Strategi Komunikasi Budaya dalam Pengembangan Wisata Pencak Silat
Transformasi Sosial dan Dampak Ekonomi di Kota Madiun
DOI:
https://doi.org/10.32528/penelitianipteks.v11i1.4717Keywords:
Komunikasi Budaya, Wisata Budaya, Pencak Silat, Strategi KomunikasiAbstract
Pencak silat, sebagai identitas budaya Kota Madiun, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi wisata budaya yang dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Namun, pemanfaatan potensi tersebut memerlukan strategi komunikasi budaya yang mampu mengintegrasikan pemerintah, komunitas perguruan, pelaku usaha, dan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi budaya dalam pengembangan wisata Pencak Silat, mengidentifikasi bentuk transformasi sosial yang muncul, serta mengkaji dampak ekonomi awal yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan model sequential exploratory, diawali dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan focus group discussion (FGD), kemudian dilanjutkan dengan analisis kuantitatif melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama pengembangan wisata Pencak Silat terletak pada identitas budaya yang kuat, jejaring komunitas perguruan, dan narasi historis yang hidup. Sebaliknya, rendahnya kapasitas digital UMKM dan lemahnya koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi kendala utama. Analisis IFAS–EFAS menempatkan strategi pengembangan pada kategori growth stability dengan peluang eksternal yang tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi budaya berperan penting dalam membentuk narasi wisata, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membuka peluang ekonomi baru. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antar-pemangku kepentingan dan peningkatan kapasitas digital menjadi kunci keberlanjutan wisata budaya Pencak Silat.
References
Abidin, Z. (2024). Innovative Community Service Programs with Local Participation to Build Independent Villages. Zabags International Journal of Engagement, 2(1), 29–38. https://doi.org/10.61233/zijen.v2i1.17
Alim, M. (2021). Pengabdian Integratif: Revitalisasi Situs Kabuyutan Ciburuy Sebagai Desa Wisata Budaya dan Pusat Ekonomi Kreatif. Altruis: Journal of Community Services, 2(2). https://doi.org/10.22219/altruis.v2i2.16536
Anom Pancawati, A. P., & Rieka Yulita Widaswara. (2023). Pengembangan Ekonomi Kreatif Dalam Meningkatkan Potensi Pariwisata. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, 3(1), 166–178. https://doi.org/10.55606/jebaku.v3i1.1398
Benyamin, P., Maryani, E., & Octavianti, M. (2021). Penggunaan media digital dalam komunikasi pemasaran desa wisata Ciburial, Samarang, Garut. Communication, Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Dannurie, W. (2023). Seni Kolopetong Tasikmalaya: Relasi Arak-Arakan, Pencak Silat Dan Sisingaan. Paraguna, Query date: 2026-01-12 16:05:39. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/paraguna/article/view/2937
De Grave, J.-M. (2013). Martial arts process of sportisation and social politics context. The case of Pencak Silat in Indonesia. Staps, 100(2), 15–34. Scopus. https://doi.org/10.3917/sta.100.0015
Devi, N. U. K., Supriyanto, S., Hidayati, Rr. S., Nuraliza, V., Kristiyono, K., Rizal, Moch. S., Hasanah, U., Melani, A. P., & Ramadhani, M. R. (2023). Perubahan sosial-ekonomi masyarakat pasca pengembangan destinasi wisata Ayu Rezeki Park Probolinggo. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9(1), 112–128. https://doi.org/10.30738/sosio.v9i1.13370
Farhan, M., Wardani, P., & ... (2025). Pelestarian Seni Bela Diri Tradisional Melalui Pengembangan Pariwisata: Studi Pada Lembaga Pewarisan Pencak Silat Di Jawa Barat. … Terapan Pariwisata, Query date: 2026-01-12 16:05:39. https://journal.polteksahid.ac.id/index.php/jstp/article/view/461
Fitriani, H. (2025). From Abandoned Land to Economic Hub: Assessing the Revitalization of Beran Field, Bangunsari Village, Indonesia. Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies, 5(1), 76–83. Scopus. https://doi.org/10.53754/iscs.v5i1.740
