Peran Muhammadiyah Sebagai Gerakan Budaya Dalam Pengembangan Pendidikan Islam
Muhammadiyah Sebagai Gerakan Budaya
DOI:
https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i1.4981Keywords:
Muhammadiyah, Pergeseran Budaya, Pendidikan Islam, Pembaharuan Islam, Islam Berkemajuan.Abstract
, Latar Belakang: Muhammadiyah adalah organisasi islam yang tidak hanya bergerak pada gerakan dakwah islam saja, tetapi juga bergerak pada gerakan budaya yang mewujudkan revitalisasi islam yang tidak hanya terbatas pada ruang lingkup aqidah dan aktivitas keagamaan serta muhammadiyah juga menginspirasi pergeseran norma budaya masyarakat. Sejak didirikannya muhammadiyah pada awal abad ke-20, organisasi islam ini telah mewujudkan sebuah konsep islam yang berkemajuan melalui berbagai sektor pendidikan, kesehatan, bantuan dan pemberdayaan masyarakat, menumbuhkan paradigma masyarakat yang rasional, etos kerja yang kuat, serta budaya masyakat yang ditandai dengan inklusivitas dan egaliter. Penelitian ini memfokuskan bagaimana kajian peran muhammadiyah sebagai gerakan budaya dalam pengembangan pendidikan islam melalui implementasi konsep tajdid, sikap kritis terhadap praktik tradisi lokal, serta mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan yang strategis dengan tujuan sebagai gerakan perubahan sosial. Temuan penelitian ini menggunakan metode yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk peradaban yang lebih tercerahkan dengan adanya nilai-nilai moderasi, sikap penghormatan terhadap manusia secara universal, menolak takhayul, bid’ah, dan khurofat (TBC), serta penguatan pada prinsip amar ma’ruf nahi munkar. Dengan demikian, muhammadiyah dalam gerakan budaya dapat diposisikan sebagai gerakan budaya yang dapat mengintegrasikan ajaran islam dengan dinamika sosial kontemporer melalui pengembangan pendidikan islam. Hal ini memberikan dampak yang sangat bagus untuk mengembangkan budaya pendidikan islam dan peradaban bangsa indonesia.
References
Afriandi, Budi, and Shofwan Karim Elhusein. 2024. “Indonesian Research Journal on Education” 4: 267–76.
Amir, Ahmad Nabil, and Tasnim Abdul Rahman. 2025. “Ahmad Dahlan Dan Pergerakan Muhammadiyah : Idea-Idea Pembaharuan Dalam Konteks Kebudayaan Dan Sejarah A . PENDAHULUAN Makalah Ini Mengkaji Pemikiran Kiyai Haji Ahmad Dahlan ( 1868-1923 ) Dan Ketokohannya Dalam Gerakan Muhammadiyah Yang Didirikan Pada 18 N” 4 (1): 1–17. https://doi.org/10.5281/zenodo.15699421.
Aziz, Arinal. 2024. “Perspektif Muhammadiyah Terhadap Kebudayaan Di Indonesia,” no. 3: 26–38.
Aspirasi. (2023). 111 tahun berkiprah Muhammadiyah: Data amal usaha Muhammadiyah.
Burhani, A. N. (2019). Muhammadiyah dan gerakan Islam modern di Indonesia. Jakarta: Kompas.
Bj, Jusmiwarti, and Ahmad Lahmi. 2025. “Muhammadiyah Dan Kebudayaan Jawa: Analisis Teologis” 1 (1): 13–23.
Bolotio, Rivai, and Arhanuddin Salim. 2024. “Construction of Openness in the Context of Muhammadiyah Education : A Cultural Study Perspective” 5 (1): 1131–38.
Burhani, Ahmad Najib. 2019. “Muhammadiyah Jawa Dan Landasan Kultural Untuk Islam Berkemajuanno”
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.). Sage Publications.
Huda, H., & Putra, D. W. (2025). Internalisasi Risalah Islam Berkemajuan dalam Membentuk Pendidikan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 8(2), 176-191.
