Interaksi NAA dan Kinetin Terhadap Pertumbuhan Akar dan Tunas pada Sub-Kultur Kalus Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri Blume)

Authors

  • Widiana Rossa Nawang Wulan Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.32528/agritrop.v23i2.4501

Keywords:

NAA, Kinetin, Invitro, Porang

Abstract

Penurunan kualitas porang di Indonesia memerlukan perhatian khusus, mengingat potensi dari tanaman porang perlu dilakukan terobosan (inovasi). Peningkatan kualitas porang agar diterima di mancanegara yaitu dengan diperbanyak secara vegetatif untuk meningkatkan kualitas dan keseragaman tanaman porang melalui kultur in-vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Naphthalene Acetic Acid (NAA) dan Kinetin terhadap subkultur kalus tanaman porang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2023 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor yaitu penambahan berbagai konsentrasi NAA dan Kinetin. Terdiri dari NAA 3 level dan Kinetin 3 level yang menghasilkan 9 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan. Hasil yang diperoleh Interaksi NAA dan kinetin berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan akar porang dengan kombinasi terbaik yaitu N3K3 dan N2K2 serta berpengaruh sangat nyata terhadap eksplan kalus yang berdiferensiasi menjadi tunas dengan persentase tertinggi 88,35% menghasilkan tunas tanaman porang yaitu N1K1, N1K3, N2K2, N2K3, N3K3.

References

Admojo, L., A. Indrianto, dan H. Hadi. 2014. "Perkembangan Penelitian Induksi Kalus Embriogenik Pada Jaringan Vegetatif Tanaman Karet Klonal (Hevea brasiliensis Muell. arg)". Warta Perkaretan. 33(1):19. Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta: https://www.researchgate.net/publication/310436826_Perkembangan_Penelitian_Induksi_Ka lus_Embriogenik_Pada_Jaringan_Vegetatif_Tanaman_Karet_Klonal_Hevea_brasiliensis_M uell_Arg#full-text. [Diakses pada 25 April 2023].

Advinda, L, Mades F, Azwir A, Irma L, Adek L.S. 2018. "Pertumbuhan Stek Horizontal Batang Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) yang Diintroduksi dengan Pseudomonad Fluoresen". Dalam Jurnal Eksakta. 10(1):69 – 75. Fakultas Biologi Universitas Negeri Padang. Padang: http://eksakta.ppj.unp.ac.id/index.php/eksakta/article/view/129. [Diakses pada 25 April 2023].

Afina, N. N. 2022. "Pengaruh Hormon Bap dan Kinetin Terhadap Pertumbuhan Akar Sente Varigata (Alocasia macrorrchiza)". Dalam Jurnal NBER Working Papers. 89. Fakultas Sains dan Bilogi Universitas PGRI Surabaya. Surabaya: https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/1304/. [Diakses pada 17 Desember 2023]

Afivatul, S. 2023. "Pengaruh ZPT NAA (Naphthalene Acetic Acid) Dan BAP (6- Benzyl Amino Purine) Terhadap Pertumbuhan Porang (Amorphophallus muelleri Blume.) Secara In Vitro". Skripsi. Jurusan Produksi Pertanian. Politeknik Negeri Jember. Jember: https://sipora.polije.ac.id/26063/3/Full%20Text.pdf. [Diakses pada 4 Juli 2023]

Dwi, S. Romaidi. dan Resmisari. S. R. 2012. "Pengembangan Bibit Unggul Porang (Amarphopallus oncophilus) Melalui Teknik Kultur In Vitro Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional". Dalam Jurnal El-Hayah. Vol. 3. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Mulana Malik Ibrahim Malang. Malang: https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/bio/article/viewFile/2216/pdf. [Diakses pada 2 Januari 2024]

Harianto, S. 2022. "Terungkap, Penyebab Porang Terjun Bebas Hingga Rp 2 Ribu Per Kg". Madiun: https://www.detik.com/jatim/bisnis/d-6166007/terungkap-penyebab-porang-terjun-bebas- hingga-rp-2-ribu-per-kg. [Diakses pada 19 Juli 2023]

Imelda, M., A. Wulansari, dan Y. S. Poerba. 2008. "Regenerasi Tunas dari Kultur Daun Tangkai Iles- Iles (Amorphophallus muelleri Blume)". Dalam Jurnal Biodiversitas Journal of Biological Diversity. 9(3):173–176. Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bogor: https://www.researchgate.net/publication/274340873_Shoot_regeneration_from_leaf_petiole s_of_iles-iles_Amorphophallus_muelleri_Blume#full-text. [Diakses pada 25 Maret 2023]

Kartika, Y. 2017. "Pertumbuhan Tunas Pada Kultur Kalus". Skripsi. Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene. YULI KARTIKA sitokinin.pdf. [Diakses pada 15 Juli 2023]

Lestari, E. G. 2011. "Peranan Zat Pengatur Tumbuh Dalam Perbanyakan Tanaman Melalui Kultur Jaringan". Dalam Jurnal AgroBiogen. 7(1):63. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian. Bogor: https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/8458c582-0904-4b67-a7d5- e88fe479c090/content. [Diakses pada 30 Maret 2023]