Gustin, G. (2021). Strategi Komunikasi dalam Meningatkan Wisatawan Benteng Kota di Kecamatan Tempilang. MEDIOVA: Journal of Islamic Media, Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Hidayat, T., & Muchtar, A. (2022). Peran Kelembagaan dalam Pengembangan Desa Wisata Lamajang Kabupaten Bandung dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal. Tourism Scientific Journal, 8(1), 93–104. https://doi.org/10.32659/tsj.v8i1.230
Iman Pribadi, T., Suganda, D., & Saefullah, K. (2021). Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Dampaknya Terhadap Sosial,Ekonomi, dan Lingkungan: Tinjauan Pustaka. Jurnal Sosial Sains, 1(2), 107–114. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i2.34
Inayah, H., Wahyuni, A., & ... (2025). Padepokan Pencak Silat Bandrong Badak Putih dalam Pelestarian Kesenian Silat dan Debus di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon Tahun 2015-2023. Jurnal …, Query date: 2026-01-12 16:05:39. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jmia/article/view/6947
Istighfarin, A., Rahman, N., & ... (2025). Pemanfaatan Potensi Budaya Seni Bela Diri Pencak Silat Sebagai Daya Tarik Soft Power Pariwisata di Kota Madiun. Jurnal Penelitian …, Query date: 2026-01-12 16:05:39. http://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/PENELITIAN_IPTEKS/article/view/2606
Jehan, Y., Batool, M., Hayat, N., & Hussain, D. (2023). Socio-Economic and Environmental Impacts of Tourism on Local Community in Gilgit Baltistan, Pakistan: A Local Community Prospective. Journal of the Knowledge Economy, 14(1), 180–199. Scopus. https://doi.org/10.1007/s13132-021-00885-9
Mahmud Musthofa, B. (2018). Pengembangan Budaya Menuju Kesejahteraan Budaya : Pelajaran Dari Pengembangan Masyarakat Di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat. Sosio Informa, 4(3), 553–566. https://doi.org/10.33007/inf.v4i3.1600
Mattiro, Syahlan, Nasrullah, & P, R. (2021). Pengembangan Ekowisata Berbasis Budaya Bahari Untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Masyarakat Pesisir Di Pulau Kerayaan Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 6(3), 1–8.
Nugroho, S., Haryani, A., & Purnama, T. (2024). Efektifitas Regulasi Pengembangan Pariwisata Budaya Berbasis Industri Silat Di Kota Madiun, Jawa Timur Perspektif Teori Sistem Hukum. Dinamika Hukum, Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Nugroho, S., SARJIYATI, S., & ... (2021). Madiun Kota Pendekar Prespektif Kebijakan Wisata Budaya Pencak Silat. Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Pamungkas, R., Legiani, W., & ... (2022). Suatu Kajian Pelestarian Budaya Lokal Padepokan Pencak Silat di Kabupaten Pandeglang dalam Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Nasionalisme. Jurnal Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Pramana, I. (2024). Komunikasi Budaya Pelestarian Silat Bali Kuno Di Pasraman Seruling Dewata. Jurnal Ilmu Komunikasi: Gelis, Query date: 2026-01-12 16:05:39. https://ejournal.windari.com/index.php/lis/article/view/17
Prasetia, A., & Saputra, A. (2023). Pertunjukan Seni Silat Pangean Sebagai Atraksi Wisata Budaya Di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi. Journal Kajian Seni, Query date: 2026-01-12 16:05:39.
Pratiwi, M., Pusparani, N., Sinaga, E., & ... (2024). Pencak Silat Sebagai Atraksi Wisata Budaya Desa Gardu. TOBA: Journal of …, Query date: 2026-01-12 16:05:39. https://www.journal.literasisains.id/index.php/toba/article/view/3984
Sukmana, O., Sumedi, G. R., Susilo, R. K. D., & Damanik, F. H. S. (2025). Reconstructing masculinity: The role of traditional sports in shaping gender identities in Indonesia. Retos, 68, 485–502. Scopus. https://doi.org/10.47197/retos.v68.115182
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Awit Istighfarin, Rhavida Anniza Andyani, Eka Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



