Kebutuhan Bahan Ajar Bahasa Indonesia dalam Konteks Pembelajaran Mendalam di Sekolah Menengah: Studi Persepsi Guru dan Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v11i2.6497Kata Kunci:
analisis kebutuhan, bahan ajar, pembelajaran mendalamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar bahasa Indonesia dalam konteks penerapan pembelajaran mendalam di sekolah menengah berdasarkan persepsi guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini terdiri atas 12 orang guru dan 205 orang peserta didik yang berasal dari lima sekolah menengah di Sumatera Barat. Data dikumpulkan melalui angket analisis kebutuhan bahan ajar yang mencakup empat indikator, yaitu: kebutuhan pembelajaran, tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, dan lingkungan belajar. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru maupun peserta didik memandang bahwa bahan ajar bahasa Indonesia yang digunakan saat ini dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran mendala. Guru menekankan kebutuhan bahan ajar yang mendorong pemahaman konseptual, berpikir tingkat tinggi, eksplorasi, diskusi, dan refleksi, serta didukung bahan ajar digital dan visualisasi konseptual. Sementara, peserta didik menegaskan kebutuhan terhadap contoh kontekstual, latihan bernalar, tampilan visual, dan kegiatan diskusi untuk membantu pemahaman mendalam. Lingkungan belajar relatif kondusif sehingga kendalam utama terletak pada desain bahan ajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia berbasis pembelajaran mendalam.
Referensi
Andriyana, A., & Hidayat, A. (2021). Analisis kebutuhan bahan ajar program literasi di sekolah dasar. Indonesian Language Education and Literature, 7(1), 167–178. https://doi.org/10.24235/ileal.v7i1.7769
Ansoriyah, S., Sumiyati, S., & Nurhadi, N. (2021). Analisis kebutuhan bahan ajar blended learning pada pembelajaran menulis populer. Prosiding Seminar Nasional FBS UNJ, 1(1), 350–357. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/prosiding_fbs/article/view/24182
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin.
Gusman, F., Apriliya, S., & Mulyadiprana, A. (2022). Analisis kebutuhan bahan ajar digital menulis puisi berbasis flipbook. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(3), 411–420. https://ejournal.upi.edu/index.php/pedadidaktika/article/view/90108
Hutchinson, T., & Waters, A. (1987). English for specific purposes: A learning-centred approach. Cambridge University Press.
Husnita, H., & Saputri, W. (2023). Analisis kebutuhan bahan ajar untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 7(2), 97–105. https://ejournal.unib.ac.id/jppb/article/view/20435
Masrura, L. (2023). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar teks cerita fantasi sebagai buku pendamping pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Literasi, 7(2), 145–156. https://journal.unpas.ac.id/index.php/literasi/article/view/7433
Nadawina, N., Jaya, A., Ramadhanti, D., Imronudin, I., Fatchiatuzahro, F., Halim, A., & Jati, G. P. R. S. (2025). Penerapan Pembelajaran Deep Learning dalam Pendidikan di Indonesia. Star Digital Publishing.
Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Diva Press.
Puspitasari, O. (2024). Problematika dan kebutuhan bahan ajar digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 55–66. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/16644
Ramadhanti, D., Yanda, D. P., Basri, I., & Abdurahman, A. (2020). Modul Pembelajaran Menulis Cerpen sebagai Penunjang Pembelajaran Jarak Jauh untuk SMP (A Learning Module of Short Story Writing As a Tool of Distance Learning to Junior High School). Salingka, 17(2), 146-163. https://doi.org/10.26499/salingka.v17i2.433
Ramadhanti, D., & Yanda, D. P. (2026). Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Konsep dan Implementasi. Star Digital Publishing.
Richards, J. C. (2001). Curriculum development in language teaching. Cambridge University Press.
Septiana, I., Asropah, A., & Ripai, A. (2021). Analisis kebutuhan penyusunan buku ajar Bahasa Indonesia berbasis teks. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 45–55.
Ssa’Diyah, K. (2023). Analisis kebutuhan bahan ajar menulis teks anekdot berbasis e-comic. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(2), 143–149. https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/METAFORA/article/view/19145
Sönmez, H. (2019). The importance of needs analysis in materials development. Journal of Language and Linguistic Studies, 15(4), 1442–1456. https://www.jlls.org/index.php/jlls/article/view/1800
Tomlinson, B. (2012). Materials development for language learning and teaching. Language Teaching, 45(2), 143–179. https://doi.org/10.1017/S0261444811000528
Vahlia, I., Suherman, S., & Anggraini, D. (2021). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar aljabar linear berbasis penemuan terbimbing. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 1–10. https://ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/matematika/article/view/3671
Wati, I. F. (2020). Analisis kebutuhan bahan ajar berbasis game-based learning untuk meningkatkan karakter kreatif siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 255–268. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/31880
Widhiyanto, R., Zulaeha, I., & Wagiran. (2024). Analisis kebutuhan materi pembelajaran menulis teks deskripsi pada buku teks Kurikulum Merdeka. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(1), 1–14. https://diglosiaunmul.com/index.php/diglosia/article/view/918
Yanda, D. P., & Ramadhanti, D. (2024). E-Modul Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Problem Based Learning untuk Perguruan Tinggi. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 195-211. https://doi.org/10.32528/bb.v9i2.2936
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




