Penggunaan Metode Baby Signs terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 2 Tahun: Kajian Psikolinguistik

Penulis

  • Nur Oktaviana Dewi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Hendra Setiawan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.32528/bb.v7i2.121

Kata Kunci:

metode baby signs, kemampuan berbicara, pemerolehan bahasa anak, psikolinguistik

Abstrak

Artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana  penggunaan metode Baby Signs, serta mendeskripsikan hasil dari penggunaan metode ini terhadap kemampuan berbicara anak usia 2 tahun. Penggunaan metode Baby Signs bertujuan untuk menghasilkan proses belajar yang menyenangkan bagi anak. Jadi, anak akan dengan mudah untuk belajar mengenal kata serta berbicara. Sebelumnya, peneliti menghitung terlebih dahulu pemerolehan bahasa anak tersebut, dengan menggunakan teori MLU Brown. Pemerolehan bahasa merupakan pokok bahasan psikolinguistik. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode SSR (single subject research) dan pengumpulan data melalui observasi serta wawancara. Sedangkan teknik selanjutan adalah teknik perekaman dan pencatatan. Hasil dari penggunaan metode Baby Signs pada proses belajar berbicara anak usia 2 tahun bisa dikatakan berhasil, karena anak menjadi lebih bersemangat dalam belajar berbicara, lebih fokus saat sedang diajak berbicara, melatih ketetapan artikulasi, sinkron menggunakan tekanan dan nada, serta pilihan kata yang sempurna. Pada perhitungan MLU nya, subjek sudah ditahap II, yaitu (1,5-2,0) kata per tuturan, di usia 22-28 bulan. Sedangkan, bila berdasarkan usianya subjek berusia 2 tahun atau 24 bulan. Jadi tidak terdapat masalah keterlambatan berbicara yang dialaminya.

Referensi

Andini, Hollysa. (2018). Pemerolehan Bahasa Indonesia pada Anak Usia 0-2 Tahun:

Kajian Psikolinguistik. Jurnal Lingua, 16(1).

Fatmawati, S. R. (2015). Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Menurut Tinjauan

Psikolinguistik. Jurnal Lentera, 18(1).

Nasution, R. S. (2019). Analisis Pemerolehan Sintaksis Menggunakan Teknik MLU

(Meant Length Of Utterence) pada Anak Usia 5 Tahun. Jurnal Pendidikan

Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2).

Nurmawati, A. G. (2016). Pengaruh Metode Baby Signs dalam Meningkatkan

Ketepatan Artikulasi Kata pada Anak dengan Gangguan Berbahasa Ekspresif. Jurnal Widya Warta, 1.

Puspita, A. C., dkk. (2019). Analisis Bahasa Lisan pada Anak Keterlambatan Bicara

(Speech Delay) Usia 5 Tahun. Jurnal Lingua, 15(2).

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Syafroni, R. N. (2016). Panjang Rata-rata Tuturan Anak Usia 2 Tahun 7 Bulan dalam

Bingkai Teori Pemerolehan Bahasa Anak. Jurnal Pendidikan UNSIKA, 4(1).

Unduhan

Diterbitkan

30-09-2022

Cara Mengutip

Dewi, N. O. ., & Setiawan, H. (2022). Penggunaan Metode Baby Signs terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 2 Tahun: Kajian Psikolinguistik. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 301–312. https://doi.org/10.32528/bb.v7i2.121