Sinergi Quadruple Helix dalam Penguatan Tata Kelola BUMDes
Studi Kasus Desa Wisata Binor, Kabupaten Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.32528/penelitianipteks.v11i2.4411Keywords:
Badan Usaha Milik Desa, Desa Wisata, Pembangunan Berkelanjutan, Quadruple Helix, Tanggung Jawab Sosial PerusahaanAbstract
Pengembangan desa wisata berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kerap terkendala oleh lemahnya inovasi dan minimnya sinergi antaraktor strategis. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana kolaborasi Quadruple Helix memperkuat tata kelola BUMDes dalam pengembangan desa wisata, dengan studi kasus BUMDes Bhinor Energi di Desa Binor, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai simpul sentral yang menghubungkan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi dalam ekosistem kolaboratif yang saling melengkapi: pemerintah sebagai fasilitator kebijakan dan infrastruktur, masyarakat sebagai pelaksana sekaligus penjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan, pelaku usaha sebagai mitra melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berbasis kemitraan, dan akademisi sebagai pendamping penguatan kapabilitas kelembagaan. Sinergi tersebut memperkuat empat dimensi good governance transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas yang didukung oleh mekanisme koordinasi yang diformalisasi melalui regulasi desa. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model tata kelola kolaboratif BUMDes yang replikatif dan dapat diadaptasi pada konteks desa wisata lain dengan memperhatikan kondisi lokal.
References
Andrews, M., Pritchett, L., & Woolcock, M. (2017). Building state capability: Evidence, analysis, action. library.oapen.org. https://library.oapen.org/handle/20.500.12657/31857
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Arnstein, S. R. (2019). A ladder of citizen participation. Journal of the American Planning Association, 85(1), 24–34.
Asmuni, Rohim, & Trihartono, A. (2020). Minimizing brain drain: How BumDes holds the best resources in the villages. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 485(1), 0–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/485/1/012011
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework 1. European Law Journal, 13(4), 447–468.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Cahaya, F. R., Porter, S., Tower, G., & Brown, A. (2015). The Indonesian Government’s coercive pressure on labour disclosures: Conflicting interests or government ambivalence? Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 6(4), 475–497. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-09-2014-0051
Carayannis, E. G., & Campbell, D. F. J. (2011). Mode 3 knowledge production in quadruple helix innovation systems: Twenty-first-century democracy, innovation, and entrepreneurship for development. In Mode 3 Knowledge Production in Quadruple Helix Innovation Systems: 21st-Century Democracy, Innovation, and Entrepreneurship for Development (pp. 1–63). Springer.
Castellas, E. I., Stubbs, W., & Ambrosini, V. (2019). Responding to Value Pluralism in Hybrid Organizations. Journal of Business Ethics, 159(3), 635–650. https://doi.org/10.1007/s10551-018-3809-2
Creswell, J. W. (2009). Research designs. Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.
Defourny, J., & Develtere, P. (2009). The social economy: the worldwide making of a third sector. orbi.uliege.be. https://orbi.uliege.be/bitstream/2268/13613/1/
Devi, S. S., & Rahaju, T. (2025). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata Simathani Marurup Kabupaten Tulungagung. Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 2(3), 24–51.
Etzkowitz, H., & Leydesdorff, L. (2000). The dynamics of innovation: from National Systems and “Mode 2” to a Triple Helix of university–industry–government relations. Research Policy, 29(2), 109–123.
Fung, A. (2006). Varieties of participation in complex governance. In Public Administration Review (Vol. 66, pp. 66–75). https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2006.00667.x
Gray, M. L. (2009). Out in the country: Youth, media, and queer visibility in rural America. books.google.com.
Hasan, R. O., Sahara, L. S., Abidin, J., & Erfinda, Y. (2025). Peran Kolaborasi Pentahelix dalam Pengembangan Destinasi Wisata Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru, Kab. Karawang–Jawa Barat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(2), 919–930.
Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3–19.
Lincoln, Y. S. (1985). Naturalistic inquiry (Vol. 75). Sage.
