Pengaruh Aromaterapi Lemon (Cytrus) terhadap Kecemasan Ibu Post Sectio Caesarea di RS Wava Husada Kepanjen
DOI:
https://doi.org/10.32528/tijhs.v17i2.4503Abstract
Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami ibu post partum, terutama pada ibu yang menjalani persalinan dengan tindakan sectio caesarea. Rasa nyeri luka operasi, ketidakmampuan merawat bayi secara optimal, serta kekhawatiran terhadap kondisi pasca operasi dapat meningkatkan tingkat kecemasan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah aromaterapi lemon (cytrus), yang mengandung senyawa linalool dan limonene berfungsi sebagai relaksan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan ibu post partum section caesarea di RS Wava Husada Kepanjen. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 19 orang. Aromaterapi diberikan selama 10 menit dengan 30 kali hirupan, satu kali per hari selama tiga hari. Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kecemasan setelah intervensi (p< 0,001). Dengan demikian, aromaterapi lemon terbukti efektif menurunkan kecemasan pada ibu post partum sectio caesarea, dan dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan.
Kata Kunci : Aromaterapi Lemon, Kecemasan, Post partum section caesarea.
References
Cite, S., & Hotun, N. (2025). The impact of aromatherapy on pain, comfort, and anxiety in post-cesarean women : A randomized controlled study. ScienceDirect, 21(3), 1–9.
2. Dealova, A., Wibowo, Tophan Heri, H., & Nova, R. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Pada Pasien Sectio Caesarea (SC) Pra Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kebumen. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(April), 221–231. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.11059026
3. Dinas Kesehatan. (2021). Profil Kesehatan 2020 (1st ed.). Dinas Kesehatan Jawa Timur.
4. Dogru, H. Y., Özsoy, F., Dogru, S., Coppel, J., Özsoy, A. Z., & Çakmak, B. (2024). The Emotional State During Cesarean Section and vaginal Delivery. Osmangazi Journal of Medicine, 46(2), 174–182. https://doi.org/10.20515/otd.1326997
5. Judin, M., & Suhadi. (2022). Upaya Penurunan Kecemasan dengan Pemberian Relaksasi Distraksi Efforts to Reduce Anxiety with Giving Distraction Relaxation Service. Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara (JMMN), 1(September), 42–53.
6. Karina, C., & Quintero-rincón, P. (2025). Aromatherapy and Essential Oils : Holistic Strategies in Complementary and Alternative Medicine for Integral Wellbeing. MDPI, Plants, 14, 1–24.
7. Kaur, H., Kaushik, U., & Choudhary, N. (2024). Therapeutics Effects of the Genus Citrus in Anxiety Disorder. Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, 15(4), 373–388. https://doi.org/10.1177/0976500X241278037
8. Meylin, Prastyoningsih, W., & Eka, D. (2024). Efektifitas Pemberian Aromaterapi Lemon terhadap Kecemasan pada Ibu Nifas di PMB Wulan Mardikaningtyas Kartasura. Jurnal Medika Malahayati, 8(4), 942–947.
9. Nurlaili, S., Marsum, & Widyawati, M. N. (2024). Pengaruh Aromaterapi Lemon pada Postpartum. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(6), 21–27. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf15nk104
10. Rahayu, M. A., Handoko, G., & Hidayati, T. (2023). Pengaruh Aromaterapi Lemon (Citrus Limon) terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberbaru Kabupaten Jember. Jurnal Wiyata Penelitian Sains Dan Kesehatan, 1(1), 135–145.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DINI RIA OKTAVIA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

