Ideologi Muhammadiyah, Tantangan Pemikiran Keagamaan dan Isme-Isme dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i2.5824Keywords:
ideologi Muhammadiyah, ragam pemikiran keagamaan, isme-isme global dan nasional, pendidikan agama Islam.Abstract
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modernis yang didirikan dengan semangat pembaruan (tajdid) dan purifikasi (ishlah), Muhammadiyah tidak pernah berdiri sebagai entitas monolitik-statis, melainkan terus berhadapan dengan dinamika ideologis yang kompleks dari dalam maupun dari luar. Memasuki abad ke-21, tantangan yang dihadapi Muhammadiyah semakin berlapis. Fragmentasi internal pun tidak terelakkan muncul arus Muhammadiyah progresif-liberal berhadapan dengan arus konservatif-puritan. Artikel ini membahas tentang ideologi Muhammadiyah, ragam pemikiran keagamaan, dan isme-isme dengan khazanah yang kaya. Namun demikian, terdapat kekosongan yang signifikan yakni (1) kajian integratif yang menghubungkan pergulatan ideologis Muhammadiyah dengan implikasi sistemiknya terhadap desain dan praktik Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat minim, (2) tidak tersedianya kerangka analitik yang komprehensif untuk memetakan relasi antara isme-isme kontemporer (baik Islamisme maupun sekularisme) dengan paradigma epistemologis PAI di lembaga pendidikan Muhammadiyah, (3) belum ada penelitian yang secara eksplisit mengkaji bagaimana ideologi Muhammadiyah menjadi “jangkar epistemologis” yang dapat memediasi antara tradisionalisme rigid dan liberalisme tanpa batas dalam konteks PAI di era post-truth. Sebagai upaya menjembatani ruang kosong yang belum tergarap, artikel ini menganalisis secara kritis bagaimana ideologi Muhammadiyah memosisikan diri di tengah ragam isme-isme keagamaan dan non-keagamaan, serta menelaah konsekuensi pedagogis-epistemologisnya bagi PAI sebagai sistem pendidikan yang hidup dan bergerak.
References
Abdurrahman, l. T. (2023). Dialektika islam dan budaya: studi kasus problematika islam dan permasalahan sosial politik. In right: jurnal agama dan hak azazi manusia, 10(1), 129. Https://doi.org/10.14421/inright.v10i1.2920
Akhlis, f. M. (2024). Ideologi muhammadiyah. 2(5), 43–48.
Arifah uswatun kossah, hariyanto sofyan benyal, r. (2022). Islam berkemajuan: muhammadiyah sebagai pembaharu pendidikan dalam laju zaman. 5(1), 67–79. Https://doi.org/10.32528/tarlim.v5i1.7149
Aulia, a., syahdani, m., kusumawati, e., sa, k., habibuddin, h., & muhyi, a. A. (2025). Konsep islam dan sekularisme dalam al- qur ’ an : analisis tematik terhadap ayat-ayat sekularisme. 02(june), 315–322.
Burhanudin. Akmal. (2023). Konsep fastabiqul khairat dalam perspektif al-qur’an. 21–28.
Ediansa, o., widiandana, p., & fathurohman, o. (2026). Transformasi digital sebagai implementasi praktis ideologi berkemajuan muhammadiyah. 7(2), 204–212.
Fernadi, m. F. (2023). Profesionalisme guru pendidikan agama islam dalam proses pembelajaran di smk muhammadiyah 2 palembang tahun pelajaran 2022 / 2023. 02(02), 403–411.
Greg fealy, s. W. (2008). Expressing islam: religious life and politics in indonesia.
Hanifah, u., nita, s., siregar, s., yanti, n., & selatan, m. T. (2025). Ideologi muhammadiyah di tengah tantangan pemikiran keagamaan dan isme-isme nasional dan global. 1–11.