M. Zaenul Muttaqin, Made Selly Dwi Suryanti, R. R. (2023). Entertaining Development from Downstream: Village-Owned Enterprises, Women’s Empowerment, and Information Technology in Binor Probolinggo Village and Pujon Kidul Village, Indonesia. In S. L. Boateng & R. Boateng (Eds.), Empowering Women in the Digital Economy (1st ed., p. 178). Productivity Press. https://doi.org/10.4324/9781003302346
Osborne, S. P. (2006). The new public governance? In Public Management Review (Vol. 8, Issue 3, pp. 377–387). https://doi.org/10.1080/14719030600853022
Ostrom, E. (2007). A diagnostic approach for going beyond panaceas. In Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (Vol. 104, Issue 39, pp. 15181–15187). https://doi.org/10.1073/pnas.0702288104
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
Phillips, N., Lawrence, T. B., & Hardy, C. (2004). Discourse and institutions. Academy of Management Review, 29(4), 635–652. https://doi.org/10.5465/amr.2004.14497617
Porter-Wenzlaffs, L. J. (2013). Unfolding multicourse case study: Developing students’ administrative competencies. Nurse Educator, 38(6), 241–245. https://doi.org/10.1097/01.NNE.0000435263.15495.9f
Ramadana, C. B. (2013). Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sebagai Penguatan Ekonomi Desa. neliti.com. https://www.neliti.com/publications/75712/keberadaan-badan-usaha-milik-desa-bumdes-sebagai-penguatan-ekonomi-desa
Rohim, Muttaqin, M. Z., & Asmuni. (2022). Problematika dan Kisah Sukses Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Deepublish.
Rohim, R., Asmuni, A., & Muttaqin, M. Z. (2021). Multi-sector Collaboration; Success Stories of Tourism Village Development. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Publik.
Rosardi, R. G. (2020). Model Pentahelix Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi Dan Teknologi Kabupaten Batang, 4(2), 7–17.
Salihin, A. (2021). Peran badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai upaya pengembangan ekonomi masyarakat desa Pejanggik. Al-Intaj: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 7(1), 96–104.
Sidik, F. (2017). Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa): Unit Usaha, Pendapatan, dan Inefisiensi. Jurnal Ekologi Birokrasi, 5(3), 36–46.
Van de Ven, A. H. (2007). Engaged scholarship: A guide for organizational and social research. Oxford University Press.
Williamson, O. E. (1985). The economic institutions of capitalism. Firms, markets, relational contracting. In Das Summa Summarum des Management: Die 25 wichtigsten Werke für Strategie, Führung und Veränderung (pp. 61–75). Springer.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Sage Thousand Oaks, CA.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Rohim, Imam Sunarto, Veby Rizma Imama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Similar Articles
- Suli Da'im, Moh Ali, Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia Pelaku UMKM pada Sentra Wisata Kuliner Mulyorejo Surabaya , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
- Awit Istighfarin, Rhavida Anniza Andyani, Eka Pratiwi, Strategi Komunikasi Budaya dalam Pengembangan Wisata Pencak Silat , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Diah Ayu Wulandari, Hari Karyadi, Ika Sisbintari, Pengungkapan Digitalisasi dan Modal Intelektual terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Perbankan , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Indah Wahyu Ferawati, Analisis Equity Multiplier Dan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi Periode 2019-2021 , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Awit Istighfarin, Nuril Endi Rahman, Nairo Rizka Nur Hamzah, Pemanfaatan Potensi Budaya Seni Bela Diri Pencak Silat Sebagai Daya Tarik Soft Power Pariwisata di Kota Madiun , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Adilla Septiananda Fanani, Nungky Viana Feranita, Analisis Kinerja UMKM Sektor Produksi , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Sofia Alifah, Haris Hermawan, Feti Fatimah, Loyalitas Jamaah Umrah-Haji , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
- Daris Surahmah, Trias Setyowati, Abadi Sanosra, Pengaruh Kompetensi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Pemediasi , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Irma Silviani, Nungky Viana Feranita, Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Di My Food Group , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
- Dito Aditia, Ahmad Suhendra, Perlindungan Hukum Terhadap Hak Hak Anak yang Menjadi Korban Perceraian Ditinjau dari Aspek Yuridis Normatif dan Refleksi Kritis , Jurnal Penelitian IPTEKS: Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
You may also start an advanced similarity search for this article.



