Representasi Ideologi Pada Tuturan Gibran Rakabuming Raka dalam Gelar Wicara Rosi Kompas TV: Perspektif Analisis Wacana Kritis
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v8i2.917Kata Kunci:
Representasi, Ideologi, Tuturan, Gibran Rakabuming RakaAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan wujud ideologi berdasarkan kosa kata tuturan dan aspek luar tuturan dengan representasi ideologi Gibran Rakabuming Raka dalam Gelar WicaraRosi Kompas TV. Metode penelitian ini menggunakan kualitatifdengan perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Data penelitian ini berupa tuturan Gibran Rakabuming dalam Gelar WicaraRosi Kompas TV yang mengandung ideologi. Sumber data dalam penelitian ini yakni video youtube Kompas TV acara Rosi dengan judul “ROSI Gibran: Bapak Kalau Sudah Selesai Menjabat Pulanglah ke Solo Istirahat”. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak yang dibantu dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan Analisis Wacana Kritis Fairclough dilengkapiaspek kognisi sosial Van Dijk. Tahapan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap analisis, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Tahapan interpretasi dilengkapi dengan dimensi kognisi sosial Van Dijk. Hasil yang diperoleh ditemukan ideologi yang direpresentasikan dalam tuturan Gibran berupa ideologi kerakyatan; ideologi penghormatan kepada senior; danideologi kepentingan publik. Selain itu, pada tuturan Gibran banyak menggunakan kosa kata yang memiliki maksud keberpihakan kepada rakyat, senior partai, dan publik. Aspek luar tuturan dalam mengungkap ideologi Gibran dipengaruhi oleh aspek situasional, institusional, kontradiksi dan sosial.
Referensi
Eriyanti, R. W. (2014). Konstruksi Ideologi Bahasa Guru Dalam Pembelajaran Di Kelas. LITERA, 13(1). https://doi.org/10.21831/LTR.V13I1.1903
Eriyanto. (2012). Analisis Wacana Kritis: Pengantar Analisis Teks Media. LKIS Group.
Fairclough, N. (1995). Language and Power. Longman Group Limited.
Fairclough, N., & Wodak, R. (1997). “Critical Discourse Analysis: An Overview.” Dalam: Teun van Dijk (Ed.). Discourse and Interaction. SAGE PublicationsSage UK: London, England.
Fauzan, U. (2014). Analisis Wacana Kritis Dari Model Fairclough Hingga Mills. 6(1).
Ima, S. S., & Dawud, D. (2021). Fungsi Representasi Ideologi Kekuasaan dalam Tuturan Mata Najwa Bertema Politik. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(8), 1011–1024. https://doi.org/10.17977/UM064V1I82021P1011-1024
Izza Maheswari, A., Arif Ardy Wibowo, dan, & Ringroad Selatan, J. (2023). Analisis Wacana Kritis Sara Mills Pada Program Talkshow Kick Andy “Childfree” Di Metro TV. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 14(1), 123–134. https://doi.org/10.24235/ORASI.V14I1.13454
Jorgensen, M., & Philips, L. J. (2002). Discourse Analysis as Theory and Method. SAGE PublicationsSage UK: London, England.
KOMPAS TV. (2023). ROSI Gibran : Bapak Kalau Sudah Selesai Menjabat Pulanglah ke Solo Istirahat. https://www.youtube.com/watch?v=pSTzi7VIEKk
Kusuma & Habibie, D. (2018). Dwi Fungsi Media Massa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 79–86.
Natadirja, B. M., Mayasari, M., & Hariyanto, F. (2020). Representasi Peristiwa Pidato Joko Widodo Pada Media kompas.com “Politikus Sontoloyo”: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk. Jurnal Politikom Indonesiana, 5(1), 225–241. https://doi.org/10.35706/JPI.V5I1.3744
Susanto, S., & Nanda, D. S. (2020). Dimensi Analisis Bahasa dalam Linguistik Forensik. IJFL (International Journal of Forensic Linguistic), 1(1), 17–22. https://doi.org/10.22225/IJFL.1.1.1327.17-22
Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Context A Sociocognitive Approach. Cambridge University Press.
Widyawari, C. P. G. M., & Zulaeha, I. (2016). Representasi Ideologi Dalam Tuturan Santun Para Pejabat Negara Pada Talk Show Mata Najwa. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1). https://doi.org/10.15294/SELOKA.V5I1.12737
Zainuddin, I., Darwis, M., & Iswary, E. (2021). Representasi Ideologi Di Balik Wacana Pemilu Presiden Dan Wakil Presiden 2019 Dalam Media Kompas: Tinjauan Analisis Wacana Kritis. Jurnal Ilmu Budaya, 9(2), 133–143. https://doi.org/10.34050/JIB.V9I2.14696
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.