Peer Review Process
INSIGHT: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi menerapkan proses peer review sebagai bagian utama dari mekanisme pengendalian mutu publikasi ilmiah. Proses review dilakukan untuk memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar akademik, memiliki kontribusi ilmiah yang jelas, menggunakan metodologi yang tepat, serta memenuhi prinsip integritas penelitian dan etika publikasi.
Proses peer review INSIGHT mengikuti prinsip-prinsip Committee on Publication Ethics (COPE) dalam pengelolaan proses review ilmiah, khususnya terkait independensi reviewer, kerahasiaan manuskrip, konflik kepentingan, objektivitas penilaian, serta tanggung jawab profesional reviewer.
1. Initial Manuscript Assessment
Setiap manuskrip yang masuk melalui sistem Open Journal System (OJS) akan melalui pemeriksaan awal oleh Editor.
Tahap ini bertujuan untuk memastikan:
- Kesesuaian artikel dengan fokus dan ruang lingkup jurnal;
- Kepatuhan terhadap pedoman penulisan jurnal;
- Kelengkapan komponen artikel ilmiah;
- Kualitas akademik awal manuskrip;
- Pemeriksaan indikasi plagiarisme atau publikasi ganda;
- Kepatuhan terhadap standar etika penelitian.
Editor memiliki kewenangan untuk menolak manuskrip pada tahap awal (desk rejection) apabila artikel tidak memenuhi persyaratan jurnal atau tidak sesuai dengan ruang lingkup INSIGHT.
2. Selection and Appointment of Reviewers
Manuskrip yang lolos pemeriksaan awal akan dikirimkan kepada reviewer yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang kajian artikel.
Reviewer dipilih berdasarkan:
- Keahlian akademik yang relevan dengan topik penelitian;
- Pengalaman dalam publikasi ilmiah;
- Kompetensi metodologi penelitian;
- Independensi dan tidak memiliki hubungan kepentingan dengan penulis.
Setiap manuskrip akan dinilai oleh minimal dua reviewer independen.
Reviewer tidak diperbolehkan melakukan review apabila terdapat konflik kepentingan, seperti:
- Hubungan profesional langsung dengan penulis;
- Hubungan pribadi yang dapat memengaruhi objektivitas;
- Persaingan akademik atau kepentingan tertentu terhadap hasil penelitian.
3. Peer Review Model
INSIGHT menerapkan metode:
Double-Blind Peer Review
Dalam sistem ini:
- Identitas penulis tidak diketahui oleh reviewer;
- Identitas reviewer tidak diketahui oleh penulis.
Model ini diterapkan untuk menjaga objektivitas, mengurangi bias, dan memastikan keputusan publikasi didasarkan pada kualitas ilmiah manuskrip.
4. Reviewer Evaluation Criteria
Reviewer melakukan evaluasi terhadap manuskrip berdasarkan aspek berikut:
A. Originality and Contribution
Reviewer menilai:
- Kebaruan penelitian (novelty);
- Kejelasan kontribusi terhadap perkembangan ilmu psikologi;
- Relevansi penelitian dengan isu akademik terkini.
B. Theoretical Background and Literature Review
Reviewer mengevaluasi:
- Ketepatan penggunaan teori;
- Kualitas kajian pustaka;
- Kemampuan penulis menunjukkan research gap;
- Kesesuaian referensi dengan topik penelitian.
C. Research Methodology
Reviewer menilai:
- Ketepatan desain penelitian;
- Kejelasan prosedur penelitian;
- Populasi dan teknik pengambilan sampel;
- Validitas dan reliabilitas instrumen;
- Ketepatan teknik analisis data;
- Kepatuhan terhadap etika penelitian.
D. Results and Discussion
Reviewer mengevaluasi:
- Kejelasan penyajian hasil;
- Ketepatan interpretasi data;
- Hubungan hasil penelitian dengan teori;
- Kedalaman pembahasan;
- Kontribusi penelitian secara akademik dan praktis.
E. Writing Quality and References
Reviewer menilai:
- Kejelasan bahasa akademik;
- Struktur artikel;
- Konsistensi format penulisan;
- Kualitas dan kemutakhiran referensi.
5. Reviewer Responsibilities and Ethical Standards
Reviewer INSIGHT wajib menjalankan tugas sesuai dengan prinsip etika reviewer COPE. Reviewer harus:
a. Menjaga Kerahasiaan
Manuskrip yang diterima merupakan dokumen rahasia dan tidak boleh:
- Dibagikan kepada pihak lain;
- Didiskusikan di luar proses review;
- Digunakan untuk kepentingan pribadi sebelum publikasi.
b. Memberikan Penilaian Objektif
Reviewer harus memberikan komentar berdasarkan kualitas ilmiah artikel, bukan berdasarkan:
- Identitas penulis;
- Institusi asal;
- Pandangan pribadi;
- Faktor non-akademik.
c. Memberikan Masukan Konstruktif
Komentar reviewer harus:
- Spesifik;
- Berdasarkan argumentasi akademik;
- Membantu penulis meningkatkan kualitas manuskrip.
d. Melaporkan Potensi Masalah Etika
Reviewer wajib melaporkan kepada editor apabila menemukan:
- Dugaan plagiarisme;
- Manipulasi data;
- Publikasi ganda;
- Ketidaksesuaian metodologi;
- Masalah etika penelitian.
6. Review Decision
Berdasarkan hasil review dan pertimbangan editor, keputusan manuskrip dapat berupa:
1. Accept Submission
Artikel diterima untuk publikasi tanpa revisi besar.
2. Minor Revision
Artikel memerlukan perbaikan kecil sebelum diterbitkan.
3. Major Revision
Artikel membutuhkan revisi substansial dan dapat dikirim kembali untuk proses review ulang.
4. Reject
Artikel ditolak karena tidak memenuhi standar akademik atau etika publikasi.
Keputusan akhir publikasi berada pada kewenangan Editor berdasarkan hasil evaluasi reviewer dan kebijakan editorial jurnal.
7. Revision and Resubmission Process
Apabila artikel membutuhkan revisi, penulis wajib:
- Menanggapi komentar reviewer secara sistematis;
- Melakukan perubahan sesuai rekomendasi;
- Mengunggah kembali manuskrip revisi melalui OJS;
- Menyertakan dokumen tanggapan terhadap reviewer (response letter).
Editor dapat meminta review tambahan apabila revisi belum memenuhi standar yang ditetapkan.
8. Handling Appeals and Complaints
INSIGHT menyediakan mekanisme keberatan (appeal) bagi penulis yang merasa keputusan editorial belum sesuai.
Pengajuan keberatan harus:
- Disampaikan secara tertulis kepada editor;
- Menjelaskan alasan akademik secara jelas;
- Disertai bukti pendukung yang relevan.
Editor akan melakukan evaluasi secara independen dan mengambil keputusan berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, dan integritas akademik.
9. Post-Publication Review and Corrections
Setelah artikel diterbitkan, INSIGHT tetap menjaga integritas rekam ilmiah dengan menyediakan mekanisme untuk:
- Koreksi artikel (correction/erratum);
- Klarifikasi ilmiah;
- Penanganan dugaan pelanggaran etika;
- Penarikan artikel (retraction) apabila ditemukan pelanggaran serius.
Penanganan kasus tersebut mengikuti prinsip dan prosedur etika publikasi COPE.

