Kesiapan Pedagogi Digital Guru dan Aksesibilitas Infrastruktur TI dalam Pembelajaran PAI Kontemporer: Studi Kasus di MA Al-Barokah Dharmasraya

Authors

  • Zulfa Nabila Universitas Islam Yasni Bungo
  • Shanya Marsela Universitas Islam Yasni Bungo
  • Umi Afifah Universitas Islam Yasni Bungo
  • Noviriani Universitas Islam Yasni Bungo
  • Andryadi Universitas Islam Yasni Bungo

DOI:

https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i2.6176

Keywords:

Aksesibilitas infrastruktur; Kesiapan pedagogi digital; Madrasah; PAI kontemporer

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan pedagogi digital guru PAI dan mengevaluasi aksesibilitas infrastruktur teknologi informasi di MA Al-Barokah sebagai representasi madrasah swasta yang sedang bertransisi menuju digitalisasi pembelajaran.. Akselerasi teknologi digital menuntut transformasi menyeluruh pada model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer, namun keberhasilannya kerap terhambat oleh kesiapan internal madrasah, baik dari sisi kompetensi guru maupun dukungan sarana teknis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru PAI, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan polarisasi tajam kesiapan pedagogi digital guru berdasarkan demografi usia; kelompok junior menunjukkan kemandirian dan inovasi dalam mengelola kelas digital, sedangkan kelompok senior masih berada pada level dasar yang membutuhkan pendampingan teknis intensif. Di sisi lain, aksesibilitas infrastruktur harian di ruang kelas masih rendah akibat keterbatasan jangkauan Wi-Fi dan minimnya kuantitas proyektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidaksinkronan antara kapasitas sumber daya manusia dan dukungan fasilitas fisik menjadi hambatan utama digitalisasi PAI di madrasah. Implikasi hasil penelitian menegaskan bahwa kebijakan digitalisasi madrasah tidak akan efektif tanpa intervensi berupa pelatihan kompetensi asimetris berbasis pendampingan sejawat (peer-coaching) dan perluasan konektivitas jaringan secara merata di area instruksional.

References

Alhati Azzahra, A., Zuhdiah, & Saddang, M. (2024). Kesiapan guru Pendidikan Agama Islam pada penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 02 Kampung Baru Kabupaten Majene. Mandarras: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Islam, 1(2), 90–106.

Az-Zahra, F. (2024). Diferensiasi pendekatan pelatihan digital bagi guru madrasah senior dan pemula. Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Islam, 8(2).

Batubara, N. K. I., Sinaga, A. I., & Haidir, H. (2024). Analisis kompetensi pedagogik guru fikih dalam melaksanakan pembelajaran pada kurikulum merdeka di madrasah aliyah. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 300–306. https://doi.org/10.29210/1202424138

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fathurrahman, A., Solihin, M., & Wijaya, K. (2022). Efektivitas platform pembelajaran daring pascapandemi di madrasah aliyah. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 10(2). https://doi.org/10.32478/jpi.v10i2.112

Flammer, A. (2015). Self-Efficacy. In International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Second Edition. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.25033-2

Flick, U. (2018). An Introduction to Qualitative Research (6th ed.). SAGE Publications.

Hanifah, N., Umurohmi, U., Kusuma, N., & Maisaroh, I. (2025). Kompetensi guru dalam era digital di madrasah ibtidaiyah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 210–217. https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i1.8003

Hasanah, U., & Rahmawan, D. (2021). Hambatan psikologis dan teknis guru senior dalam adopsi teknologi informasi di madrasah. Jurnal Intelegensia, 9(1). https://doi.org/10.32478/intelegensia.v9i1.89

Jones, K. R. (2012). Teacher self-efficacy beliefs related to chronic disruptive behavior. In Dissertation Abstracts International: Section B: The Sciences and Engineering.

Kementerian Agama RI. (2022). Peta Jalan Moderasi Digital Keagamaan dan Penguatan Literasi Digital pada Satuan Pendidikan Keagamaan. Kemenag RI.

Masae, M., Likia, N., Putri, F. A., Zahruddin, & Asy’ari, H. (2025). Analisis efektivitas peer coaching dan clinical supervision terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dalam konteks pembelajaran blended. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(4), 6876–6881. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4643

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Misfala, M. Y., & Salim, H. (2024). Internalisasi nilai-nilai akhlak melalui pembelajaran PAI berbasis Al-Qur’an. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(4), 1177–1186. https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i4.2175

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Mulyani, S. (2024). Evaluasi kesiapan infrastruktur digital pada lembaga pendidikan Islam swasta. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(3).

Nasution, H., & Ramadhani, T. (2023). Peran kepemimpinan kepala madrasah dalam keberhasilan digitalisasi pesantren dan madrasah di Sumatra. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan Islam, 7(1).

Pratama, R. (2025). Etika ruang digital dan tantangan karakter siswa dalam pembelajaran agama berbasis virtual. Jurnal Studi Islam Dan Masyarakat, 14(1).

Putri, R. M., Sari, R., Hasanah, U., & Habibillah, Z. (2024). Manfaat dan kesenjangan alat pendidikan di era digital. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 2(1), 46–51.

Riggio, H. R. (2014). The psychology of self-efficacy. In Self-Efficacy in School and Community Settings.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.

Setiawan, B. (2023). Integrasi IT dalam pembelajaran PAI: Mengubah teks menjadi konteks interaktif. Jurnal Inovasi Kurikulum, 11(4).

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. Jossey-Bass.

van Dijk, J. A. G. M. (2020). The Digital Divide. Polity Press.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Zulfa Nabila, Shanya Marsela, Umi Afifah, Noviriani, & Andryadi. (2026). Kesiapan Pedagogi Digital Guru dan Aksesibilitas Infrastruktur TI dalam Pembelajaran PAI Kontemporer: Studi Kasus di MA Al-Barokah Dharmasraya. TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 9(2), 209 – 220. https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i2.6176