Exploring the Use of Natural-Material Media in Indonesian Language Learning to Enhance Children’s Creativity

Penulis

  • Suprihatien Suprihatien Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Elsa Wahyu Ningrum Universitas Wijaya Kusuma

DOI:

https://doi.org/10.32528/bb.v11i1.4438

Kata Kunci:

Kreativitas, Media berbahan alami, Pembelajaran berbasis pengalaman, Pendidikan lingkungan

Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penggunaan media berbahan alami dapat meningkatkan kreativitas dan ekspresi linguistik anak dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara siswa, serta dokumentasi karya bahasa dan seni yang kreatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan alami—seperti daun, ranting, batu, dan pasir—berfungsi sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi keterlibatan indra, imajinasi, dan kolaborasi. Siswa menunjukkan tingkat orisinalitas, ketekunan, dan penggunaan bahasa ekspresif yang lebih tinggi ketika mendeskripsikan dan menarasikan hasil karya mereka dibandingkan dengan aktivitas kelas konvensional.Pengalaman berbasis alam tersebut menumbuhkan motivasi intrinsik dan keterlibatan emosional, yang mencerminkan prinsip Self-Determination Theory serta konsep flow dari Csikszentmihalyi. Penelitian ini juga mendukung perspektif pembelajaran konstruktivis dan sosiokultural, yang menunjukkan bahwa interaksi kreatif dengan bahan-bahan alami memungkinkan siswa untuk membangun makna secara aktif dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan tersebut menumbuhkan kesadaran ekologis dan empati, sejalan dengan tujuan Education for Sustainable Development (ESD). Integrasi media berbahan alami dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan demikian memberikan pengalaman pendidikan yang holistik, yang memadukan dimensi kognitif, emosional, linguistik, dan ekologis. Para pendidik dianjurkan untuk mengadopsi strategi berbasis alam guna menumbuhkan kreativitas, imajinasi, dan kesadaran lingkungan, serta menciptakan pengalaman belajar bahasa yang bermakna dan berakar pada budaya serta alam.

Referensi

Al Mamun, F. (2024). Fostering creativity and critical thinking in the classroom: Strategies for 21st-century education. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(4), 1–10. https://doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i04.23563

Amabile, T. M. (1996). Creativity in context: Update to "The Social Psychology of Creativity." Westview Press.

Amiliya, R., & Dryas, A. M. (2020). Pembelajaran berbasis alam untuk kemampuan problem solving anak usia dini. MITRA ASH-SHIBYAN: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 79–87. https://doi.org/10.46963/mash.v3i02.158

Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The psychology of optimal experience. Harper & Row.

Davis, H. (2009). The creative class(room): Distilling the literature at large to pursue creative space for educators. SSRN. https://doi.org/10.2139/ssrn.1441362

Fajrie, N., Hariyadi, A., Faizah, H., & Evans, D. G. (2024). Natural material media in early childhood collage art creativity: Study of local cultural learning with a qualitative approach. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 5(4), 585–593. https://doi.org/10.46843/jiecr.v5i4.1914

Fajrie, N., Kartika, D. D., Utaminingsih, S., & Santoso, D. A. (2024). Natural material-based art learning model increases aesthetic experiences in early childhood. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 12(1), 109–119. https://doi.org/10.23887/paud.v12i1.74612

Gardner, H. (1983). Frames of Mind: A Theory of Multiple Intelligences. New York: Basic Books.

Holida, I., & Aryani, R. (2021). Improving the creativity of early children with the method of utilizing the natural environment in pandemic times. Eduvest: Journal of Universal Studies, 1(8), 771–776. https://doi.org/10.36418/edv.v1i8.138

Kafolamau, N. I., & Rahardjo, M. M. (2022). Peningkatan kreativitas anak menggunakan media loose parts. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 5(3), 255–262. https://doi.org/10.30605/jsgp.5.3.2022.1880

Kaplan, R., & Kaplan, S. (1989). The experience of nature: A psychological perspective. Cambridge University Press.

Kim, E.-J., & Koo, C.-D. (2019). Nature activities in urban parks to encourage curiosity and scientific problem-solving ability in kindergarteners. Journal of People, Plants, and Environment, 22(5), 515–524. https://doi.org/10.11628/ksppe.2019.22.5.515

Maaruf, S. Z., Wan Abdul Hamid, W. N. N. H., & Sabri, M. F. (2021). Upcycling junk art and craft module to nurture creativity of children. Malaysian Journal of Sustainable Environment, 8(3), 55–70. https://doi.org/10.24191/myse.v8i3.15889

Maulidah, N., Sunanih, Rahman, & Supriatna, N. (2021). Creative play and learning in natural environment to develop creative-ecoliteracy in elementary school students. Journal of Physics: Conference Series, 1764(1), 012112. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1764/1/012112

Miharja, A. S. (2024). Hubungan antara model pembelajaran alam sekitar dengan kreativitas siswa SD kelas tinggi pada pelajaran Bahasa Indonesia materi mengarang. Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 69–76. https://doi.org/10.55719/jt.v9i2.1017

Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, & Saldaña, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muhassin, M., & Sulistyawati, A. (2024). Peningkatan kreativitas dan kesadaran lingkungan melalui edukasi pembuatan ecoprint bagi siswa di Desa Sumber Agung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan. SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan, 1(1), 50–63. https://doi.org/10.70211/sakalima.v1i1.111

Okta, S. L., Surya, D., & Zenklinov, A. P. (2025). Utilization of flora in the school environment as a drawing medium for reading children's creativity. International Journal of Ethno-Sciences and Education Research, 5(1), 20–24. https://doi.org/10.46336/ijeer.v5i1.842

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children (M. Cook, Trans.). W. W. Norton & Company. https://doi.org/10.1037/11494-000

Runco, M. A. (2022). Positive creativity and the intentions, discretion, problem finding, and divergent thinking that support it can be encouraged in the classroom. Education Sciences, 12(5), 340. https://doi.org/10.3390/educsci12050340

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (1985). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. The Guilford Press.

Scott, J. T., Kilmer, R. P., Wang, C., Cook, J. R., & Haber, M. (2018). Natural environments near schools: Potential benefits for socio‐emotional and behavioral development in early childhood. American Journal of Community Psychology, 62(3-4), 419–432. https://doi.org/10.1002/ajcp.12285

Setyani, N. H., Handayani, A., & Rahmawati, D. (2023). Pengembangan keterampilan numerasi dan kemampuan kognitif pada anak usia dini melalui media pembelajaran menggunakan bahan alam. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(3), 55–73. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i3.776

Diterbitkan

10-03-2026

Cara Mengutip

Suprihatien, S., & Ningrum, E. W. (2026). Exploring the Use of Natural-Material Media in Indonesian Language Learning to Enhance Children’s Creativity. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(1), 99–112. https://doi.org/10.32528/bb.v11i1.4438