Analisis Fenomenologi Hambatan Kelancaran Membaca Al-Qur’an Pada Siswa SMA Muhammadiyah 18 Jakarta: Studi Perspektif Siswa Dan Guru Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i1.4947Keywords:
Fenomenologi, membaca Al-Qur’an, hambatan pembelajaranAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi hambatan membaca Al-Qur’an pada siswa SMA Muhammadiyah 18 Jakarta melalui pendekatan fenomenologi untuk menggali makna pengalaman subjektif siswa dan guru dalam proses pembelajaran, dengan latar belakang bahwa banyak siswa masih mengalami kendala baik dalam aspek teknis seperti makhraj dan tajwid maupun aspek psikologis seperti rasa cemas, malu, dan kurang percaya diri. Penelitian menggunakan desain kualitatif fenomenologi dengan teknis pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui langkah fenomenologi Van Manen untuk menggali pengalaman hidup, merumuskan makna esensial, dan menyusun tema reflektif. Hasil menunjukkan kemampuan membaca siswa sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, pembiasaan mengaji, serta dukungan orang tua, hambatan internal meliputi kurangnya penguasaan makhraj, lupa kaidah tajwid, serta kecemasan performatif, sedangkan hambatan eksternal berkaitan dengan minimnya pembiasaan mengaji di rumah dan minimnya kontrol orang tua. Guru mengatasi hambatan tersebut melalui pemetaan kemampuan awal, pembinaan intensif, penggunaan Metode Iqra, dan strategi tutorial sebaya, sementara program sekolah seperti tadarus pagi dan Maghrib Mengaji turut memperkuat kemampuan membaca siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa hambatan membaca Al-Qur’an merupakan fenomena holistik yang memerlukan kolaborasi guru, siswa, sekolah, dan keluarga serta berimplikasi pada perlunya strategi pembelajaran yang lebih humanis, spiritual, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.
References
Adibah, I. (2024). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an siswa di SMK Islam Sudirman 1 Ambarawan tahun pelajaran 2022/2023. INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam), 7(2), 107–115. https://doi.org/10.61689/inspirasi.v7i2.530
An, Q. U. R., & Ability, R. (2020). Implementing child-friendly teaching methods to improve Qur’an reading ability. Pendidikan Islam, 6(1), 69–78. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i1.8078
Aspers, P., & Corte, U. (2021). What is qualitative in research? Qualitative Sociology, 44(4), 599–608. https://doi.org/10.1007/s11133-021-09497-w
Astuti, W., & Nugraheni, R. (2021). Peran guru dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Quran. Jurnal Ihtimam, 4(2), 194–207. https://doi.org/10.36668/jih.v4i2.307
Astutik. (2022). Implementasi pembelajaran Al-Qur’an pada peserta didik. 5(2), 110–128.
Bustanut, B. (2024). Pemberantasan buta aksara Al- Qur ’ an dalam pendidikan Islam. Studi Fenomenologi Peranan Penyuluh Agama, 9(2), 1–15. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2024.vol9(2).18149
By Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A., Dr. H. Aminudin Yakub, M.A., Q. (2023). Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. https://books.google.co.id/books?id=3XjxEAAAQBAJ&lpg=PP1&ots=6BDOYVObHV&dq=Nata%2C A. (2020). Metodologi Pembelajaran Al-Qur’an. Jakarta%3A Prenada Media.&lr&pg=PP1#v=onepage&q&f=true
Cahyo, H., Kistoro, A., Ru, S., Husna, D., & Burhan, N. M. (2022). Dynamics of the implementation of experience - based learning in Indonesian and Malaysian senior high schools. 19(2), 1–15.
Caroline, A., Nabila, S., Igiasi, T. S., Caroline, A., Nabila, S., & Igiasi, T. S. (2024). Peran keluarga dalam kemampuan membaca Al-Qur’an dan pembentukan identitas keagamaan anak. 25(2), 24–30.
Creswell, John W. chery N. P. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches.
Hashi. (2024). Revisiting critical thinking through a Qur’anic lens. 8(1), 22–41.
Krisdayanti. (2024). Pengaruh kegiatan tadarus Al- Qur’an terhadap kemampuan membaca Al- Qur’an peserta didik kelas XI di MAN Jeneponto. 6(1), 1–12.
Mahmudin, A. S. (2021). Pendekatan fenomenologis dalam kajian Islam. 5, 83–92.
Moustakas (2020). Phenomenological Research Methods.
Murphy, J., Jones, F. W., & Nigbur, D. (2023). “Allah has told us everything”: An interpretative phenomenological analysis exploring the lived experiences of British Muslims. 65(3), 1–20. https://doi.org/10.1177/00846724231158415
Muslikah. (2021). EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran No.1 Vol 1. Februari Tahun 2021 136. 1(1), 136–140.
Nurhanifah, N. (2023). Urgensi pendidikan Al-Qur’an: kajian problematika ketidakmampuan membaca Al-Qur’an dan solusinya. JUMPER: Journal of Educational Multidisciplinary Research, 2(1), 102–114. https://doi.org/10.56921/jumper.v2i1.73
Ramadhani, S. (2021). Pengaruh self-confidence terhadap keterampilan membaca Al-Qur’an. Jurnal Psikologi Pendidikan., 5(1), 9–25.
Smith. (2021). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. 1–5.
Sukenti & Tambak. (2023). Islamic teacher’s ethical behavior, identity formation, and writing assessment: A phenomenological inquiry. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(4), 4943–4952. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i4.4570
Sumidartini, A. N., & Lestari, D. P. (2023). Method Iqra’ for increasing students’ ability to read the Qur’an at school. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 10(3), 1–8.
Supriadi, A. A. (2022). Upaya mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur’an bagi siswa SMKN 1 Tebing Tinggi. Edumaniora : Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 01(2), 292–296.
Van Manen. (2023). Phenomenology of Practice.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Humayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





