Implikasi Manajerial Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Jagung di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri

Authors

  • Vifi Nurul Choirina Universitas Islam Kadiri
  • Erlin Widya Fatmawati Universitas Islam Kadiri
  • Nur Ocvanny Amir Universitas Muhammadiyah Malang
  • Ernawati Universitas Islam Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.32528/agribest.v10i1.5194

Keywords:

Efisiensi, Hibrida, Kristal, Implikasi, Manajerial

Abstract

Desa Parang di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri dengan sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani dan jagung menjadi komoditas pilihan. Jagung yang ditanam ada dua varietas, yaitu jagung varietas Hibrida dan varietas Kristal. Masing-masing petani memiliki persepsi yang tidak sama tentang varietas jagung yang ditanam karena memiliki perbedaan seperti lamanya budidaya, harga jual dan hasil produksi. Permasalahan yang umum dihadapi dalam usahatani adalah mengalokasikan secara tepat faktor-faktor produksi terbatas supaya memaksimalkan pendapatan. Faktor produksi dapat diidentifikasi dari aspek banyaknya pada waktu yang tepat serta aspek efisiensi penggunaannya. Pengoptimalkan penggunaan faktor-faktor produksi (input) terdiri dari lahan, bibit, pupuk, pestisida, pemakaian tenaga kerja, dan manajemen usahatani akan menaikkan jumlah produksi dan pendapatan petani. Metode yang dipakai untuk melakukan analisis efisiensi penggunaan faktor produksi dengan analisis efisiensi alokatif. Kemudian dirumuskan implikasi manajerial baik prosedural maupun kebijakan. Hal ini bertujuan agar petani dapat melakukan manajemen usahatani dengan baik sehingga produksi dan pendapatannya meningkat. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi untuk usahatani jagung hibrida seperti benih, pestisida dan tenaga kerja belum efisien sehingga perlu penambahan dan untuk pupuk tidak efisien sehingga harus dikurangi karena penggunaannya terlalu banyak, sedangkan efisiensi alokatif faktor produksi untuk usahatani jagung kristal sama hasilnya jagung hibrida hanya saja ada satu faktor lain yaitu pestisida yang belum efisien sehingga perlu adanya penambahan jumlah penggunaannya. Implikasi prosedural yang dapat digunakan adalah tata cara pengalokasian faktor produksi yang harus disesuaikan lagi sehingga mendapatkan hasil produksi yang maksimal. Sedangkan implikasi kebijakan mengikuti kebijakan dari Pemkab Kediri yang ada karena sejalan dengan penlitian ini.

References

Agustian, A. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi pada Usaha Tani Jagung di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. In Panel Petani Nasional Mobilisasi Sumber Daya dan Penguatan Kelembagaan Pertanian (p. 191). IAARD PRESS. https://repository.pertanian.go.id/items/55f238ed-71b0-4a0c-abf5-f79ac7388a04

Anggi, A., Mutisari, R., & Sujarwo. (2024). Analisis Efisiensi Alokatif Usahatani Jagung dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Usahatani dengan Sistem Kemitraan dan Non Kemitraan di Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 8(1), 51–63. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.01.5

Bastanta, R., & Simamora, L. (2022). Efisiensi Alokatif Usahatani Jagung Di Desa Kuala Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo. Agroinfo Galuh, 9(1), 1–14. http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v9i1.6167

BPS. (2023). Produktivitas Jagung. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kediri. https://kedirikab.bps.go.id/id/statisticstable/2/NzAjMg==/produktivitasjagung.html

BPS. (2024). Kabupaten Kediri Dalam Angka 2024 (Tahunan Volume 22; p. 652). Badan Pusat Statistik. https://kedirikab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/84de9b49d060614b7c9de410/kabupaten-kediri-dalam-angka-2024.html

Dewi, A., Santoso, S. I., & Prasetyo, E. (2018). Analisis Efisiensi Teknis dan Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung Hibrida di Kelompok Tani Sidomulyo 01 Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Agrisaintifika, 2(1), 25–34. https://doi.org/10.32585/ags.v2i1.216

Fadhla, teuku. (2017). Analisis Manajemen Usaha Tani dalam Meningkatkan Pendapatan dan Produksi Padi Sawah di Kecamatan Tangan-Tangan Kab. Aceh Barat Daya. Jurnal Visioner & Strategies, 6(2), 9–23.

Puspitasari, V. D., Prasetyo, E., & Setiawan, H. (2017). Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jamur Tiram di desa Genting Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Agrisocionomics, 1(1), 63–71. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v1i1.1645

Sakiri, M. L. (2019). Teknik Budidaya Tanaman Jagung. www.pertanianku.com

Soekartawi. (2016). Analisis Usahatani. Universitas Indonesia.

Suryani, E., Sinuraya, J. F., Nugroho, E., Sumedi, Widjajati, E., Damayanti, I., Suryadi, M., Dapukke, F. B. M., Mailena, L., Ar-Rozi, A. M., Salman, I., & Ikhwan, R. (2024). Laporan Tahunan 2023 (p. 115) [Laporan Tahunan]. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Sekretariat Jenderal Kementrian Pertanian. https://psekp.setjen.pertanian.go.id/web/wp-content/uploads/2024/07/laptah_2023.pdf

Sutrantyas, R. R., Masyhuri, & Siregar, A. P. (2022). Efisiensi Alokatif Usaha Tani Jagung di Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Agrikultura, 33(3), 429–438. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v33i3.42444

Widya, M. I. (2016). Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung (Zea mays L.) dan Pengaruhnya terhadap Pendapatan Petani (Studi Kasus di Desa Pehwetan Kecamatan Papar Kabupaten Kediri) [Skripsi]. Universitas Brawijaya.

Published

2026-03-30

How to Cite

Choirina, V. N., Fatmawati, E. W., Amir, N. O., & Ernawati, E. (2026). Implikasi Manajerial Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Jagung di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Jurnal Agribest, 10(1), 226–236. https://doi.org/10.32528/agribest.v10i1.5194

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.