Wujud Karakter Pelajar Pancasila dalam 66 Kisah Kebaikan untuk Anak
DOI:
https://doi.org/10.32528/bb.v7i2.93Kata Kunci:
wujud karakter pelajar pancasila; “66 kisah kebaikan untuk anak”Abstrak
Penelitian ini mendeskripsikan tentang bentuk karakter pelajar Pancasila dalam naskah berjudul “66 Kisah Kebaikan untuk Anak.” Selanjutnya, jenis penelitian ialah kualitatif dengan metode deskriptif. Kata, frasa, atau kalimat yang mengandung bentuk karakter pelajar Pancasila di “66 KisahkKebaikan untuk Anak” merupakan data penelitian ini. Selanjutnya, teknik simak serta catat adalah metode pengumpulan data di penelitian ini. Penelitian ini memakai jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan di “66 Kisah Kebaikan untuk Anak” terdapat karakter pelajar Pancasila. Karakter pelajar Pancasila yang ditemukan, yakni: (a) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, (b) berkebinekaan global, (c) bergotong-royong, (d) mandiri, (e) bernalar kritis, dan (f) kreatif..Karakter pelajar Pancasila seringkali ditemukan pada penelitian ini ialah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Oleh sebab itu, bisa diambil kesimpulan naskah di “66 Kisah Kebaikan untuk Anak” layak dipakai referensi pembelajaran dan cerita di naskah itu punya nilai karakter pelajar Pancasila yang sangat inspiratif dalam kemajuan bangsa.
Referensi
Azzet, A.M. (2011). Urgensi Pendidikan Karakter Di Indonesia. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Derung TN. Gotong Royong dan Indonesia. Sapa. 2019;4(1):5–13.
Fang, Liaw Yock. 2011. Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fitri, A.Z. 2012, Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah, Jogjakarta : Ar-Ruzz Media.
Kemendiknas. 2011. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan.
Kesuma, Dharma dkk. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktek di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ismawati, E. (2013). Pengajaran sastra. Yogyakarta: Ombak.
Mahsun. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Raja Grafindo Persada; 2019.
Nurgiyantoro, B. (2005). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.
Pardiyono. 2007. Pasti Bisa Teaching Genre Based Writing. Yogyakarta: Andi Offset.
Patonah S. Elemen Bernalar Tujuan pada Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Metakognitif Siswa SMP. J Pendidik IPA Indones. 2014;3(2):128–33.
Pramudya DU, Sari Mmk. Mekanisme Sekolah Rakyat Bhinneka (Srb) Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kebhinnekaan Pada Anak-Anak Di Lidah Kulon, Surabaya. Kaji Moral Dan Kewarganegaraan. 2019;07(02):708–22.
Purnomo E, Wahyudi AB. Nilai Pendidikan Karakter dalam Ungkapan Hikmah di SD seKaresidenan Surakarta dan Pemanfaatannya di Masa Pandemi. QALAMUNA J Pendidikan, Sos dan Agama. 2020;12(2):183–93.
Raharjo SB. Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Menciptakan Akhlak Mulia. J Pendidik dan Kebud. 2010;16(3):229–38.
Saptono. 2011. Dimensi-dimensi Pendidikan Karakter Wawasan, Strategi, dan Langkah Praktis. Jakarta: Erlangga.
Satria, R, Adiprima, P, Wulan, K. S. Tracey Yani Harjatanaya. Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. 2022. Available from: https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/06/Panduan-Penguatan-Projek-Profil-Pancasila.pdf
Wiyani, Novan Ardi. 2013 Desain Pembelajaran Pendidikan. Yogyakarta: ArRuzz Media.
Siregar I, Naelofaria S. Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Tingkat Sekolah Dasar (Sd) Di Era Pandemi Covid-19. J Pendidik Sos Keberagaman. 2020;7(2):130–5.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuntitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabetas; 2015.
Umar J. Peranan Guru Agama Islam Dalam Membelajarkan Siswa Menjadi Manusia Yang Berakhlak Mulia. Al-Tadzkiyyah J Pendidik Islam. 2016;7:117–28.
Ulfa. Pengenalan Nilai-Nilai Akhlak Mulia Melalui Metode Pembiasaan Di Ra Al Rosyid Bojonegoro. Al-Aufa J Pendidik Dan Kaji Keislam. 2020;2(1):11–26.
Wahyuni M, Mustadi M. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Collaborative Learning Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Karakter Kreatif Dan Bersahabat. J Pendidik Karakter [Internet]. 2016;6(2):246–60. Available from: https://www.neliti.com/id/publications/122634/pengembangan-perangkat-pembelajarancollaborative-learning-berbasis-kearifan-lok#cite
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.