Pemendekan Kata dalam Bahasa Gaul Generasi Z di Media Sosial: Analisis Morfologis
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v11i2.6178Kata Kunci:
Pemendekan Kata, Bahasa Gaul Generasi Z, Morfologi Abreviasi, sosiolinguistik digital, media sosialAbstrak
Penelitian ini mengkaji fenomena pemendekan kata dalam bahasa gaul Generasi Z di media sosial dengan pendekatan lintas platform. Urgensinya terletak pada kebutuhan memahami bagaimana pola morfologis bahasa gaul bertransformasi secara dinamis di berbagai ekosistem digital yang memiliki karakteristik teknis dan sosial berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka morfologi abreviasi Kridalaksana (2007) yang diperluas perspektif sosiolinguistik digital. Data dihimpun secara naturalistik melalui netnografi, dokumentasi, dan studi pustaka dari platform TikTok, Instagram, dan X (Twitter), dengan subjek pengguna berusia 16 - 27 tahun selama periode Januari 2025 hingga Mei 2026. Analisis mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian mengungkap empat bentuk pemendekan kata yang aktif dan produktif, yaitu singkatan (OTW, FOMO, YGY), akronim (mager, bucin, gamon), kliping (delulu, rizz, ambis), dan kontraksi (kuy, bjir, gas). Temuan signifikan menunjukkan dominasi pola hibridisasi lintas bahasa, di mana unsur leksikal bahasa Inggris mengalami adaptasi morfologis ke dalam sistem fonologis bahasa Indonesia. Secara komparatif, TikTok didominasi kliping dan akronim audiovisual, Instagram oleh singkatan berbasis konten dan tagar, serta X oleh kontraksi teks yang padat. Secara sosiolinguistik, pemendekan kata menjalankan tiga fungsi, yakni sebagai penanda solidaritas kelompok, instrumen efisiensi komunikasi digital, dan ekspresi kreativitas linguistik. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendekatan literasi morfologis yang inklusif dalam pendidikan bahasa Indonesia guna mengembangkan kompetensi metalinguistik peserta didik di era digital.
Referensi
Androutsopoulos, J. (2022). Language change and digital media: A review of conceptions and evidence. Sociolinguistica, 36(1), 1–30.
Arnanta, D. R., Bestari, A. N. P., & Renaningtyas, G. K. A. (2021). Pembentukan kata ragam bahasa gaul pada kolom komentar di media sosial Fadil Jaidi. Jalabahasa, 17(2), 148–160. https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v17i2.749
Ayu Lestari, M., & Puspitoningrum, E. (2022). Penggunaan bahasa gaul di media sosial Instagram dan TikTok dalam tataran morfologi. Semdikjar 5, 5, 293–300. https://doi.org/10.29407/qmhpc734
Cenderamata, R. C. (2018). Abreviasi dalam percakapan sehari-hari di media sosial: Suatu kajian morfologi. Metahumaniora, 8(2), 238. https://doi.org/10.24198/mh.v8i2.20699
Chaer, A., & Agustina, L. (2022). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darna, C. A., Yusra, H., & Universitas Jambi. (2025). The form, meaning, and function of youth slang in Mekar Jaya Village, Sungai Gelam District, Muaro Jambi Regency. KOPULA, 7, 471–479. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i2.7443
Diksatrasia. (2025). Metatesis fonem dalam bahasa gaul Gen Z: Kajian morfofonemik kontemporer. Jurnal Diksatrasia, 9(1), 112–124.
Hermawan, A. I., Rumaf, N., & Putra, T. Y. (2020). Analisis abbrevation bahasa game online pada permainan Mobile Legend (Kajian morfologi). Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya1(2), 8–18.
Hootsuite & We Are Social. (2024). Digital 2024: Indonesia country report. We Are Social.
Islamiah, I. H. (2026). Analisis pembentukan dan perubahan makna dalam bahasa gaul remaja di media sosial TikTok. Jurnal Multidisiplin Pendidikan dan Ilmu, 4(3), 26–32. https://doi.org/10.61132/jmpai.v4i3.1919
Jannah, M., Putri, M., & Safitri, H. (2024). Morfofonemik dalam bahasa gaul: Dari fonem ke fenomena sosial. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 48–57.
Kimli. (2025). Dinamika variasi bahasa gaul digital Indonesia 2025. Prosiding Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia.
Kompas.com. (2026). Kata gaul Gen Z yang viral di media sosial. Kompas.com. Diakses dari https://kompas.com
Kozinets, R. V. (2020). Netnography: The essential guide to qualitative social media research. SAGE Publications.
Kridalaksana, H. (2007). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia (Edisi Kedua). PT Gramedia Pustaka Utama.
Lestari, F. (2020). Abreviasi bahasa gaul dalam media sosial WhatsApp. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 33–44.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mutmainnah, S. (2023). Kajian morfologis bahasa gaul Gen Z di platform Instagram. Jurnal Linguistik Indonesia, 15(2), 78–92.
Putri, S. I., & Wibowo, Y. N. A. (2024). Bentuk abreviasi pada bahasa gaul Gen Z dalam akun X @Tanyarlfes (Kajian morfologi). BAPALA, 11(3), 288–297.
Ramadaningrum, P., Muryati, S., & Wicaksana, M. F. (2022). Bahasa gaul di kalangan remaja Jawa Tengah (studi kasus pada percakapan di grup WhatsApp). Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 10(2), 377. https://doi.org/10.20961/basastra.v10i2.59641
Saragih, E. L. L., Sinaga, R. E., & Siahaan, D. Y. (2025). Interferensi bahasa gaul dan kesalahan berbahasa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora, 1, 1–21.
Sirait, N. A., Suprata, D. H., & Herminotoyo, D. M. (2018). Kosakata gaul remaja di Metro Plaza Mall Kota Pematangsiantar (kajian sosiolinguistik). Jurnal Undip, 1–15.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tarisha, P., & Ratriyana, A. (2025). Proses morfologis bahasa gaul pada media sosial Instagram. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Ibu, 2(1), 882–897.
Wamanews.id. (2026). Kamus bahasa gaul Gen Z 2026: Kata-kata yang viral. Wamanews.id. Diakses dari https://wamanews.id
Xerpihan. (2026). Tren bahasa gaul digital Indonesia 2026. Xerpihan.id. Diakses dari https://xerpihan.id
Zahra, R. (2025). Bentuk dan makna bahasa gaul pada kolom komentar Instagram @haechanahceah. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 448–451. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.237
Zaim, M. (2015). Pergeseran sistem pembentukan kata bahasa Indonesia: Kajian akronim, blending, dan kliping. Linguistik Indonesia, 33(2), 173–192. https://doi.org/10.26499/li.v33i2.36
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




