Kontribusi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Berbasis Audiovisual terhadap Penguatan Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Pencegahan KTD

Authors

  • Siti Kholifah Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.32528/tijhs.v17i2.4561

Keywords:

Communication, Information, Education, Audiovisual Media, Knowledge, Attitude, Adolescents

Abstract

Beragam faktor seperti usia, pendidikan, status ekonomi, pengetahuan tentang alat kontrasepsi, pengaruh teman sebaya, dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, peran tenaga kesehatan, terutama perawat, sangat penting dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi. Media audiovisual dipilih sebagai sarana Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang efektif, karena sesuai dengan karakteristik remaja dan mampu meningkatkan pemahaman serta membentuk sikap positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh KIE dengan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan KTD. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model media audiovisual yang lebih interaktif dan partisipatif, memungkinkan remaja berinteraksi dan memberikan umpan balik secara langsung. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta media edukasi yang lebih efektif dalam mencegah KTD dan menekan dampak bencana non alam seperti AKI, AKB, dan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan rancangan Pre test and Post test. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2025 di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu dengan melibatkan 105 responden yang diperoleh secara purposive sampling. Kriteria inklusi adalah siswa SMK yang berada di X serta belum pernah mendapatkan edukasi tentang Kesehatan reproduksi. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Pengolahan data dilakukan melalui proses pembersihan data, pemberian skor, penentuan kategori, tabulasi, dan entry data. Selanjutnya menganalisis uji statistik yaitu Wilcoxon. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil perhitungan uji  Wilcoxon didapatkan nilai p value (Asymp.Sig 2 tailed) sebesar 0.0001 dimana kurang dari 0.05 sehingga keputusan hipotesis H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh komunikasi informasi dan edukasi (KIE) dengan media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam Pencegahan Bencana Non Alam KTD (Kehamilan Tidak Diingankan). Hendaknya edukasi tentang kesehatan reproduksi terhadap remaja dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan lintas sektoral terutama orang tua.

 

 

 

References

BKKBN. (2021). Buku Remaja. Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan.

BPS Indonesia. (2024). Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun - Tabel Statistik - Badan Pusat Statistik Indonesia. In BPS Indonesia.

Imelda, F., Santoso, H., Raja, S. N. L., & Lunongga, N. (2021). The effect of education with audiovisual, booklet, and Whatsapp media on knowledge and attitude of fertile age in doing early detection of IVA test in Medan, North Sumatra. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 713(1), 1–8. https://doi.org/10.1088/1755-1315/713/1/012003

Kholifah, S., Rohmah, N., Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember, F., & Korespondensi, P. (2023). Peranan Sumber Informasi Terhadap Pola Makan Dan Aktifitas Fisik Pada Remaja Di Universitas Muhammadiyah Jember. The Indonesian Journal of Health Science, 15(2), 156–162. https://doi.org/10.32528/TIJHS.V15I2.1467

Kholifah, S., & Utami, R. (2024). Peningkatan Pengetahuan dan Self Efficacy Remaja pada Situasi Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dengan Metode Teach Back. Jurnal Ilmiah Keperawatan, Vol 10, 276–283.

Moreira, M. T., Rocha, E., Lima, A., Pereira, L., Rodrigues, S., & Carla, S. (2023). Knowledge about Sex Education in Adolescence : A Cross-Sectional Study. 431–445.

Pavelová, L., Archalousová, A., Slezáková, Z., Zrubcová, D., Solgajová, A., Spáčilová, Z., Krištofová, E., & Slamková, A. (2021). The need for nurse interventions in sex education in adolescents. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(2), 1–11. https://doi.org/10.3390/ijerph18020492

Pidah, A. S., Kalsum, U., & Sitanggang, H. D. (2021). Determinan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Pria ( 15-24 Tahun ) di Indonesia ( Analisis SDKI 2017 ). Jurnal Kesmas Jambi (JKMJ), 5(2), 9–27.

Sari, I. P. (2023). the Effective Methods and Medias Used in Health Promotion About Adolescent Health Production. Indonesian Journal of Public Health, 18(3), 505–517. https://doi.org/10.20473/Ijph.v18i3.2023.505-517

Suing, A., Arrobo-Agila, J. P., Coronado-Otavalo, X., Galarza-Ligña, V., & Reascos-Trujillo, A. (2023). Audiovisual Competences in Times of COVID-19: The Role of Educational Actors in Media and Digital Learning of Adolescents. Sustainability (Switzerland), 15(7), 1–27. https://doi.org/10.3390/su15076323

WHO. (2024). Adolescent pregnancy. In Kentucky nurse (Vol. 42, Issue 3, pp. 36–37).

Downloads

Published

2025-12-28

Issue

Section

Articles