Olahraga Tradisional dalam Peningkatan Keterampilan Gerak Dasar
DOI:
https://doi.org/10.32528/sport-mu.v7i1.5394Keywords:
Olahraga, Olahraga Tradisional, Gerak dasarAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana olahraga tradisional mempengaruhi peningkatan keterampilan gerak dasar anak. Selain itu, penelitian ini juga melihat bagaimana olahraga ini berhubungan dengan nilai budaya dalam pembelajaran olahraga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan desain quasi experimental menggunakan kelompok kontrol pre-test dan post-test. Siswa sekolah dasar sebanyak empat puluh dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol dalam penelitian. Tes keterampilan gerak dasar dilakukan dengan alat lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dengan nilai pretest 62,40 meningkat menjadi 82,75, sedangkan kelompok kontrol dari 63,10 menjadi 72,20. Gain score kelompok eksperimen sebesar 20,35 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 9,10. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 6,27 dengan p-value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa olahraga tradisional efektif meningkatkan keterampilan gerak dasar anak. Selain itu, pendekatan ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar serta menanamkan nilai budaya, sehingga relevan sebagai model pembelajaran olahraga inovatif.
References
Antoni, P., & Pratama, N. Z. (2023). Kemampuan Gerak Dasar Siswa SD Negeri 02 Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir. 7, 6263–6269.
Arisandi, I. L., & Indahwati, N. (2023). Journal of Physical Education. 2, 40–47.
Azahari, A. R. (2025). Pengembangan Model Revitalisasi Olahraga Tradisional Menjadi Sport for All Pada Masyarakat Suku Dayak Dari Perspektif Fenomenologi. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan & Pembelajaran, 8(2), 101–116. https://doi.org/10.30957/konstruk.v8i2.43
Hanief, Y. N., & Sugito, S. (2017). Membentuk Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 1(1), 60–73. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v1i1.575
Jayendra, P. S. (2019). Permainan Tradisional Bali Juru Pencar Sebagai Media Pembelajaran Dan Pembentukan Karakter. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 65. https://doi.org/10.25078/aw.v3i1.906
Kasyanto, A. A. H. (2019). Survei Perkembangan Olahraga Tradisional Di Kabupaten Tuban. Jurnal Kesehatan Olahraga, 8(1), 33–38.
Kuok, K., & Kampar, K. (2022). ANALISIS GERAK MOTORIK DASAR SISWA (pp. 63–70).
Mahfud, I., & Yuliandra, R. (2020). Pengembangan Model Gerak dasar Keterampilan Motorik Untuk Kelompok Usia 6-8 Tahun. 1, 54–66.
Nurjamal, N., Hidayat, M. T., Buhari, M. R., & Huda, M. S. (2020). Pengaruh Aktivitas Olahraga Tradisional Terhadap Kecepatan Lari 40 Meter Pada Siswa Kelas V Sd Negeri 029 Loa Janan. Kinestetik, 4(1), 73–78. https://doi.org/10.33369/jk.v4i1.10412
Pratama, D. N., & Nurrochmah, S. (2020). Survei Keterampilan Gerak Dasar Lokomotor , Nonlokomotor dan Manipulatif pada Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Sport Science and Health, 2(9), 430–439. http://journal2.um.ac.id/index.php/jfik/index
Saputra, M. W., & Firdaus, K. (2019). Hubungan Keterampilan Gerak Dasar Lokomotor dengan Hasil Belajar Penjasorkes. Jurnal Pendidikan Olahraga, 2(8), 14–20.
Tahun, U. H., & Djangkaru, S. P. (2025). MELALUI OLAHRAGA PERMAINAN SEPAKBOLA PADA ANAK. 2, 11–15.
Wulan, D. S. A. (2018). Peningkatan Kemampuan Gerak Lokomotor Melalui Permainan Lari Estafet Modifikasi. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 1(9), 163–180. https://media.neliti.com/media/publications/117781-ID-peningkatan-kemampuan-gerak-lokomotor-me.pdf
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Aditya Gumantan, Rizki Yuliandra, Reza Adhi Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