M. Ali, F. A. 2022. "Persepsi Petani Terhadap Budidaya Bibit Biji Katak Tanaman Porang Di Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran". Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Lampung: https://digilib.unila.ac.id/67175/3/3.%20SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.p df. [Diakses pada 18 Juli 2023]

Mahadi, I. 2016. "Pengaruh Pemberian Hormon Naftalen Acetyl Acyd (Naa) dan Kinetin Pada Kultur Jaringan Nanas Bogor (Ananas comosus (l.) merr.) cv. Queen". Dalam Jurnal Bio-Site. 02(2):1–50. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Pekanbaru: https://www.online-journal.unja.ac.id/BST/article/view/3411. [Diakses pada 12 Desember 2023]

Nasir, S., Rahayuningsih St. A., B. S. Radjit, E. Ginting, D. Harnowo, dan I. M. J. Mejaya. 2015. "Tanaman Porang". Penerbit Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor. 47 hal.

Panjaitan, LRH., J. Ginting dan Haryati. 2014. "Respon Pertumbuhan Berbagai Ukuran Diameter Batang Stek Bugenvil (Bougainvillea spectabilis Willd) terhadap pemberian zat pengatur tumbuh". Dalam Jurnal Online Agroekoteknologi. 2(4): 1384-1390. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara: https://www.neliti.com/publications/101393/respons-pertumbuhan-berbagai-ukuran- diameter-batang-stek-bugenvil-bougainvillea. [Diakses pada 23 Maret 2023]

Rofikhoh, K., Setiahadi., Puspitawati, I. R dan Lukito, M. 2017. "Potensi Produksi Tanaman Porang (Amorphollus muelleri Blume) di Kelompok Tani MPSDH Wono Lestari Desa Padas Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun". Dalam Jurnal Agri-Tek, 17(2) : 53-65. Fakultas Pertanian Universitas Merrdeka Madiun: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=970078&val=14929&title=PO TENSI%20PRODUKSI%20TANAMAN%20PORANG%20Amorphophallus%20muelleri%20B lume%20DI%20KELOMPOK%20TANI%20MPSDH%20WONO%20LESTARI%20DESA%20 PADAS%20KECAMATAN%20DAGANGAN%20KABUPATEN%20MADIUN. [Diakses pada 15 Juli 2023]

Sabelina, D. 2020. "Induksi Akar Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Melalui Penambahan Naphthalene Acetic Acid (Naa) Dan 6-Benzyl Amino Purine (Bap) Melalui Teknik In Vitro". Skripsi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Maulana Malik Ibrahim. Malang: http://etheses.uin-malang.ac.id/23905/1/15620083.pdf. [Diakses pada 25 Maret 2023]

Sari, R. dan Suhartati. 2019. "Tumbuhan Porang : Prospek Budidaya Sebagai Salah Satu Sistem Agroforestry". Dalam Jurnal Info Teknis EBONI. 12(2):97–110. Balai Penelitian Kehutanan Makassar. Makassar: https://media.neliti.com/media/publications/491876-none-d14aefa9.pdf. [Diakses pada 18 Juli 2023]

Suci, R. dan Y. Mariani. 2013. "Pengaruh NAA Dan BAP Terhadap Perkembangan Subkultur Gaharu (Aquilaria malaccensis.Lamk)". Dalam Jurnal Hutan Lestari. 1(1). Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Pontianak: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/view/602/625. [Diakses pada 18 Juli 2023]

Suliansyah, I. 2013. "Kultur Jaringan Tanaman." Leutrika Prio: Yogyakarta.

Supriati, Y. 2016. "Keanekaragaman Iles-Iles (Amorphophallus Spp.) dan Potensinya Untuk Industri Pangan Fungsional, Kosmetik, Dan Bioetanol". Dalam Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. 35(2):69. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian. Bogor: https://media.neliti.com/media/publications/124046-ID-none.pdf. [Diakses pada 20 Juli 2023] Sutrisno, E. 2021. "Porang, Si liar Komoditas Ekspor. Portal Informasi Indonesia". https://indonesia.go.id/kategori/keanekaragaman-hayati/2591/porang-si-liar-komoditas- ekspor?lang=1. [Diakses pada 26 Maret 2023]

Zakiyah, K. 2022. "Multiplikasi Tunas Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Dengan Penambahan Iaa (Indole Acetic Acid) Dan Kinetin Secara In Vitro". 59:1–96. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang: http://etheses.uin-malang.ac.id/32796/1/17620038.pdf. [Diakses pada 25 Maret 2023]

Zulkarnain. 2018. "Kultur Jaringan Tanaman Solusi Perbanyakan Tanaman Budidaya". Cetakan Kelima. Jakarta: PT Bumi Aksara

Published

2025-12-30

How to Cite

Wulan, W. R. N. (2025). Interaksi NAA dan Kinetin Terhadap Pertumbuhan Akar dan Tunas pada Sub-Kultur Kalus Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri Blume). Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 23(2), 124–133. https://doi.org/10.32528/agritrop.v23i2.4501