Relasi Prinsip Kesantunan dan Kerjasama dalam Chat WhatsApp Grup Santri Putra Pondok Pesantren Al Hasan
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v11i2.6520Kata Kunci:
kesantunan berbahasa, prinsip kerja sama, pragmatik, percakapan whatsapp, interaksi santriAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis hubungan antara prinsip kesantunan berbahasa dan prinsip kerja sama dalam komunikasi digital santri pada grup WhatsApp Pondok Pesantren Al Hasan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya penggunaan bahasa yang santun, jelas, relevan, dan sesuai konteks dalam komunikasi digital agar tercipta interaksi yang efektif serta tetap menjaga keharmonisan sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini berfokus pada penyajian data yang disusun secara runtut dan jelas sesuai dengan fokus kajian, yaitu bagaimana relasi antara prinsip kesantunan berbahasa dan prinsip kerja sama dalam chat WhatsApp grup santri putra Pondok Pesantren Al Hasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka pragmatik yang mengacu pada teori kesantunan Geoffrey Leech dan prinsip kerja sama H. P. Grice. Data berupa tuturan percakapan WhatsApp dikumpulkan selama tiga bulan, yaitu Desember 2025 hingga Februari 2026, dengan melibatkan lima informan yang terdiri atas satu admin grup, satu santri yang akan keluar dari grup, dan tiga pengurus pondok. Dari keseluruhan percakapan, dipilih lima skrip berdasarkan kriteria mengandung unsur kesantunan berbahasa dan prinsip kerja sama, memiliki konteks interaksi yang jelas, serta relevan dengan fokus penelitian. Kelima skrip tersebut menghasilkan 11 data yang dianalisis melalui observasi digital, dokumentasi, dan teknik koding. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldana serta validasi menggunakan triangulasi. Hasil menunjukkan maksim kebijaksanaan dan maksim relevansi paling dominan. Relasi keduanya dinilai kuat secara kualitatif karena 11 data menunjukkan keterkaitan konsisten antara pemenuhan kesantunan dan prinsip kerja sama dalam tuturan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi digital santri mengutamakan kejelasan, kesesuaian konteks, dan keharmonisan sosial.
Referensi
Agustini, S. D., Yuliana, S., & Hamliyah, H. (2024). Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Whatsapp Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Farmasi Angkatan 2023 dengan Dosen MKDU Universitas dr. Soebandi. Belajar Bahasa: Scientific Journal of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, 9(2), 163–170. https://doi.org/10.32528/bb.v9i2.2451
Astri, N. D., Sipayung, S. R., & Daulay, I. K. (2024). Analisis Kesantunan Berbahasa Mahasiswa dengan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Prima Indonesia Medan: Kajian Pragmatik. Jurnal Basataka (JBT), 7(2), 954–962. https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.583
Azizah, I., & Prayitno, H. D. (2024). Kesantunan Komunikasi Digital dalam Grup WhatsApp pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Journal of Education Research, 5(3), 3575–3592. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1547
Azmy, E. J., Anggraeni, A. W., & Afrizal, M. (2024). Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo, Sumbersari, Jember. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 30325–30331.
Fatmawati, & Ningsih, R. (2025). Kesantunan Tindak Tutur Direktif dalam Komunikasi Mahasiswa: Pendekatan Pragmatik. JURNAL PESONA, 11(2), 8–20.
Gulo, L. I. M., & Ndruru, M. (2023). Prinsip Kesantunan Berbahasa Mahasiswa melalui Pesan Whatsapp terhadap Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Kajian Pragmatik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 18236–18240. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.9255
Kesha, C. N., Sitompul, S. J., Syahputri, V. N., Syafrizal, S., Marlizar, D., & Sari, N. (2023). Penyimpangan Maksim Kesantunan Berbahasa Mahasiswa pada Dosen dalam Interaksi WhatsApp Group. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 11(3), 137–146. https://doi.org/10.24036/jbs.v11i3.125643
Lailiyah, N., Setiawan, T., & Mustaffa, M. M. (2025). Cyberpragmatics Lintas Budaya: Perbandingan Strategi Kesantunan dalam Komunikasi Digital Indonesia dan Barat pada Media Sosial. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 120—137-120—137. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21625
Lubis, F. P., Kudadiri, N. R., Siregar, N. B., Mauliddin, R. A. M., Marbun, S., Siagian, S. A. B., & Rosmaini, R. (2025). Analisis Kesalahpahaman dalam Interaksi Sosial di Pasar Tradisional Akibat Keberagaman Bahasa: Tantangan dan Strategi Komunikasi. JGK (Jurnal Guru Kita), 9(3), 1048–1060. https://doi.org/10.24114/jgk.v9i3.64651
Maknuni, J. (2024). Peningkatan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial Bagi Santri Dayah Darul Muta’alimin. BA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 18–23.