Hasanah, imran anwar kuba, muhammad alwi hs, a. (2025). The contestation of religious authority, social media, and local fiqh: as’adiyah’s rejection of ustadz firanda in wajo. 31(2), 302–315.
Huda, H., Nursamsiyah, S., & Supriyanti, I. (2025). Membangun Ontologi Sekolah Muhammadiyah Melalui Pendekatan Theo-Antroposentris. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 6(2), 188-213.
Huda, H., Utomo, A. P., & Nursyamsiyah, S. (2023). Epistemologi sekolah muhammadiyah dalam membangun budaya islam ditengah masyarakat non-muslim. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(2), 268-281.
Huda, H., Wulandari, M. A., Zakaria, B. N. A., Mukhlisin, Mahsus, & Arifin, B. (2024). PAI di madrasah dan perguruan tinggi. CV. Mitra Cendekia Media.
Ilyas, m., tobroni, t., & penelitian, a. (2024). Paradigma tradisionalisme, modernisme, dan postmodernisme dalam pendidikan agama islam: dari ulumuddin ke dirāsah islamiyah hingga kajian multidisipliner paradigms of traditionalism, modernism, and postmodernism in islamic religious education: from ulumud. Ju jurnal kolaboratif sains, 7(11), 4. Https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/jks
John, l., dan, l., liberalisme, k., & locke, j. (2021). Liberalisme john locke dan pengaruhnya dalam tatanan kehidupan. 9(4), 485–491.
Kholisotin, l., & romelah, r. (2024). Ideologi muhammadiyah: sebagai fondasi peneguhan bermuhammadiyah. Anterior jurnal, 23(1), 8–15. Https://doi.org/10.33084/anterior.v23i1.6405
Luqman hakim, amrul fahmi, a. F. (2025). Evaluasi pembelajaran pai kurikulum merdeka di sma muhammadiyah 1 sragen. 5(1), 90–93.
Mirza, i., saepullah, a., & fathonah, s. (2026). Pendidikan agama islam dalam arus perubahan: sebuah rekonstruksi pemikiran. 750–763.
Muchamad suradji. (2026). Eksistensi muhammadiyah di tengahtantangan zaman.
Muhammad taufan djafria, andi muh. Taqiyuddin bn b, muhammad saleh tajuddinc, h. H. A. R. (2023). Pemikiran keagamaan di indonesia (analisis terhadap pemikiran tradisionalisme dan modernisme islam). 2(2), 144–156. Https://doi.org/10.36701/qiblah.v2i2.
Nadirah, s. (2025). Kurikulum pendidikan islam integratif : menghubungkan ilmu agama dan ilmu modern. 16(1), 78–91.
Nashir, h. (2021). Memahami ideologi muhammadiyah.
Ningsih, w. Z. (2024). Pembelajaran pendidikan agama islam (pai) dalam konteks global.
Nurviana, d., husnaini, m., artikel, i., history, a., & addres, e. (2025). Epistemologi pendidikan: perspektif barat dan islam. 2024, 173–197.
Rohman, a., kurniawan, e., syifauddin, m., & muhtamiroh, s. (2024). Religious education for the environment : integrating eco-theology in the curriculum of islamic religious and character education to enhance environmental education in indonesia. 18(2), 201–226.
Salmin, ismail, muhammad ali, a. Asbah, siti atika rahmi, m. U. A. J. (2024). Peluang dan tantangan pembaharuan pendidikan muhammadiyah. 6, 144–157.
Setiawati, i., hakim, s. A., sari, z., & fajri, m. D. (2025). Relevansi dan respons pendidikan muhammadiyah terhadap tantangan era disrupsi digital: sebuah kajian sistematis. 06(02), 43–57.
Sri mulyani1; bahaking rama2, s. (2024). Persyarikatan muhammadiyah: sejarah, tokoh dan gerakan pembaharuan di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan pendidikan. 4(1), 9–31.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Wulidatul Aminah, Nur Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




