Konstruksi Pedagogis Kesalehan Ekologis Melalui Integrasi Ekoteologi Islam dan Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar

Authors

  • Jumadi Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Muhammad Muzakki Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Abdul Gani Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Hanafi Kusuma Abdilah Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i2.6425

Keywords:

ekoteologi Islam; kearifan lokal; kesalehan ekologis; Pendidikan Agama Islam; sekolah dasar

Abstract

Krisis ekologis menuntut pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya membentuk kesalehan ritual, tetapi juga tanggung jawab ekologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi integrasi ekoteologi Islam dan kearifan lokal sebagai landasan pedagogis kesalehan ekologis dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kritis. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip tawhid, khalifah, amanah, mizan, dan larangan fasad menjadi basis teologis kesalehan ekologis, sedangkan kearifan lokal menjadi basis kontekstual melalui nilai dan praktik ekologis masyarakat. Integrasi keduanya menghasilkan konstruksi pedagogis melalui lima tahap: ecological knowing, ecological contextualizing, ecological valuing, ecological acting, dan ecological habituation. Konstruksi ini menegaskan perlunya transformasi pembelajaran PAI dari pemahaman nilai menuju tindakan dan pembiasaan ekologis sebagai aktualisasi keimanan. Kebaruan penelitian terletak pada formulasi lima tahap pedagogis yang mengintegrasikan ekoteologi Islam dan kearifan lokal dalam pembentukan kesalehan ekologis peserta didik sekolah dasar.

References

Aini, R., & Hasanah, F. N. (2026). Islamic Religious Education Students’ Perceptions of Environmental Awareness from Islamic Ecotheology Perspective. International Conference on Islamic Studies (ICIS.

Ainunisah, U., Ardyansyah, D., Priatna, A., Azizah, A. D., Hantari, M., Fitriai, R. D., & Nurhabibah, D. (2026). Menjaga alam sebagai amanah Allah. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(4). https://doi.org/10.61722/jinu.v3i4.10092

Anggraini, Y. P. A., Susanto, N. W., & Aulia, M. (2025). Integrasi pendidikan Islam dan kearifan lokal dalam membangun kesadaran ekologis di masyarakat Melayu Banjar. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v14i2.18401

Aryanto, T., Na’imah, N., Prasetyo, S., & Shaleh, S. (2025). Integrating Ecotheology and Participatory Learning to Foster Students’ Ecological Awareness. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 115–124. https://doi.org/10.18860/jpai.v12i1.38129

Aldiansyah, F., Setiawan, B. A., & Huda, H. (2026). The Effect Of Islamic Education Learning On Students’ Naturalistic Intelligence: An Ecotheological Perspective. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 89-101.

Azzahra, S., & Masyithoh, S. (2024). Peran muslim dalam pelestarian lingkungan: Ajaran dan praktik. AT-TULLAB Journal, 6(1). https://doi.org/10.20885/tullab.vol6.iss1.art8

Bahri, A. S., Napsin, N., Abidin, Z., Komara, D., & Maryati, N. (2025). Ecological Piety: A Qur’anic Conceptual Review of Green Islamic Character Education. Universitas Pendidikan Ganesha, Vol. 8 No.

Bancin, R. (2024). Tantangan guru PAI dalam mengajar siswa sekolah dasar dengan berbagai latar belakang agama. Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 2(2), 477–482. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jitk

Departemen Agama RI, (1996). Al Qur’an Al Karim dan Terjemahnya. Semarang: PT. Karya Toha Putra

Fatoni, A., Irawan, B., & Iman, M. T. (2025). Ecological Piety Based on the Qur’an: A Study of the Implementation of Environmental Verses at the Pesantren of Ath-Thaariq, West Java. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 11(2 SE-Articles), 1–28. https://doi.org/10.15408/ushuluna.v11i2.50078

Fikriansyah, F., & MS, T. A. (2026). Ecopedagogy dalam perspektif filsafat pendidikan Islam: Rekonstruksi paradigma pendidikan berkelanjutan. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 77–85. https://jurnal.stittanggamus.ac.id/index.php/al-irsyad/article/view/291

Hidayat, N., Rahman, M. H., & Panggabean, H. S. (2025). Integration of Islamic Ecotheological Values in Islamic Religious Education Learning at UPT SMPN 4 Medan. Proceedings of International Conference on Islamic Community Studies, 8626–8632.

Huda, H., Putra, D. W., & Nursyamsiyah, S. (2026). Penguatan Literasi Ekoteologi bagi Guru dan Siswa Madrasah melalui Pembelajaran Kontekstual Madrasah Ibtidayah Muhamamdiyah 2 Tamansari. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 12(1), 27-36.

Ikhwansyah, M. F., Normuslim, N., & Hamdanah, H. (2025). PAI Learning Media Based on Dayak Local Wisdom and Ecotheology in Health Vocational Schools. EDUKASIA Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 951–962. https://doi.org/10.62775/edukasia.v6i2.1668

Muflihin, Z. (2026). ABDUSSALAM : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam ISSN-e : 3089-7238 Integrasi Konsep Khal Ī Fah F Ī Al-Ar Ḍ Dalam Pendidikan Agama Abdussalam. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam, 02, 199–206.

Nabilah, H. I., Sahara, S. L. F., Wahidah, F. K., Musyarrofah, U., & Ana, N. (2026). Perspektif ekoteologi dalam pembelajaran pai terhadap pembentukan kesadaran ekologis. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(03), 380–394. https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.57616

Najah, F., & Dafrojah, R. (2025). Problematika pembelajaran pendidikan agama Islam di SD Negeri Prenduan I (Satu) Kabupaten Sumenep. Journal Binagogik, 12(2), 120–131. https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/pgsd

Ngou, S. K., Baguna, I., & Ismail, C. (2024). Kearifan lokal dalam pendidikan Islam: Perspektif antropologi budaya. Tarqiyah: Journal of Islamic Education, 2(2), 107–118. https://journal.umgo.ac.id/index.php/tarqiyah

Qonitah, L. (2026). Ecological Values in Islamic Religious Education Textbooks for Elementary Schools: An Islamic Ecotheology Perspective. International Conference on Islamic Studies (ICIS, 939–947.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039.

Tahir, G. (2026). Eco-Sufi Values in Bugis-Makassar Local Wisdom: A Hermeneutic Analysis of Lontara. Al-Hikmah, 28(01). https://doi.org/10.24252/al-hikmah.v28i01.68218

Torraco, R. J. (2016). Writing integrative literature reviews: Using the past and present to explore the future. Human Resource Development Review, 15(4), 404–428. https://doi.org/10.1177/1534484316671606.

Umam, R., & Husain, A. M. (2024). Pengintegrasian Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam : Kritikalitas dan Alternatif Solusi berdasarkan Literatur. Jurnal Islam Ulil Albab, 5(2), 1–12. https://journal.uii.ac.id/Abhats/article/view/34572/17298

Yusril Kurniawan, M., & Sulhan, A. (2026). Pendidikan agama Islam berbasis kesalehan ekologis sebagai respons terhadap krisis lingkungan dan bencana deforestasi. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 2024–2033. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.12302

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Jumadi, Muhammad Muzakki, Abdul Gani, & Hanafi Kusuma Abdilah. (2026). Konstruksi Pedagogis Kesalehan Ekologis Melalui Integrasi Ekoteologi Islam dan Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar. TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 9(2), 347 – 362. https://doi.org/10.32528/tarlim.v9i2.6425