Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) terhadap Kemampuan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembah Gumanti
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v11i2.6482Kata Kunci:
Kemampuan MenulisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks anekdot siswa sebelum dan sesudah penerapan model Creative Problem Solving (CPS) serta menganalisis pengaruh model tersebut terhadap kemampuan menulis siswa kelas X SMA Negeri 1 Lembah Gumanti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja menulis teks anekdot dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji Wilcoxon karena data posttest tidak berdistribusi normal dan varians data tidak homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan menulis teks anekdot sebelum perlakuan sebesar 52,92 dan berada pada kualifikasi hampir cukup, sedangkan setelah penerapan CPS rata-rata meningkat menjadi 91,91 dan berada pada kualifikasi baik sekali. Pada pretest, kelemahan terutama tampak pada penggunaan konjungsi kronologis dan konjungsi penerang, sedangkan orientasi menjadi indikator yang relatif lebih baik. Setelah penerapan CPS, hampir seluruh indikator meningkat dan orientasi mencapai kualifikasi sempurna. Uji Wilcoxon menunjukkan jumlah ranking positif 465, ranking negatif 0, dan Whitung 0, lebih kecil daripada Wtabel 138 pada α=0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa CPS dapat membantu siswa menemukan masalah, mengembangkan gagasan, memilih ide, menyusun struktur, dan memperbaiki teks anekdot secara lebih sistematis.
Kata kunci: Creative Problem Solving; keterampilan menulis; teks anekdot siswa SMA; Wilcoxon
Referensi
Af’idah, M., & Asmarani, S. S. (2020). Teks Anekdot. Guepedia.
Ansori, R. W., Fauzan, A. C., & Fatmawati, M. (2023). Implementasi kecakapan logika dan kreativitas melalui humor dalam materi teks anekdot kelas X SMA dengan Kurikulum Merdeka. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 374–385. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v4i2.7836.
Arahmadhani, F., & Turistiani, T. D. (2023). Penggunaan kaidah kebahasaan dan struktur teks anekdot karya siswa SMA Negeri 2 Madiun tahun pelajaran 2022/2023. BAPALA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(4).
Ariyani, S., Shanty, I. L., & Andheska, H. (2024). Pengaruh model pembelajaran Think Talk Write berbantuan Game Based Learning dalam menulis teks anekdot. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(2), 402–415. https://doi.org/10.33503/alfabeta.v8i2.2358.
Cahyani, F. D. (2025). Analisis kesalahan sintaksis pada teks anekdot dalam buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia kelas X SMA/SMK Kurikulum Merdeka. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(2), 29–41. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i2.5382.
Creative Education Foundation. (2015). CPS Model: The Origins of Creative Problem Solving. Creative Education Foundation.
Fengky, Fitri, R., & Yulianti DN, U. (2022). Pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA N 03 Mukomuko. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 2(1), 91–97. https://doi.org/10.58218/alinea.v2i1.169.
Huda, M. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Ilmi, M. I., & Samaya, D. (2020). Pengaruh model Creative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI MAN 2 Palembang. Jurnal Didactique Bahasa Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.52333/didactique.v1i2.661.
Kosasih, E. (2014). Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Yrama Widya.
Lestari, I. G. A. S., Wendra, I. W., & Darmayanti, I. A. M. (2023). Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Creative Problem Solving dalam pembelajaran menulis teks negosiasi siswa kelas X. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(4). https://doi.org/10.23887/jpbsi.v12i4.64139.
Lubis, F. G. N., Septyanti, E., & Zulhafizh. (2024). Kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Bangkinang Kota. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 8922–8927. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5704.
Nesimnasi, A., Bani, O. D., & Oematan, R. (2025). Kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri Noemuke tahun pelajaran 2024/2025. Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(2), 70–78. https://doi.org/10.70942/ciencias.v8i2.467.
Nurgiyantoro, B. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. BPFE.
Pramilasari, N., Harjito, & Septiana, I. (2023). Pengembangan buku ajar teks anekdot menggunakan komik strip dengan model Project Based Learning. Jurnal Teks, 10(1), 90–102. https://doi.org/10.26877/teks.v10i1.939.
Putri, R. A. (2019). Peningkatan keterampilan menulis teks anekdot melalui model Inquiry Based Learning siswa kelas X MAN 2 Kota Sukabumi. Skripsi. Universitas Pakuan.
Rachman, A., & Rosnawati, R. (2021). Efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving ditinjau dari kemampuan penalaran, komunikasi, dan self esteem. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 8(2). https://doi.org/10.21831/jrpm.v8i2.34420.
Ramadhanti, D., & Yanda, D. P. (2022). Pembelajaran Menulis Teks: Suatu Pendekatan Kognitif. Deepublish.
Safitri, L., Widyadhana, W., Salsadila, A., Ismiyanti, M., Utomo, A. P. Y., & Yuda, R. K. (2023). Analisis kalimat teks anekdot pada buku Bahasa Indonesia kelas X Kurikulum Merdeka. Journal of Creative Student Research, 1(2), 396–414. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1876.
Sahrul, S., Aisyah, I. S., & Tinus, A. (2025). Enhancing elementary students’ creative thinking through creative problem solving-based learning materials: Evidence from Indonesia. Research and Development in Education, 5(2). https://doi.org/10.22219/raden.v5i2.42376.
Saputra, E. A., Utomo, P., & Wardhana, D. E. C. (2025). Keterampilan menulis teks anekdot dengan tema pendidikan siswa kelas X SMA Negeri 06 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah KORPUS, 9(2), 349–358. https://doi.org/10.33369/jik.v9i2.36131.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Triyono, T., Senam, S., Jumadi, J., & Wilujeng, I. (2017). The effects of creative problem solving-based learning towards students’ creativities. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 1(2). https://doi.org/10.21831/jk.v1i2.9429.
Wahana, R., Susetyo, S., & Gumono, G. (2020). Peningkatan kemampuan menulis teks fabel menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) siswa kelas VII MTs Al-Quran Harsallakum Kota Bengkulu. Silampari Bisa, 3(2). https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v3i2.1134.
Waluyo, E., & Nuraini, N. (2021). Pengembangan model pembelajaran Creative Problem Solving terintegrasi TPACK untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 8(2). https://doi.org/10.21831/jrpm.v8i2.39354.
Yeyen, Nisja, I., & Samsiarni. (2025). Pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMAN 02 Mukomuko. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32440
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




