8), 2846–2854. https://doi.org/10.56338/jks.v7i8.5908
DeVito, J. A. (2011). Komunikasi antar manusia. Professional Books.
Glotzer, R., & Federlein, A. C. (2007). Miles that bind: Commuter marriage and family strength. Michigan Family Review, 12, 7–31. DOI:10.3998/MFR.4919087.0012.102
Hananiah, R., & Sanjaya, E. L. (2023). Hubungan komunikasi interpersonal dengan kepuasan hubungan pada pernikahan jarak jauh pasangan dewasa awal. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6009–6015. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2184
Harahap, S. R., & Lestari, Y. I. (2018). Peranan komitmen dan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kepuasan pernikahan pada suami yang memiliki istri bekerja. Jurnal Psikologi, 14(2), 120–128. http://dx.doi.org/10.24014/jp.v14i2.5603
Jalal, N. M. (2025). Peran intensitas komunikasi terhadap komitmen pernikahan pada pasangan Muslim long distance marriage. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 1(2), 423–430.
https://doi.org/10.62567/ijis.v1i2.1184
Johnson, M. P., Caughlin, J. P., & Huston, T. L. (1999). The tripartite nature of marital commitment: Personal, moral, and structural reasons to stay married. Journal of Marriage and the Family, 61(1), 160–177. https://doi.org/10.2307/353891
Nita, M. W. (2021). Hukum perkawinan di Indonesia (1st ed.). Laduny Alifatama.
Safitri, A. A. N., & Anggarani, F. K. (2020). Hubungan komitmen dan penyesuaian perkawinan dengan kepuasan perkawinan pada istri anggota Batalyon Paskhas 467 TNI AU yang menjalani long distance marriage. Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set, 11(2), 99–115. https://doi.org/10.35814/MINDSET.V11I02.1443
Syahputri, S. E., & Khoirunnisa, R. N. (2021). Hubungan antara komitmen dengan forgiveness dalam menghadapi konflik pada dewasa muda yang menjalin hubungan jarak jauh. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(9), 142–153. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i9.42881
Walgito, B., & Mutya. (2017). Bimbingan dan konseling perkawinan. Penyunting: Mutya.

