Strategi Penggunaan Bahasa dalam Meme untuk Mencapai Seni Humor di Media Sosial

Penulis

  • Mutia Shara Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhamad Rinzat Iriyansah UNTIRTA

DOI:

https://doi.org/10.32528/bb.v9i1.1565

Kata Kunci:

Bahasa, Meme, Media Sosial.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa dalam meme Bahasa Indonesia yang bersumber dari media sosial. Dalam penelitian ini mengambil objek formal yaitu Stilistika yang berfokus pada Gaya Bahasa, diantaranya sarkasme, satire, ironi, personifikasi, hiperbola, epsitrofa, dan metafora. Adapun objek material yaitu beberapa konten meme yang beredar di media sosial. Kedua objek tersebut diangkat karena maraknya konten meme yang sering kali mewakili fenomena tertentu, isu-isu hangat yang sedang tejadi atau hanya sekadar humor saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna meme dalam sudut pandang Stilistika khususnya gaya bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode dokumentasi, yaitu melihat atau menganalisis dokumen yang dibuat orang lain. Dalam hal ini peneliti mencatat bahasa atau tulisan, kemudian dianalisis menggunakan kajian stilistika. Adapun data yang diambil adalah 27 meme yang beredar di media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Whatsapp. dari 27 meme tersebut ditemukan beberapa penggunaan gaya bahasa seperti, sarkasme, satire, ironi, personifikasi, hiperbola, epsitrofa, dan metafora. Gaya bahasa dominan yang muncul berupa gaya bahasa satire dan sarkasme. Selain itu dari analisis tersebut dapat dilihat, meme terkadang bukan hanya sebagai lelucon, melainkan berupa sindiran, penolakan, dan kritikan. Dengan adanya penelitian ini membuat peneliti mampu menemukan maksud dan ragam gaya bahasa yang digunakan dalam meme di media sosial.

 

Biografi Penulis

Mutia Shara, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Saya Mutia Shara, mahasiswa semester 6 jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, No telp 085772887320

Referensi

Alfaris, L., Yusuf, J., & Afandi, R. (2022). Analisis Ragam Gaya Bahasa Sarkasme dalam Tuturan Komentator Sepak Bola Piala AFF 2021 di Instagram Ngapakfootball.

Alfaris, L., Yusuf, J., Afandi, R., Studi, P., Jasmani, P., Muhammadiyah, U., & Pekalongan, P. (2022). Analisis Ragam Gaya Bahasa Sarkasme dalam Tuturan Komentator Sepak Bola Piala AFF 2021 di Instagram Ngapakfootball.

Kurniawan Aprian. (2017). GAYA BAHASA DALAM MEME INDONESIA: KAJIAN STILISTIKA SASTRA.

Rachmawati, D., Imbang, D., & Kalangi, V. M. L. (2019). BENTUK LINGUAL DALAM MEME PADA GRUP WHATSAPP. Kajian Linguistik, 2.

Rahmadani, S. Sari. (2022). Majas Hiperbola dalam Tuturan Vicky Prasetyo pada Kanal YouTube Trans7 Official. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 2.

Sari Swastika Esti, N. S. (2023). ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA SARKASME NETIZEN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK. Jurnal P4I, 3(1), 85–86.

Zaimar Sumantri Kusuma Okke. (2002). MAJAS DAN PEMBENTUKANNYA (Vol. 6, Issue 2).

Saifullah, R, A. (2018). Semantik dan Dinamika Pergulatan Makna. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurgiyantoro, Burhan. (2018) Stilistika Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas: Ruslan.

Suhardi. (2015) Dasar-dasar ilmu semantik Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Harimurti Kridalaksana. (2008). Kamus Linguistik: Edisi Keempat, Jakarata: pt gramedia.

Hasri Fitriana. (2018). Konteks dalam Meme di Facebook Fanpage Meme Comic Indonesia: Analisis Wacana.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2024

Cara Mengutip

Shara, M., & Iriyansah, M. R. (2024). Strategi Penggunaan Bahasa dalam Meme untuk Mencapai Seni Humor di Media Sosial. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 73–92. https://doi.org/10.32528/bb.v9i1.1565