Strategi Mitigasi Bencana dalam Sastra Lisan Bali: Eksplorasi Terhadap Mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v11i2.6423Kata Kunci:
mitigasi bencana; sastra lisan Bali; Bedawang Nala; Anantaboga; Basuki; kearifan lokal.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi bencana yang terkandung dalam mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki sebagai bagian dari sastra lisan Bali. Kajian ini dilandasi oleh pentingnya kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan masyarakat dalam memahami lingkungan dan menghadapi ancaman bencana alam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi literatur. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber pustaka yang berkaitan dengan mitologi Bali, sastra lisan, kearifan lokal, serta mitigasi bencana. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi nilai, simbol, dan pesan budaya yang memiliki keterkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki tidak hanya berfungsi sebagai narasi kosmologis yang menjelaskan asal-usul dan keseimbangan alam semesta, tetapi juga merepresentasikan cara masyarakat Bali memahami fenomena alam seperti gempa bumi dan tsunami. Simbol Bedawang Nala sebagai kekuatan yang berada di inti bumi serta Anantaboga dan Basuki sebagai representasi unsur tanah dan air mencerminkan pengetahuan masyarakat mengenai hubungan antara manusia, alam, dan potensi bencana. Selain itu, mitologi tersebut mengandung nilai-nilai kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan penghormatan terhadap keseimbangan lingkungan yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan maupun praktik budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa sastra lisan Bali memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar warisan budaya, yaitu sebagai media penyampaian pengetahuan lokal yang dapat mendukung pembentukan kesadaran ekologis dan literasi kebencanaan masyarakat. Oleh karena itu, kearifan lokal yang terkandung dalam mitologi Bali memiliki relevansi untuk dikembangkan sebagai salah satu pendekatan mitigasi bencana berbasis budaya pada masa kini.
Referensi
Abdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran.
Arta, I. P. S. (n.d.). Tata Ruang Paska Gempa Menurut Konsep Budaya Bali.
Ayub, S., Kosim, Gunada, I. W., & Taufik, M. (2021). Studi Mitigasi Bencana Gempabumi Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Pulau Lombok. Konstan-Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika.
Haryanto, E., Suprihatiningsih, S., Septian, D., Widodo, J., Ashar, A., & Sariman, S. (2024). New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research)di Perguruan Tinggi. An-Nuur.
Idedhyana, I. B., & Rijasa, M. M. (2022). Interpretation of the Bedawang Nala ornament located on the base of Pura Pabean in Buleleng Regency Indonesia. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur.
Idedhyana, I. B., Sueca, N. P., Dwijendra, N. K. A., & Wirawibawa, I. B. (2020). Architecture of Padmasana Tiga in Besakih Temple, Bali Indonesia: Interpreted from the concept of Shiva Siddhanta. International Journal of Advanced Science and Technology. International Journal of Advanced Science and Technology.
Idedhyana Ida Bagus. (2018). Peran Identitas Lokal Dalam Penyelenggaraan Bangunan Gedung Pemahaman Ikonografi Hindu Dalam Upaya Memperkuat Identitas Lokal Pada Penataan Bangunan Dan Lingkungan Di bali Studi Kasus: Bali Safari Dan Marine Park dan Bandara Internasional Ngurah Rai. Jurnal Teknik Gradien, 10.
Jaya, G. P., Warsah, I., & Istan, M. (2023). Kiat Penelitian Dengan Model Pendekatan Telaah Kepustakaan. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi.
Kusumo, R. (2021). Raja Naga Basuki, dewa penyeimbang alam semesta kepercayaan orang Hindu Bali. Good News From Indonesia.
Lanus, S. (2017). Naga Basuki, Besakih, dan Perayaan Sugihan. Tatkala.Co.
Malahati, F., Ultavia, A., Jannati, P., Qathrunnada, Q., & Shaleh, S. (2023). Kualitatif : Memahami Karakteristik Penelitian Sebagai Metodologi. In Jurnal Pendidikan Dasar (Vol. 11, Number 2).
Prasetyo, B. (2019). Kearifan Lokal Sebagai Basis Mitigasi Bencana.
Putra, I. B. H. K., Peradantha, I. B. G. S., & Widyastuti, I. A. G. S. (2024). Bedawang Nala: Artistic Inspiration for a Fiction Film to Strengthen Environmental Education Awareness. Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts.
Putra, I. B. H. K., Wisyastuti, I. A. G. S., & Utamia, D. G. S. A. M. (2024). Bedawang Nala: Sombol Penopang Semesta Dan Refleksi Kesadaran Lingkungan Dalam Masyarakat Bali. In Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara, 4, 9–15.
Raharja, R., Wibowo, F. G., Ningsih, R. V., & Machdum, S. V. (2016). Peran kearifan lokal dalam mitigasi bencana Studi masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 7, 111–119.
Rahmat, H. K., Achadi, A. H., Basri, A. S. H., & Yurika, R. E. (2024). Pembelajaran Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal: Sebuah Inovasi dalam Membangun Resiliensi Sekolah. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN).
Ramadhanti, G. O., & Surahmat. (2026). Fungsi Sosial “Kisah Situ Bagendit” Sebagai Edukasi Mitigasi Bencana Nonstruktural. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 375–394. https://doi.org/10.30651/st.v19i2.31082
Setem, I. W. (2021). Representasi sungai sebagai Naga Basuki untuk menjaga keseimbangan kosmologi air dalam penciptaan seni lukis. CITAKARA: Jurnal Penciptaan Dan Pengkajian Seni Murni.
Wekke, I. S. (2021). Mitigasi bencana. Penerbit Adab.
Wibowo, S. F. (n.d.). Fungsi Sosial Sastra Lisan Dalam Masyarakat Bengkulu Social Function Of Folkore In Bengkulu Community.
Wijayanto, M. H., & Suparta, I. M. (2022). Fenomena Bencana Alam dalam Teks Mantra Pangujanan. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara.
Winursiti, N. M., Sapriya, & Supriatna, E. (2025). Eksistensi Tradisi dan Sastra Lisan Sebagai Media Pendidikan Masyarakat Baduy Luar di Era Globalisasi. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia.
Yusanto, Y. (2020). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of Scientific Communication (Jsc), 1.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




