Pengaruh Model Latihan Squat Jump terhadap Kemampuan Mengantisipasi Bola Tendangan Sudut pada SSB PS Sangiang Kabupaten Bima
DOI:
https://doi.org/10.32528/sport-mu.v7i1.6255Keywords:
squat jump, kemampuan antisipasi, tendangan sudut, sepak bola, squat jump,Abstract
Kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut merupakan aspek penting dalam sepakbola yang ditopang oleh daya ledak otot tungkai, namun kemampuan tersebut pada pemain SSB PS Sangiang Kabupaten Bima masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model latihan squat jump terhadap kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel ditentukan melalui teknik total sampling sebanyak 20 pemain. Perlakuan berupa latihan squat jump diberikan selama 16 pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan beban yang ditingkatkan secara bertahap. Data dikumpulkan menggunakan lembar penilaian berbentuk rubrik dengan empat indikator, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 79,75 pada pretest menjadi 88,50 pada posttest (naik 10,97%), dengan nilai N-Gain 43,21% berkategori sedang. Uji-t berpasangan memperoleh t hitung 5,705 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,001) dan effect size (Cohen's d) sebesar 1,28 yang tergolong besar. Dengan demikian, latihan squat jump berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut pada pemain SSB PS Sangiang Kabupaten Bima.
References
Al Basri, M. R., Anwar, K., Handayani, H. Y., & Himawan, A. (2023). Peningkatan ketepatan shooting sepak bola menggunakan latihan squat jump. Jambura Journal of Sports Coaching, 5(2). https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjsc/article/view/21045
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asadi, A., Arazi, H., Young, W. B., & Sáez de Villarreal, E. (2016). The effects of plyometric training on change-of-direction ability: A meta-analysis. International Journal of Sports Physiology and Performance, 11(5), 563–573. https://doi.org/10.1123/ijspp.2015-0694
Bedoya, A. A., Miltenberger, M. R., & Lopez, R. M. (2015). Plyometric training effects on athletic performance in youth soccer athletes: A systematic review. Journal of Strength and Conditioning Research, 29(8), 2351–2360. https://doi.org/10.1519/JSC.0000000000000877
de Villarreal, E. S. S., Kellis, E., Kraemer, W. J., & Izquierdo, M. (2009). Determining variables of plyometric training for improving vertical jump height performance: A meta-analysis. Journal of Strength and Conditioning Research, 23(2), 495–506. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e318196b7c6
Komarudin, K. (2021). Latihan plyometric dalam sepakbola untuk anak usia muda. Sepakbola, 1(2), 67–77. https://doi.org/10.33292/sepakbola.v1i2.101
Maciejczyk, M., Błyszczuk, R., Drwal, A., Nowak, B., & Strzała, M. (2021). Effects of short-term plyometric training on agility, jump and repeated sprint performance in female soccer players. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(5), 2274. https://doi.org/10.3390/ijerph18052274
Mardhika, R. (2025). Pengaruh latihan pliometrik terhadap tinggi lompatan vertikal pemain sepakbola. Jurnal Adi Raga. https://jurnal.unipasby.ac.id/adi_raga/article/view/10152
Markovic, G., & Mikulic, P. (2010). Neuro-musculoskeletal and performance adaptations to lower-extremity plyometric training: A review. Sports Medicine, 40(10), 859–895. https://doi.org/10.2165/11318370-000000000-00000
Mutaqin, M. A. D., Yulianto, P. F., & Kuncoro, B. (2025). Perbedaan pengaruh metode latihan squat jump dan split squat jump terhadap peningkatan power otot tungkai. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 6(3), 863–871. https://jurnal.icjambi.id/index.php/sprinter/article/view/992
Pratama, M. I., & Erawan, B. (2019). Perbandingan pengaruh latihan squat jump dan plyometric jump to box terhadap peningkatan power otot tungkai. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 11(2), 77–82. https://doi.org/10.17509/jko-upi.v11i2.20309
Ramírez-Campillo, R., Castillo, D., Raya-González, J., Moran, J., Sáez de Villarreal, E., & Lloyd, R. S. (2020). Effects of plyometric jump training on jump and sprint performance in young male soccer players: A systematic review and meta-analysis. Sports Medicine, 50(12), 2125–2143. https://doi.org/10.1007/s40279-020-01337-1
Slimani, M., Chamari, K., Miarka, B., Del Vecchio, F. B., & Chéour, F. (2016). Effects of plyometric training on physical fitness in team sport athletes: A systematic review. Journal of Human Kinetics, 53(1), 231–247. https://doi.org/10.1515/hukin-2016-0026
Subramani, A. (2020). Reaction speed training effect on reaction time performance and change-of-direction speed among soccer players. https://www.researchgate.net/publication/343921916
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistiawati, E., Syamsuramel, S., & Destriana, D. (2021). Latihan squat jump terhadap hasil power otot tungkai club SSB Ogan Ilir. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(2), 123–129.
Widhiyanti, K. A. T., Ariawati, N. W., Dei, A., Pranata, I. K. Y., Adnyana, I. W., & Suarjana, I. N. (2023). Pelatihan lunges meningkatkan kekuatan otot tungkai atlet sepak bola. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 9(1), 89–96.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 rizansyah rizansyah, Anhar, Nasrullah, Mulyadi, Sri Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