Marisya, M., Sinaga, M., & Sari, S. P. (n.d.). Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Pesan WhatsApp Mahasiswa Kepada Dosen | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. Retrieved March 15, 2026, from https://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/8360
Monanda, D., Handayani, R., & Izar, J. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Percakapan Grup Whatsapp Mahasiswa Pogram Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi. Deiksis, 15(3), 291–302. https://doi.org/10.30998/deiksis.v15i3.18066
Murtadlo, A., & Muhid, A. (2025). Kesantunan Bahasa Da’i: Memahami Etika Komunikasi Di Ruang Publik. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 15(1), 1–26.
Roni, Sugiarti, D. H., & Hartati, D. (2024). Realisasi Prinsip Kerja Sama Dan Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Pementasan Wayang Orang Pandawa Boyong. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(3), 777–787. https://doi.org/10.5281/zenodo.10645981
Saadah, N. L., Masykuri, N. M., Kurnia, N. D., & Maftuha, A. A. (2025). Santri Melek Digital: Kreativitas Berkonten, Etika Bermedsos, dan Tantangan Kesehatan Mental. TEPI : Jurnal Teknologi Pendidikan dan Industri, 1(2), 18–23.
Sinaga, A. H., Azis, A., Usman, U., & Amir, J. (2024). Ragam Kolaboratif Tindak Tutur Ilokusi pada Dialog Iklan Produk-Produk PT. Sinar Sosro di Televisi Indonesia (Kajian Pragmatik). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(4), 4261–4276. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4690
Sitanggang, M. A. B., Azzahra, N., Simarmata, S., & Simamora, T. R. (2025). Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Media Sosial. Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif, 6(3). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi/article/view/9971
Sufrotushofi, I., Wahdini, A. A., Hardianto, F. E., & Utami, E. W. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Pidato Perdana Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto Tahun 2024. Lateralisasi, 13(1), 319–328. https://doi.org/10.36085/lateralisasi.v13i1.8160
Utamy, A., Maharani, F., Rawia, K., Khairunnisa, K., Dewi, L. C., Anjani, S. R., Susanti, S., Khairunnisa, S., & Bintang, T. K. (2024). Analisis Kesalahan Berbahasa Komunikasi Melalui Media Whatsapp Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia 2022. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 1697–1704. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12631
Virgantika, I. G. A. P., Susrawan, I. N. A., & Sukanadi, N. L. (2025). Prinsip Kerja Sama Grice dalam Interaksi Lisan Guru dan Siswa serta Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII.3 SMP Negeri 7 Denpasar. JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 10(1), 1–14.
Wardani, D. K., Mayangsari, S. D., & Afkar, T. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Grup Whatsapp Pemerintah Desa: Tinjauan Prinsip Leech. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra Dalam Pendidikan Linguistik Dan Pengembangan, 3(3), 291–308.
Widyasari, S. N., Indrahastuti, T., & Elyana, K. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Grup Whatsapp Wali Kelas MI Al-Hikmah Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 5(2), 73–84. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v5i2.1618
Wulandari, A., & Shalima, I. (2023). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Di Media Sosial Whatsapp: Sebuah Kajian Pragmatik. Sirok Bastra, 11(2), 165–172. https://doi.org/10.37671/sb.v11i2.479
Yanto, Y., Anwari, M., & Rofiki, R. (2024). Pembinaan Kesadaran Digital: Mencegah dampak Buruk Media Sosial dan Etika Penggunaannya pada Santri Pondok Pesantren Pantura Pamekasan. Abdimas Indonesian Journal, 4(2), 779–788. https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.536
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