Huda, H., Utomo, A. P., & Nursyamsiyah, S. (2023). Epistemologi sekolah muhammadiyah dalam membangun budaya islam ditengah masyarakat non-muslim. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(2), 268-281.
Huda, H., Nursamsiyah, S., & Supriyanti, I. (2025). Membangun Ontologi Sekolah Muhammadiyah Melalui Pendekatan Theo-Antroposentris. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 6(2), 188-213.
Hidayat, Wahyu. 2023. “Muhammadiyah; di antara Gerakan Modernis, Tajdid dan Purifikasi Wahyu.” Pemikiran islam 3 (1): 70–82.
Ilmi Amalia Najati, Safrun, and Ririn Titik Oktasari. 2025. “Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan” 5 (2): 45–51.
Junaidi, Akhmad Arif. 2022. “Muhammadiyah and the Shifting Interpretation of Local Religious Traditions” 30 (2): 169–94. https://doi.org/10.21580/ws.30.2.16293.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Khoirunni, Aisyah. 2024. “Sejarah Dan Peran Muhammadiyah Untuk Kemajuan Indonesia,” no. 4.
Kossah, Arifah Uswatun, and Hariyanto Sofyan Benyal. 2022. “Islam Berkemajuan : Muhammadiyah Sebagai Pembaharu Pendidikan Dalam Laju Zaman Arifah Uswatun Kossah Hariyanto Sofyan Benyal Romelah PENDAHULUAN Terus Bergeraknya Suatu Zaman Beriringan Dengan Semakin Berkembang Pula Banyak Hal Di Dunia , Tak Terkecuali T” 5 (1): 67–79. https://doi.org/10.32528/tarlim.v5i1.7149.
Luluk Arianti, Maolinda Saqila, Anindya Ika Yulia. 2025. “KHAZANAH : Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan Vol. 1, No. 1, Tahun 2025 Online Journal System : Https://Jurnalp4i.Com/Index.Php/Khazanah” 1 (1): 41–50.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Mikraj, A L, Muhammad Syahreza Pahlevi, Muh Nur, and Rochim Maksum. 2024. “Transformasi Pemikiran Dan Gerakan Islam Indonesia Kontemporer Menurut Muhammadiyah” 4 (2): 1913–22.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Nasirudin, M., and Moch. Dzu Izzin. 2023. “Perspektif Teori Kompetensi Inti Organisasi” 5 (2): 263–86. https://doi.org/10.55372/inteleksia.
Putri, Shella Ananda, and Puteri Atikah. 2025. “Peran Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama Dalam Penguatan Moderasi Beragama Di Indonesia” 3 (1): 225–34.
Rachmawati, Emi, and Mochamad Rizkhy Deandra. 2024. “Peran Muhammadiyah Dalam Bidang Sosial Dan Kesehatan Masyarakat Kini Dan Nanti” 2: 1–11.
Soliha, Imro Atus, Romelah, and Nurul Humaidi. 2024. “AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Konsep Manhaj Tarjih Dan Tajdid Dalam Perspektif Muhammadiyah” 7 (4): 1215–25. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i4.1111.The.
Soraya, Fina Aidah, Anas Indratanaya, Nasrulloh Nasrulloh, and Astika Nurul Hidayah. 2025. “Haidar Nashir : Pendidikan Muhammadiyah Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Berbasis Nilai Keislaman” 2.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tahir, Hijaz, and Syahrir. 2022. “Urgensi Da’wah Kultural Muhammadiyah Ditengah Masyarakat Berbudaya 1) 2)” 10: 114–19.
Wahrudin, Bambang, Alip Sugianto, Wawan Kusnawan, and Ahmad Muslich. 2021. Al Islam Dan Kemuhammadiyahan.
Yurika, Tince Ajeng, Iis Sugianti, Irwan Fathurrochman, and Lukman Asha. 2022. “Peran Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah Muhammadiyah Dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Di Kabupaten Kepahiang” XIV (01): 202–25.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 moh ubaidillah al amin, Muhammad Hayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





